Sangattaku

Ngabuburit Parade Religi AJKT, Hadirkan Musisi Lokal Kutim dan Kaltim

Sangattaku – Dunia musik lokal kembali mendapat kesempatan untuk unjuk gigi, setelah sekian purnama menghalangi. Aliansi Jurnalis (AJKT) menggelar Ngabuburit Parade Religi Ramadan, Jumat (22/4/2022) sore.

Acara tersebut berkonsep religius namun tetap menyenangkan dan mampu menghibur pengunjung, di lokasi panggung Taman Bersemi STQ Sangatta.

Ngabuburit AJKT
Wakil Bupati sekaligus Pembina AJKT turut menyempatkan hadir dalam kegiatan Ngabuburit Parade Musik Religi yang diselenggarakan AJKT.(foto: /AJKT)

Ketua Panitia Parade Religi AJKT, Dimas Dimyati Boim mengatakan, kegiatan ini menghadirkan sejumlah musisi lokal maupun Kalimantan Timur.

Antara lain, Thumbenska, Irfan and Friends, Sepi and Friends, Gun Fals, FDJ Ay, Nastar Band, dan Rock to Billy.

“Konsep acara kita ini sederhana, yaitu parade yang menampilkan musisi-musisi lokal tersebut sehingga menjadi hiburan pengunjung STQ dan sekitarnya. Alhamdulillah acara berhasil, banyak yang datang,” ucap Boim ditemani Kabid Sosial dan Keagamaan Rusliansyah yang membidangi kegiatan tersebut.

Sekretaris AJKT Raymond menambahkan, parade religi AJKT diharap dapat memberi panggung para musisi lokal di tengah .

“Semoga musisi lokal bisa kembali eksis lebih baik lagi,” ucap Raymond ditemani Bendahara AJKT Ahmad Ardhan.

Ketua AJKT Sukriadi menilai, ngabuburit parade religi AJKT menjadikan insan pers semakin solid. Dengan mampu menggelar kegiatan positif di tengah Ramadan, maka AJKT semakin solid dan eksis.

“Banyak manfaat yang kami harapkan dari kegiatan ini. Tidak hanya manfaat hiburan masyarakat dan panggung untuk musisi lokal, tapi juga manfaat untuk meningkatkan kebersamaan dan solidaritas anggota-anggota AJKT sendiri,” ulas Sukriadi.

Kegiatan ngabuburit juga turut dihadiri Pembina AJKT yang juga Wakil Bupati Kasmidi Bulang pada sorenya.

“Alhamdulillah acaranya menarik, semoga menjadi hiburan yang baik untuk ngabuburit puasa Ramadan kita di Sangatta,” tutur Kasmidi.

Kegiatan parade religi yang terhenti saat adzan magrib, kemudian dilanjut pada malamnya usai waktu salat tarawih. Kegiatan ini berlangsung lancar dengan tetap menetapi protokol kesehatan .(*/AJKT)

Baca Juga  Proyeksi APBD Kutai Timur Tahun Anggaran 2022 Sebesar Rp2,9 Triliun
No tags for this post.