Kembali, 21.000 Butir Double L Berikut 4,41 gram Sabu Berhasil Diamankan Sat Resnarkoba Polres Kutim

Jumat, 5 November 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SANGATTAKU – Komitmen Polres Kutai Timur dalam memerangi peredaran narkoba di wilayah hukumnya laik diacungi jempol. Malam kemarin, Selasa (02/11/2021), atas intruksi Kasat Resnarkoba Kutai Timur, AKP Darwis Yusuf, kembali Opsnal Sat Resnarkoba, dipimpin langsung oleh KBO (Kaur Bin Ops) Resnarkoba berhasil mengamankan HAS (34), berikut 21.000 butir obat keras jenis double L dan 7 poket yang diduga sabu, dengan berat keseluruhan 4,41 gram.

Dijelaskan Kapolres Kutai Timur, diwakili oleh Kasat Resnarkoba Polres Kutim AKP Darwis, pihaknya sejak awal bulan Oktober 2021 sudah intens melakukan penyelidikan dan juga pengintaian terhadap gerak-gerik tersangka.

Tersangka HAS dan barang bukti yang berhasil diamankan Sat Resnarkoba Polres Kutai Timur. (Istimewa)

“Sejak menerima laporan masyarakat di awal bulan kemarin (Oktober 2021), kami langsung lakukan investigasi mendalam, karena menurut masyarakat, selain sabu, sering pula ada transaksi obat keras jenis double L disekitar wilayah mereka, dan Selasa malam kemarin (02/11/2021) kita sudah berhasil amankan tersangka berikut barang buktinya” terangnya.

Ditambahkan Kasat Resnarkoba, selain tersangka HAS yang sehari-harinya bekerja di bengkel dan barang bukti narkoba, beberapa alat bukti lain yang ditemukan juga turut diamankan guna pengembangan kasus.

“Di dalam rumah tersangka yang berada di Jl. Kh. Abdullah (Jl. Kenyamukan), saat kita lakukan penggeledahan, kita dapati 21 bantal (kemasan per seribu butir) double L, sebagian disimpan di kardus bekas paket JNE warna cokelat, sebagian lain disimpan dalam tas kain warna hijau, 7 poket sabu, 2 kita dapati di kantong tersangka, dan 5 poket lainnya disimpan di dalam kotak warna merah, dan setelah ditimbang berat kotor (termasuk plastik pembungkusnya) itu 4,41 gram, ada juga kita amankan 1 buah timbangan digital, 1 unit handphone dan juga beberapa plastik klip,” papar Darwis.

Baca Juga  Dispora Kutai Timur Fokus Dukung Kebijakan dan Ruang Bagi Ekosistem Esports Kutai Timur

“Tersangka berikut barang bukti, saat ini sudah kami amankan, dan kasus ini pun tengah dikembangkan, harus kita berantas sampai akar-akarnya, agar Kutai Timur bersih dari peredaran barang haram ini,” pungkasnya pula.(/bl)

966Dibaca

Berita Terkait

Kejaksaan Negeri Kutai Timur Sukses Bangun Zona Integritas, KemenPANRB Anugerahkan WBK 2025
Instruksi Bupati Ardiansyah: Data BMKG Wajib Tampil di Seluruh Videotron Hingga Januari 2026
Jadi Ujung Tombak Peningkatan Layanan di Akar Rumput, Ardiansyah Sulaiman Jamin Motor Operasional Ketua RT Kutim Aman dari Efisiensi APBD
Inovasi ‘Cap Jempol Stop Stunting’ Jadi Kebanggaan Daerah, Ardiansyah Sulaiman Apresiasi Kepala DPPKB
Dukung Penurunan Stunting, Inovasi ‘Cap Jempol Stop Stunting’ Asal Kutim Diharapkan Jadi Pilot Project Nasional
Anggaran BKKD Kutim Naik Signifikan Jadi Rp250 Juta, Bupati Ardiansyah Bantah Tudingan Hambat Pembangunan
Tindak Lanjut Arahan Pusat, Kutai Timur Konsolidasikan Pengamanan dan Kesiapsiagaan Jelang Nataru
Ardiansyah Sulaiman Tegaskan, Pekerjaan Infrastruktur di Benua Baru Hanya Penambahan Kegiatan, Bukan Proyek Multiyears

Berita Terkait

Kamis, 18 Desember 2025 - 11:05 WITA

Kejaksaan Negeri Kutai Timur Sukses Bangun Zona Integritas, KemenPANRB Anugerahkan WBK 2025

Selasa, 2 Desember 2025 - 10:04 WITA

Instruksi Bupati Ardiansyah: Data BMKG Wajib Tampil di Seluruh Videotron Hingga Januari 2026

Selasa, 2 Desember 2025 - 09:26 WITA

Jadi Ujung Tombak Peningkatan Layanan di Akar Rumput, Ardiansyah Sulaiman Jamin Motor Operasional Ketua RT Kutim Aman dari Efisiensi APBD

Senin, 1 Desember 2025 - 19:59 WITA

Inovasi ‘Cap Jempol Stop Stunting’ Jadi Kebanggaan Daerah, Ardiansyah Sulaiman Apresiasi Kepala DPPKB

Senin, 1 Desember 2025 - 19:45 WITA

Dukung Penurunan Stunting, Inovasi ‘Cap Jempol Stop Stunting’ Asal Kutim Diharapkan Jadi Pilot Project Nasional

Berita Terbaru