Berita Ekonomi Pemerintahan Regional Video

Paripurna ke-8, Ke Tujuh Fraksi di DPRD Kutai Timur Sampaikan Pandangan Umum Terkait Rencana Awal RPJMD 2021-2026

SANGATTAKU – Sebanyak 7 Fraksi di DPRD Kutai Timur, dalam gelaran Paripurna ke-8, Rabu (21/04/2021), secara bergantian menyampaikan Pandangan Umum terhadap laporan kebijakan RPJMD yang sebelumnya telah disampaikan, oleh Bupati Kutai Timur pada gelaran Paripurna ke 7, Selasa (20/04/2021) kemarin.

Sekretaris Daerah Kutai Timur, Drs. H. Irawansyah, M.Si yang dalam kesempatan ini, mewakili Pemerintah Kabupaten Kutai Timur, hadir serta dengan seksama mendengarkan Penyampaian Pandangan Umum Fraksi-Fraksi di DPRD Kutai Timur terkait Rencana Awal RPJMD 2021-2026.

Hasbullah pada kesempatan pertama, mewakili Fraksi Partai Persatuan Pembangunan menyampaikan, dalam penyusunan RPJMD hendaklah identifikasi secara komprehensif terhadap permasalahan di Kutai Timur dapat dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten, agar implemnentasi program yang tertuang, dapat tepat sasaran.

Sementara Fraksi Partai Golongan Karya, melalui Maswar, S.E yang juga selaku ketua Komisi D DPRD Kutai Timur, mendorong untuk segera dilakukannya pembahasan lebih lanjut terkait RPJMD antara Pemerintah Kabupaten dengan DPRD Kutai Timur, guna percepatan pemulihan ekonomi dampak dari pandemi Covid-19.

Senada dengan Ketua Fraksi NasDem Hj. Kamsiah Rahman serta Sobirin Bagus yang mewakili Fraksi Kebangkitan Indonesia Raya, yang sebelumnya mengingatkan, agar kiranya RPJMD yang disusun oleh Pemerintah Kabupaten Kutai Timur, bisa selaras dengan rencana pembangunan Pemerintah Pusat.

Yulianus Palangiran mewakili Fraksi Partai Demokrat juga kembali menegaskan, agar penyusunan RPJMD mengacu pada RPJMD tahun sebelumnya, agar kedepannya Kutai Timur memiliki rencana pembangunan yang terarah, sehingga bisa terlaksana lebih baik lagi dari tahun sebelumnya.

Lain halnya dengan harapan Fraksi PDI-Perjuangan yang menyuarakan pandangannya melalui Yusuf Silambi, penyusunan RPJMD 2021-2026 kiranya tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur saja, tetapi juga berfokus pada penyelesaian permasalahan yang terjadi di segala sektor, baik dari sektor SDM, Kesehatan, Pertanian, hingga sektor Ekonomi.

Baca Juga  TIM MACAN SAT RESKRIM POLRES KUTAI TIMUR BEKUK SPESIALIS PEMBOBOL RUMAH KOSONG

Sebagai penutup, Sekretaris Fraksi Amanat Keadilan Berkarya, Apansyah berharap, RPJMD disusun tidak mengesampingkan hasil Serap Aspirasi dan juga hasil Musrenbang, baik ditingkat kecamatan maupun kabupaten yang beberapa waktu lalu telah dilaksanakan.

Menanggapi apa yang telah disampaikan oleh ketujuh fraksi tersebut, Irawansyah mengaku, dirinya meyakini secara garis besar apa yang telah disampaikan ketujuh Fraksi dalam pandangan umumnya, telah senada dengan visi misi Pemerintah Kabupaten Kutai Timur.