You dont have javascript enabled! Please enable it! Bupati Dorong Orientasi Ekspor Untuk Peningkatan Kualitas UMKM Di Kutai Timur - Sangattaku

Bupati Dorong Orientasi Ekspor untuk Peningkatan Kualitas UMKM di Kutai Timur

Sabtu, 12 Agustus 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SANGATTAKU – Ardiansyah Sulaiman, Bupati Timur (Kutim), menggarisbawahi betapa pentingnya orientasi ekspor bagi produk-produk Koperasi dan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Pada pembukaan Roadshow UMKM di Desa Bumi Jaya, Kecamatan Kaubun, malam Jumat (11/8/2023), Bupati Ardiansyah memberikan penekanan terhadap langkah ini sebagai upaya untuk meningkatkan kualitas produksi UMKM dan memperluas pangsa pasar internasional.

, Ardiansyah Sulaiman saat mengunjungi salah satu stand peserta di Desa Bumi Jaya, Kecamatan Kaubun. (*/ist)

Dalam pidatonya, Bupati Ardiansyah Sulaiman mengapresiasi ketahanan UMKM dalam menghadapi tantangan pandemi -19. Meskipun banyak pengusaha besar mengalami kesulitan, UMKM berhasil tetap bertahan. “Pandemi telah menguji ketangguhan UMKM, dan mereka berhasil melaluinya,” ujarnya dengan optimis.

Bupati Ardiansyah menyarankan agar pelaku UMKM menjaga kualitas produk dan beradaptasi dengan perkembangan teknologi digital. Transformasi digital dianggap sebagai langkah penting untuk memperkuat daya saing UMKM di pasar ekspor. “Dengan kualitas produk yang terjaga dan penggunaan teknologi yang tepat, UMKM akan dapat naik kelas dan bersaing di panggung internasional,” jelasnya.

Dalam konteks ini, Ardiansyah juga memberikan contoh positif tentang koperasi di Desa Kadungan Jaya yang berhasil menjalin kerja sama bisnis dengan Tiongkok untuk memasok kripik pisang. Permintaan yang signifikan hingga 2 ton setiap bulan dari Tiongkok menunjukkan potensi besar dalam perdagangan ekspor. “Ini adalah bukti nyata bahwa potensi bisnis ekspor bagi UMKM sangat menggembirakan,” katanya.

Selaras dengan arah pembangunan ini, Bupati juga menginstruksikan Dinas Koperasi dan UMKM untuk berkoordinasi dengan Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPMPD) mengenai program sebesar Rp50 juta per Rumah Tangga (RT). “Dinas Koperasi diharapkan melanjutkan program pelatihan yang telah diberikan kepada UMKM di tingkat RT,” tandas Ardiansyah.

Baca Juga  Sektor Pertambangan Tak Masuk Dalam Cluster Superhub, Ini Tanggapan David Rante

Dalam mendukung keberhasilan UMKM berorientasi ekspor, , Kepala Dinas Koperasi dan UMKM, menekankan pentingnya sertifikat halal dan SNI untuk memenuhi standar ekspor. Dukungan dalam aspek ini menjadi faktor penting untuk membantu UMKM mencapai tingkat kualitas yang sesuai dengan pasar internasional.

Fatimah Aina, Ketua UMKM Kecamatan Kaubun, memaparkan beberapa tantangan yang dihadapi oleh UMKM, terutama terkait sertifikat halal. “Kami sudah mendapatkan pelatihan terkait kualitas produk, higienis, dan strategi pemasaran. Namun, kendala utama adalah perizinan Industri Rumah Tangga yang membatasi produk hanya untuk pasar domestik,” ungkapnya.

Dalam menjawab tantangan ini, Fatimah menyampaikan bahwa ada upaya mandiri dari UMKM untuk berkolaborasi dan mengatasi hambatan tersebut. “Saat ini, ada sekitar 30 ‘home industry' yang bergabung dalam UMKM di Kecamatan Kaubun. Rencananya, kami akan membentuk koperasi sebagai langkah untuk mengatasi kendala administratif ke depan,” harapnya.

Pembukaan Roadshow Bazar UMKM di Kaubun juga dihadiri oleh berbagai pihak terkait, termasuk Ketua Tim Penggerak PKK Kutim, Ny Hj Siti Robiah, perwakilan Forkopimda, Camat Kaubun, Bumi Jaya Hari Slamet, serta beberapa pihak swasta yang turut hadir untuk mendukung kesuksesan acara ini. Dalam kaitannya dengan upaya peningkatan kualitas UMKM, kerja sama antarberbagai pihak menjadi kunci dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui sektor UMKM. (ADV01/ )

310Dibaca

Berita Terkait

Pengurus FPKS Kutim 2024-2029 Dilantik, Fokus pada Stabilitas Harga dan Investasi Pabrik
Proyek MYC di Kutim Terkesan Mandek, Masyarakat Belum Merasakan Manfaat
Erfan Kurniawan Apresiasi Program Perlindungan BPJS Ketenagakerjaan Bagi Pekerja Rentan di Kutai Timur
Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat, Pemkab Kutim Luncurkan Program Perlindungan BPJS Ketenagakerjaan bagi Pekerja Rentan
Menuju Universal Coverage Jamsostek 2024, Roma Malau Sebut Perlindungan Sosial Adalah Hak Setiap Pekerja, Termasuk Pekerja Rentan
Tutup Gebyar Koperasi dan Expo 2024, Sudirman Latif Ajak Perkuat Branding dan Peningkatan Kualitas Produk UMKM
Pertama Kali Digelar di Kaltim, Transaksi UMKM di Gebyar Koperasi dan Expo 2024 Kutai Timur Capai 1,1 Miliar Rupiah
Progres Sudah Capai 44 Persen, Realisasi Dana Proyek Pelabuhan Kenyamukan Kutim Tahun Pertama Belum Optimal

Berita Terkait

Sabtu, 22 Juni 2024 - 17:54 WITA

Pengurus FPKS Kutim 2024-2029 Dilantik, Fokus pada Stabilitas Harga dan Investasi Pabrik

Kamis, 6 Juni 2024 - 19:51 WITA

Proyek MYC di Kutim Terkesan Mandek, Masyarakat Belum Merasakan Manfaat

Rabu, 22 Mei 2024 - 19:38 WITA

Erfan Kurniawan Apresiasi Program Perlindungan BPJS Ketenagakerjaan Bagi Pekerja Rentan di Kutai Timur

Rabu, 22 Mei 2024 - 18:48 WITA

Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat, Pemkab Kutim Luncurkan Program Perlindungan BPJS Ketenagakerjaan bagi Pekerja Rentan

Rabu, 22 Mei 2024 - 17:56 WITA

Menuju Universal Coverage Jamsostek 2024, Roma Malau Sebut Perlindungan Sosial Adalah Hak Setiap Pekerja, Termasuk Pekerja Rentan

Minggu, 12 Mei 2024 - 09:18 WITA

Tutup Gebyar Koperasi dan Expo 2024, Sudirman Latif Ajak Perkuat Branding dan Peningkatan Kualitas Produk UMKM

Minggu, 12 Mei 2024 - 09:16 WITA

Pertama Kali Digelar di Kaltim, Transaksi UMKM di Gebyar Koperasi dan Expo 2024 Kutai Timur Capai 1,1 Miliar Rupiah

Rabu, 1 Mei 2024 - 16:58 WITA

Progres Sudah Capai 44 Persen, Realisasi Dana Proyek Pelabuhan Kenyamukan Kutim Tahun Pertama Belum Optimal

Berita Terbaru

Berita

Kyai Tega Cabuli 5 Santriwati dan 2 Pegawai

Rabu, 12 Jun 2024 - 16:57 WITA

Maaf, Klik Kanan Tidak Diperkenankan Pada Laman Ini
Maaf, Text Pada Laman Ini Tidak Dapat Diseleksi
Sorry this site is not allow cut.
Maaf, Tidak Diizinkan Mencopy Isi Laman Ini
Sorry this site is not allow paste.
Sorry this site is not allow to inspect element.
Sorry this site is not allow to view source.

Maaf, Anda tidak diizinkan untuk mengcopy teks atau artikel ini