You dont have javascript enabled! Please enable it! Problematika Jalan Rantau Pulung - Sangatta, Jimmi : Tenggat Waktunya Tidak Jelas - Sangattaku

Problematika Jalan Rantau Pulung – Sangatta, Jimmi : Tenggat Waktunya Tidak Jelas

Senin, 13 Mei 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SANGATTAKU – Proyek perbaikan jalan di , Timur, masih menunggu komitmen lebih lanjut dari pemerintah dan mitra swasta, (KPC). Hal ini disampaikan oleh Anggota Kutai Timur, , setelah menghadiri rapat di ruang sidang utama pada Senin, 13 Mei 2025.

Anggota DPRD Kutai Timur, Jimmi. (meika/ )

“Ada persetujuan dari KPC saat perjanjian perpanjangan KPKB2B untuk menangani penanganan jalan. Kami berharap KPC dapat berkontribusi secara maksimal dalam proyek ini, mengingat pentingnya perbaikan jalan di Rantau Pulung,” ungkap Jimmi.

Kendati demikian, masih ada masalah utama yang dihadapi dalam proyek, yakni tidak adanya tenggat waktu batas pengerjaan yang jelas. “Waktu yang tidak ditentukan menjadi kendala utama. Kami menyerahkan sepenuhnya pada KPC untuk menentukan kapan proyek ini dapat diselesaikan,” jelas Jimmi.

Untuk memantau perkembangan proyek, DPRD Kutai Timur telah membentuk kelompok-kelompok kontrol. Namun, Jimmi menegaskan bahwa saat ini hanya perbaikan ringan yang sedang dilakukan.

“Saat ini, perbaikan jalan yang dilakukan masih bersifat sementara. Kami mengharapkan komitmen lebih lanjut dari pemerintah terkait proyek ini,” tambahnya.

Jimmi juga menekankan pentingnya kolaborasi antara sektor swasta dan pemerintah dalam menangani infrastruktur untuk mendukung pertumbuhan dan kesejahteraan masyarakat lokal. Kesabaran masyarakat lokal dalam menunggu perbaikan infrastruktur yang lebih baik menjadi uji kelayakan bagi pemerintah dan mitra swasta untuk memenuhi janji-janji mereka.

“Kami berharap KPC dapat memenuhi perannya dengan baik dalam memastikan penyelesaian proyek ini sesuai dengan kebutuhan masyarakat di Rantau Pulung,” pungkasnya. (AD01/DPRD)

351Dibaca

Berita Terkait

Kyai Tega Cabuli 5 Santriwati dan 2 Pegawai
Proyek MYC di Kutim Terkesan Mandek, Masyarakat Belum Merasakan Manfaat
Joni: Sosialisasi Beasiswa di Kutim Harus Capai Hingga Pelosok Desa
Proyek Jalan Soekarno Hatta Terhenti, Anggota DPRD Kutim Desak Pemerintah Tangani Sengketa Lahan
Akses Internet Masih Jadi Kendala, Agusriansyah Berharap Pendaftaran Beasiswa Kutai Timur Juga Dapat Dilakukan di Sekolah
Piter Palinggi Soroti Efektivitas Pelaksanaan Perda-Perda Yang Sudah Ada
Pemkab Kutim Ajukan Raperda Tentang Ketertiban Umum, Fraksi PPP Beri Apresiasi
Dinilai Belum Lengkap, Jimmi Usulkan Percepatan Pemekaran Wilayah Masuk RPJPD Kutim 2025-2045

Berita Terkait

Rabu, 12 Juni 2024 - 16:57 WITA

Kyai Tega Cabuli 5 Santriwati dan 2 Pegawai

Kamis, 6 Juni 2024 - 19:51 WITA

Proyek MYC di Kutim Terkesan Mandek, Masyarakat Belum Merasakan Manfaat

Rabu, 5 Juni 2024 - 19:38 WITA

Joni: Sosialisasi Beasiswa di Kutim Harus Capai Hingga Pelosok Desa

Kamis, 16 Mei 2024 - 15:28 WITA

Proyek Jalan Soekarno Hatta Terhenti, Anggota DPRD Kutim Desak Pemerintah Tangani Sengketa Lahan

Kamis, 16 Mei 2024 - 15:22 WITA

Akses Internet Masih Jadi Kendala, Agusriansyah Berharap Pendaftaran Beasiswa Kutai Timur Juga Dapat Dilakukan di Sekolah

Kamis, 16 Mei 2024 - 11:17 WITA

Piter Palinggi Soroti Efektivitas Pelaksanaan Perda-Perda Yang Sudah Ada

Rabu, 15 Mei 2024 - 08:50 WITA

Pemkab Kutim Ajukan Raperda Tentang Ketertiban Umum, Fraksi PPP Beri Apresiasi

Selasa, 14 Mei 2024 - 20:28 WITA

Dinilai Belum Lengkap, Jimmi Usulkan Percepatan Pemekaran Wilayah Masuk RPJPD Kutim 2025-2045

Berita Terbaru

Berita

Kyai Tega Cabuli 5 Santriwati dan 2 Pegawai

Rabu, 12 Jun 2024 - 16:57 WITA

Maaf, Klik Kanan Tidak Diperkenankan Pada Laman Ini
Maaf, Text Pada Laman Ini Tidak Dapat Diseleksi
Sorry this site is not allow cut.
Maaf, Tidak Diizinkan Mencopy Isi Laman Ini
Sorry this site is not allow paste.
Sorry this site is not allow to inspect element.
Sorry this site is not allow to view source.

Maaf, Anda tidak diizinkan untuk mengcopy teks atau artikel ini