Urus Paspor, Calon Jemaah Haji Kutim Harus Rela Tempuh Perjalanan Pulang Pergi ke Kota Tetangga

Senin, 31 Oktober 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sangattaku.com – Urus Paspor, Calon Jemaah Haji Kutim Harus Rela Tempuh Perjalanan Pulang Pergi ke Kota Tetangga. Calon jemaah haji yang berasal dari Kutai Timur, saat ini mengalami kendala terkait pengurusan paspor dan dan dokumen keberangkatan. Pasalnya, pasca dihentikannya pelayanan Kantor Imigrasi Kabupaten Kutai Timur mengakibatkan calon jemaah haji asal Kutim kesulitan mendapatkan proses pelayanan pengajuan pengurusan administrasi pembuatan paspor.

Tak sedikit calon jemaah haji yang mengeluhkan perihal tersebut ke Anggota DPRD Kutim, Abdi Firdaus.

Kepada Politisi Partai Demokrat itu, jemaah haji mengeluhkan jauhnya pengurusan dokumen yang harus dilakukan di kota tetangga. Belum adanya layanan Imigrasi di Kutim, membuat jemaah harus melakukan pengajuan pembuatan paspor harus menempuh perjalanan ke UKK Kantor Imigrasi Kelas I TPI Samarinda di Kota Bontang.

Urus Paspor, Calon Jemaah Haji Kutim Harus Rela Tempuh Perjalanan Pulang Pergi ke Kota Tetangga
Kunjungan DPRD Kutai TImur ke Kantor Imigrasi Samarinda.(/ist)

Mennaggapi hal tersebut, kepada awak media, Abdi mengakui telah mengambil bberapa langkah, salah satunya dengan audensi langsung.

“Belum lama ini, saya bersama rekan dewan lainnya, Masdari Kidang, Basti Sanggalangi, Jimmy, dan juga Asmawardi langsung melakukan audiensi ke Kantor Imigrasi Kelas I TPI Samarinda,” jelas pria yang lebih akrab dipanggil Bang Afi ini.

Saat berdialog langsung dengan jajaran Imigrasi Kelas I TPI Samarinda, dirinya mengusulkan agar di Kutim dapat kembali diaktifkan kantor layanan keimigrasian. Sehingga keberadaan fasilitas layanan tersebut sangat membantu para jemaah, khususnya warga Kutim yang ingin membuat paspor.

Adapun tanggapan pihak Imigrasi Kelas I TPI Samarinda memberikan apresiasi positif.

“Mereka berjanji akan segera mengakomodir dalam waktu dekat doakan saja,” pungkasnya.(*/bl)

781Dibaca

Berita Terkait

Kejaksaan Negeri Kutai Timur Sukses Bangun Zona Integritas, KemenPANRB Anugerahkan WBK 2025
Instruksi Bupati Ardiansyah: Data BMKG Wajib Tampil di Seluruh Videotron Hingga Januari 2026
Jadi Ujung Tombak Peningkatan Layanan di Akar Rumput, Ardiansyah Sulaiman Jamin Motor Operasional Ketua RT Kutim Aman dari Efisiensi APBD
Inovasi ‘Cap Jempol Stop Stunting’ Jadi Kebanggaan Daerah, Ardiansyah Sulaiman Apresiasi Kepala DPPKB
Dukung Penurunan Stunting, Inovasi ‘Cap Jempol Stop Stunting’ Asal Kutim Diharapkan Jadi Pilot Project Nasional
Anggaran BKKD Kutim Naik Signifikan Jadi Rp250 Juta, Bupati Ardiansyah Bantah Tudingan Hambat Pembangunan
Tindak Lanjut Arahan Pusat, Kutai Timur Konsolidasikan Pengamanan dan Kesiapsiagaan Jelang Nataru
Ardiansyah Sulaiman Tegaskan, Pekerjaan Infrastruktur di Benua Baru Hanya Penambahan Kegiatan, Bukan Proyek Multiyears

Berita Terkait

Kamis, 18 Desember 2025 - 11:05 WITA

Kejaksaan Negeri Kutai Timur Sukses Bangun Zona Integritas, KemenPANRB Anugerahkan WBK 2025

Selasa, 2 Desember 2025 - 10:04 WITA

Instruksi Bupati Ardiansyah: Data BMKG Wajib Tampil di Seluruh Videotron Hingga Januari 2026

Selasa, 2 Desember 2025 - 09:26 WITA

Jadi Ujung Tombak Peningkatan Layanan di Akar Rumput, Ardiansyah Sulaiman Jamin Motor Operasional Ketua RT Kutim Aman dari Efisiensi APBD

Senin, 1 Desember 2025 - 19:59 WITA

Inovasi ‘Cap Jempol Stop Stunting’ Jadi Kebanggaan Daerah, Ardiansyah Sulaiman Apresiasi Kepala DPPKB

Senin, 1 Desember 2025 - 19:45 WITA

Dukung Penurunan Stunting, Inovasi ‘Cap Jempol Stop Stunting’ Asal Kutim Diharapkan Jadi Pilot Project Nasional

Berita Terbaru