Sangattaku

Reses di Rantau Makmur, Fasum Masih Menjadi Usulan Utama

Sangattaku.com – Reses di , Fasum Masih Menjadi Usulan Utama

Anggota Komisi D , hari ini, Minggu (20/11/2022) melakukan giat Serap Aspirasi (Reses) guna menampung aspirasi para konstituennya.

Bertempat di Desa Rantau Makmur, Kecamatan , diskusi berjalan dinamis. Dari sekian banyak usulan warga, dikatakan Asmawardi infrastruktur masih menjadi usulan prioritas.

“Masih banyak jalan yang memang masih rusak di sekitar sini (Rantau Makmur), terlebih akses jalan untuk mengangkut hasil pertanian,” tutur Asmawardi.

“Selain peningkatan jalan, warga juga menginginkan adanya bantuan bibit-bibit pertanian,” imbuhnya.

Reses di Rantau Makmur, Fasum Masih Menjadi Usulan Utama
Suasana reses H Asmawardi, Desa Rantau Makmur, Kecamatan Rantau Pulung (20/11/2022).(foto:ev/sangattaku)

Menurut Asmawardi, sudah selayaknya hal tersebut harus diperjuangkan, mengingat, pertanian masih menjadi prioritas mata pencaharian warga.

“Tentunya, kita selaku yang dipercaya masyarakat mewakili suaranya, ya sudah selayaknya harus memperjuangkan apa yang menjadi keluhan masyarakat,” ujar Ketua tersebut.

Selain mendengarkan apa yang menjadi keluhan masyarakat, di kesempatan itu pula Asmawardi kembali mensosialisasikan Ketenagakerjaan yang baru disahkan beberapa bulan lalu.

Asmawardi menilai, warga wajib mengetahui dan memahami tersebut, agar sebagai pencari kerja, terlebih bagi mereka yang memang orang daerah, bisa memahami hak-hak mereka.

“Di ini ( No 1 tahun 2022) kan sudah diatur, perusahaan wajib mempekerjaan tenaga lokal daerah, sebanyak 80 persen,” papar Asmawardi.

“Jadi masyarakat penting tau ini, kalau ada perusahaan yang mengabaikan ini, lapor saya, biar saya tindak,” lanjutnya menegaskan.

Selain hal disebutkan diatas, Asmawardi juga mengatakan, masih banyak hal lain yang menjadi usulan warga, salah satunya dari kelompok UMKM yang ada di Rantau Makmur.

“Tadi ada juga yang menginginkan bantuan sarana prasana rumah ibadah, ada juga yang ingin bantuan alat pemotong kerupuk,” jelas Asmawardi.

Baca Juga  Rapat Perdana DPD PAN Kutai Timur, Asmawardi : "Seperti Direset"

“Selain alat potong kerupuk, secara pribadi juga mereka ingin dibantu untuk mengurus perizinan usaha mereka,” lanjutnya.

“Intinya, sebagai wakil rakyat, saya selalu siap memperjuangkan apa yang menjadi aspirasi masyarakat, namun perlu diketahui, tentunya hal itu juga bergantung pada skala prioritasnya,” tutupnya.(*/bl)