Minimnya Kehadiran OPD Dalam Paripurna, Yosep Udau Angkat Suara

Jumat, 10 November 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SANGATTAKU – Pada Rapat Paripurna ke-11 DPRD Kutai Timur (Kutim) dengan agenda Penyampaian Pandangan Umum Fraksi-fraksi terkait Nota Penyampaian Raperda APBD Tahun 2024 oleh Pemkab Kutai Timur yang berlangsung pada Kamis, 9 November 2023, terlihat dengan jelas kurangnya partisipasi dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang ada dalam lingkup Pemerintah Kabupaten Kutai Timur. Anggota DPRD Kutai Timur dari Partai Amanat Nasional (PAN), Yosep Udau, mengungkapkan keprihatinannya terkait minimnya kehadiran OPD dalam sidang tersebut.

Anggota Komisi B DPRD Kutai Timur, Yosep Udau. (Yudhie/sgtu)

Menurut Yosep, kehadiran Kepala OPD bukan hanya sebagai formalitas, melainkan menjadi langkah krusial dalam perencanaan program ke depan. Dalam konteks pengambilan keputusan, kehadiran mereka di paripurna memungkinkan pemahaman mendalam terhadap pandangan setiap fraksi, yang diharapkan dapat memberikan kontribusi positif dalam perencanaan maupun pengambilan kebijakan program-program kedinasan di masa mendatang agar lebih efektif.

“Memang, memang banyak yang kosong (tidak hadir), bagaimanapun kami ini adalah partner, jadi harusnya saling bekerja sama lah,” ungkap pria yang kini menjabat sebagai Ketua DPD PAN Kutai Timur tersebut.

Yosep menyoroti bahwa kehadiran Kepala OPD tidak hanya bersifat seremonial, melainkan merupakan langkah penting yang dapat membantu dalam perencanaan program kedinasan yang lebih efisien.

“Seharusnya mereka datang kan, jadi mendengar, kan setiap fraksi menyampaikan pandangan nih, seharusnya mereka ada, oh fraksi ini pandangannya ini, fraksi yang ini pandangannya begini,” papar Yosep.

“Jadi mereka juga bisa punya gambaran ke depan dalam menentukan program-program terkait kedinasan mereka,” tambahnya.

Absennya Kepala OPD dalam Paripurna bukanlah kejadian baru di DPRD Kutai Timur, dan Yosep mengakui bahwa fenomena ini sudah terjadi pada paripurna-paripurna sebelumnya. Terkait hal ini, Yosep menyatakan rencananya untuk membahas masalah ini secara internal di DPRD.

Baca Juga  Diskominfo Staper Kutim Gelar PPID Award 2024, Rizali Hadi Dorong Partisipasi Lebih Besar Tahun Depan

“Nanti kita bahas di internal kita lah, jadi supaya ya paling tidak 80% yang hadir lah, kan ini kan untuk masa depan Kutai Timur juga,” ungkapnya.

Meskipun Yosep belum merinci langkah-langkah konkret yang akan diambil, absennya Kepala OPD secara jelas menyoroti kebutuhan akan keterlibatan penuh dari seluruh pihak terkait dalam proses perencanaan daerah. Ketidakhadiran OPD ini dapat menciptakan potensi kekurangan informasi yang vital dalam pembentukan kebijakan. (AD01/Sek-DPRD)

1.2kDibaca

Berita Terkait

BPJS Kesehatan Keluarkan Lebih dari Rp100 Triliun untuk Biaya Penyakit Jantung
Tekan Angka Kecelakaan, Dishub Kutai Timur Petakan Titik Black Spot dan Genjot Edukasi Dini
Dishub Kutai Timur Mulai Matangkan Operasional Pelabuhan Kenyamukan
Banyak Pegawai Purna Tugas, Dishub Kutai Timur Siapkan Regenerasi Personel
Luruskan Pemahaman Publik, Pemkab Kutim Jelaskan Perbedaan Masyarakat Adat dengan Masyarakat Hukum Adat
Hindari Konflik Agraria, Pemkab Kutim Teliti Ketat Batas Tanah Ulayat Calon MHA
Truk Pengangkut Material Diingatkan Tutup Muatan, Dinas Perhubungan Sampaikan Sanksi Tegas
Dishub Kutai Timur Petakan Potensi Parkir, Penetapan Lokasi Resmi Disiapkan

Berita Terkait

Rabu, 30 September 2026 - 11:16 WITA

BPJS Kesehatan Keluarkan Lebih dari Rp100 Triliun untuk Biaya Penyakit Jantung

Rabu, 30 September 2026 - 11:11 WITA

Tekan Angka Kecelakaan, Dishub Kutai Timur Petakan Titik Black Spot dan Genjot Edukasi Dini

Rabu, 30 September 2026 - 09:12 WITA

Dishub Kutai Timur Mulai Matangkan Operasional Pelabuhan Kenyamukan

Rabu, 30 September 2026 - 08:09 WITA

Banyak Pegawai Purna Tugas, Dishub Kutai Timur Siapkan Regenerasi Personel

Selasa, 29 September 2026 - 15:28 WITA

Luruskan Pemahaman Publik, Pemkab Kutim Jelaskan Perbedaan Masyarakat Adat dengan Masyarakat Hukum Adat

Berita Terbaru

Diskominfo Kutai Timur

Dinkes Kutai Timur Dampingi 30 Pelaku UMKM Urus NIB dan SPP-IRT

Rabu, 30 Sep 2026 - 11:24 WITA

Ekonomi & Kesehatan

BPJS Kesehatan Keluarkan Lebih dari Rp100 Triliun untuk Biaya Penyakit Jantung

Rabu, 30 Sep 2026 - 11:16 WITA

Diskominfo Kutai Timur

Dishub Kutai Timur Mulai Matangkan Operasional Pelabuhan Kenyamukan

Rabu, 30 Sep 2026 - 09:12 WITA

Diskominfo Kutai Timur

Banyak Pegawai Purna Tugas, Dishub Kutai Timur Siapkan Regenerasi Personel

Rabu, 30 Sep 2026 - 08:09 WITA