You dont have javascript enabled! Please enable it! Kyai Tega Cabuli 5 Santriwati Dan 2 Pegawai - Sangattaku

Kyai Tega Cabuli 5 Santriwati dan 2 Pegawai

Rabu, 12 Juni 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

menggelar press release pengungkapan kasus pencabulan anak di bawah umur (*/MK)

Sangattaku, Sangatta Utara – Pimpinan Pondok berinisial UR (52), yang merupakan warga Sangatta, telah ditangkap oleh Polres karena melakukan tindak pidana setelah salah satu korban melaporkan tindakan bejat pelaku ke Polres Kutai Timur.

Hal itu diungkapkan oleh Kutai Timur, AKBP Ronni Bonic melalui Kasatreskrim Polres Kutai Timur, AKP saat gelaran press release di Mako Polres Kutai Timur, Rabu siang (12/06/2024).

Kasatreskrim Polres Kutai Timur, AKP Dimitri Mahendra Kartika yang juga didampingi oleh Kepala Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA), Ipda Afdhal Ananda Tomakati serta Kasubbag Pengmas Si Polres Kutai Timur, Aipda Wahyu Winarko, memaparkan bahwa perbuatan tercela oleh tersangka sudah dilakukan sejak tahun 2021 silam.

“Yang mana kejadian ini terjadi tepat pada tanggal 20 November 2021 dan seterusnya sampai sekarang, modus tersangka ini melakukan pencabulan dan persetubuhan terhadap anak di bawah umur,” jelas AKP Dimitri.

Lebih jauh Kasatreskrim Polres Kutim tersebut menjelaskan bahwa yang menjadi korban dari perbuatan pelaku adalah beberapa alumni santriwati dan juga pegawai di lembaga pendidikan yang dipimpin oleh tersangka.

Menurut pengakuan salah satu korban, sebut saja Bunga (44), saat dirinya tengah mencuci piring pelaku menghampiri dan memeluknya dari belakang. Tak hanya sampai di situ, pelaku juga melakukan tindakan pelecehan dengan mencoba menggerayangi area dada korban. Kejadian tersebut dialami korban yang bekerja sebagai juru masak di lembaga pendidikan tersebut pada tahun 2014 silam.

Tersangka juga diketahui pernah melakukan tindakan asusila kepada santriwati yang saat kejadian 2013 lalu masih berusia 9 tahun. Perbuatan itu dilakukan sebanyak 2 kali terhadap Melati (bukan nama sebenarnya).

Baca Juga  Asmawardi Sebut, Isran Noor Layak Jadi Kandidat Calon Presiden

Kali pertama, pelaku memasukkan jarinya di area kemaluan korban, lebih biadab lagi, pelaku juga merudapaksa Melati yang merupakan anak didiknya.

“Saat ini korban (Melati) sudah menikah,” lanjut AKP Dimitri.

Selain kedua korban tersebut, berdasarkan penelusuran Satreskrim Polres Kutai Timur, saat ini ada 5 orang lain yang menjadi korban pelampiasan nafsu bejat pelaku, mengatakan, bukan tidak mungkin masih ada korban lain, yang mungkin saat ini belum berani untuk melapor.

“Kami masih melakukan penyelidikan lebih lanjut karena kemungkinan masih ada korban lainnya,” jelasnya.

Atas tindakannya tersebut tersangka dikenakan Pasal 82 ayat 2 jo 76 e UU RI Nomor 17 Tahun 2016 Tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang – Undang Nomor 1 Tahun 2016 Tentang Perubahan Kedua Atas Undang – Undang Nomor 23 Tahun 2002 Tentang , dengan pidana kurungan penjara paling singkat 5 (lima) tahun dan paling lama 15 (lima belas) tahun dan denda paling banyak Rp5.000.000.000,00 (lima miliar rupiah) dan ditambah 1/3 (sepertiga) dari ancaman pidana apabila dilakukan oleh Orang Tua, Wali, Pengasuh Anak, Pendidik, atau Tenaga Kependidikan. (*/meika)

518Dibaca

Berita Terkait

Intoniswan Desak Ketua PWI Kaltim Tanggapi Protes Anggota Formateur PWI Kutai Timur
Polres Kutim Amankan Pelaku Penganiayaan, Korban Masih di Bawah Umur
Tarik Paksa Kalung Emas Bocah 8 Tahun, Tersangka Akui Untuk Bayar Tunggakan SPP Adiknya
Polres Kutai Timur Ungkap Pemerasan Bermodus Love Scamming, 2 Tersangka Diamankan, Korban Capai 76 Orang
Problematika Jalan Rantau Pulung – Sangatta, Jimmi : Tenggat Waktunya Tidak Jelas
Awali Masa Sidang ke-III, Pemkab Kutim Sodorkan Nota Penjelasan Raperda Tentang Pencegahan Kebakaran
Ardiansyah Sulaiman Mendaftar ke Partai Nasdem Kutai Timur, Siap Menyambut Kolaborasi dan Membangun Daerah Lebih Baik
DPC PWRI Kutai Timur Gelar Bukber Dan Beri Santunan Ratusan Anak Panti Asuhan

Berita Terkait

Sabtu, 6 Juli 2024 - 19:42 WITA

Intoniswan Desak Ketua PWI Kaltim Tanggapi Protes Anggota Formateur PWI Kutai Timur

Rabu, 12 Juni 2024 - 16:57 WITA

Kyai Tega Cabuli 5 Santriwati dan 2 Pegawai

Rabu, 5 Juni 2024 - 13:20 WITA

Polres Kutim Amankan Pelaku Penganiayaan, Korban Masih di Bawah Umur

Rabu, 5 Juni 2024 - 09:10 WITA

Tarik Paksa Kalung Emas Bocah 8 Tahun, Tersangka Akui Untuk Bayar Tunggakan SPP Adiknya

Selasa, 4 Juni 2024 - 20:05 WITA

Polres Kutai Timur Ungkap Pemerasan Bermodus Love Scamming, 2 Tersangka Diamankan, Korban Capai 76 Orang

Senin, 13 Mei 2024 - 20:13 WITA

Problematika Jalan Rantau Pulung – Sangatta, Jimmi : Tenggat Waktunya Tidak Jelas

Senin, 13 Mei 2024 - 19:52 WITA

Awali Masa Sidang ke-III, Pemkab Kutim Sodorkan Nota Penjelasan Raperda Tentang Pencegahan Kebakaran

Kamis, 2 Mei 2024 - 20:36 WITA

Ardiansyah Sulaiman Mendaftar ke Partai Nasdem Kutai Timur, Siap Menyambut Kolaborasi dan Membangun Daerah Lebih Baik

Berita Terbaru

Berita

Kyai Tega Cabuli 5 Santriwati dan 2 Pegawai

Rabu, 12 Jun 2024 - 16:57 WITA

Maaf, Klik Kanan Tidak Diperkenankan Pada Laman Ini
Maaf, Text Pada Laman Ini Tidak Dapat Diseleksi
Sorry this site is not allow cut.
Maaf, Tidak Diizinkan Mencopy Isi Laman Ini
Sorry this site is not allow paste.
Sorry this site is not allow to inspect element.
Sorry this site is not allow to view source.

Maaf, Anda tidak diizinkan untuk mengcopy teks atau artikel ini