Terkait Adanya Silpa, OPD Harus Mampu Jelaskan Penyebabnya

Senin, 21 November 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sangattaku.com – Terkait adanya silpa, OPD harus mampu jelaskan penyebabnya. Hampir bisa dipastikan, Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Pemkab Kutim) di tahun 2022 ini akan mendapati Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (Silpa) yang cukup besar.

Selain besarnya anggaran yang dimiliki Pemkab Kutim di akhir tahun ini, yang memang melebihi target pendapatan daerah, tidak dapat dilaksanakannya sistem kerja tahun jamak (multiyears) pada anggaran perubahan, disinyalir menjadi salah satu penyebabnya.

Asisten Pemerintahan dan Kesra Kutai Timur, Poniso Suryo Renggono mengatakan, jika terjadi silpa di beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Kepala Dinas OPD terkait harus bisa menjelaskan kepada pemerintah, apa yang menjadi penyebab adanya silpa.

Terkait Adanya Silpa, OPD Harus Jelaskan Penyebabnya
Asisten Pemerintahan dan Kesra Pemkab Kutai Timur, Poniso Suryo Renggono.(foto:/istimewa)

Poniso menjelaskan, ada dua faktor utama yang menyebabkan adanya selisih lebih perhitungan anggaran, yakni, masalah teknis, dan masalah sumber daya manusianya (SDM).

“Kalau tekniskan masalah aturan. Tapi kalau aturannya bisa dilaksanakan dan ternyata gagal berarti itu karena faktor SDM-nya,” paparnya kepada awak media.

Namun, Poniso melanjutkan, jika silpa tersebut disebabkan faktor SDM-nya, tentunya akan ada langkah yang diambil sesuai dengan ketentuan aturan. Dikatakannya, bisa saja salah satunya, akan ada pengurangan anggaran jika memang tebukti karena permasalah SMD-nya.

Untuk itu, dirinya meminta kepada seluruh OPD yang meiliki dana silpa, untuk bisa menjelaskan faktor-faktor penyebabnya. Dirinya menyatakan, saat ini pihaknya belum bisa menentukan terkait langkah apa yang akan diberlakukan ke OPD yang memiliki silpa, hingga ada penjelasan dari OPD terkait nantinya.

“Makanya saya minta buat kronologinya untuk itu, dalam rangka untuk itu evaluasinya,” ujar Poniso.

“Jadi kita juga tidak asal memberikan atau men-justice kesalahan, tetapi memang ada faktor yang menyebabkan. Alasan apapun nantinya realita yang akan menjelaskan apa, bagimana, turunan prosesnya bagimana dan seterusnya,” pungkasnya.(*/bl)

Berita Terkait

Dinkes Kutai Timur Dampingi 30 Pelaku UMKM Urus NIB dan SPP-IRT
BPJS Kesehatan Keluarkan Lebih dari Rp100 Triliun untuk Biaya Penyakit Jantung
Tekan Angka Kecelakaan, Dishub Kutai Timur Petakan Titik Black Spot dan Genjot Edukasi Dini
Dishub Kutai Timur Mulai Matangkan Operasional Pelabuhan Kenyamukan
Banyak Pegawai Purna Tugas, Dishub Kutai Timur Siapkan Regenerasi Personel
Luruskan Pemahaman Publik, Pemkab Kutim Jelaskan Perbedaan Masyarakat Adat dengan Masyarakat Hukum Adat
Hindari Konflik Agraria, Pemkab Kutim Teliti Ketat Batas Tanah Ulayat Calon MHA
Truk Pengangkut Material Diingatkan Tutup Muatan, Dinas Perhubungan Sampaikan Sanksi Tegas

Berita Terkait

Rabu, 30 September 2026 - 11:24 WITA

Dinkes Kutai Timur Dampingi 30 Pelaku UMKM Urus NIB dan SPP-IRT

Rabu, 30 September 2026 - 11:16 WITA

BPJS Kesehatan Keluarkan Lebih dari Rp100 Triliun untuk Biaya Penyakit Jantung

Rabu, 30 September 2026 - 11:11 WITA

Tekan Angka Kecelakaan, Dishub Kutai Timur Petakan Titik Black Spot dan Genjot Edukasi Dini

Rabu, 30 September 2026 - 09:12 WITA

Dishub Kutai Timur Mulai Matangkan Operasional Pelabuhan Kenyamukan

Rabu, 30 September 2026 - 08:09 WITA

Banyak Pegawai Purna Tugas, Dishub Kutai Timur Siapkan Regenerasi Personel

Berita Terbaru

Diskominfo Kutai Timur

Dinkes Kutai Timur Dampingi 30 Pelaku UMKM Urus NIB dan SPP-IRT

Rabu, 30 Sep 2026 - 11:24 WITA

Ekonomi & Kesehatan

BPJS Kesehatan Keluarkan Lebih dari Rp100 Triliun untuk Biaya Penyakit Jantung

Rabu, 30 Sep 2026 - 11:16 WITA

Diskominfo Kutai Timur

Dishub Kutai Timur Mulai Matangkan Operasional Pelabuhan Kenyamukan

Rabu, 30 Sep 2026 - 09:12 WITA

Diskominfo Kutai Timur

Banyak Pegawai Purna Tugas, Dishub Kutai Timur Siapkan Regenerasi Personel

Rabu, 30 Sep 2026 - 08:09 WITA