Besarnya SiLPA, Novel Sebut OPD Masih Binggung Serap Anggaran

Jumat, 18 November 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sangattaku.com – Besarnya dana Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA) Kutai Timur (Kutim) tahun Anggaran 2022 ditaksir hingga ratusan miliar. Hal tersebut mendapat sorotan dari Legislator partai Gerindra, Novel Tyty Paembonan. Salah satu faktor, dikatakan Novel, adalah tidak maksimalnya perencanaan program kerja dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutim selama ini.

Besarnya SiLPA, Novel Sebut OPD Masih Binggung Serap Anggaran
Legislator dari Partai Gerindra yang duduk di Komisi A DPRD Kutai Timur, Novel Tyty paembonan.(/ist)

Melanjutkan, menurut Novel sudah menjadi fenomena klasik, jika OPD selalu kebingungan untuk menyerap anggaran jelang akhir tahun.

“Gayanya dari dulu seperti itu, di akhir tahun baru pada kebingungan menghabiskan (angggaran) yang begitu besar,” ujarnya (18/11/2022).

Novel menegaskan, selayaknya pemerintah daerah sudah mampu menghitung dengan cermat, seluruh program kerja yang disesuaikan dengan dana belanja. Dengan begitu, lanjut Novel, anggaran yang dimiliki daerah, akan mampu terserap dengan baik.

“Ketika ada ataupun tidak ada anggaran, yang namanya aparatur sipil negara (ASN) itu harus melayani dan bekerja secara profesional,” tegas ketua DPD Partai Gerindra ini.

“Tidak mendekati tutup tahun seperti ini pada bingung, kan anehnya jadinya,” ucap Novel melanjutkan.

Saat ini, dengan ditopang anggaran yang cukup besar, Novel meinta agar kiranya pemerintah daerah, dapat memformulasikan program pembangunan yang mampu memberikan dampak manfaat langsung bagi masyarakat Kutai Timur.

“Mereka (Pemkab Kutim) sudah dikasih anggaran, dan program sudah disepakati antara DPRD dan pemerintah,” jelas Novel.

“Jadi, tolonglah bekerja dengan baik dan bertanggung jawab, yang muaranya adalah untuk kesejahteraan bagi masyarakat,” harap Anggota Komisi A DPRD Kutim ini.

“Tidak kita harapkan ada bola liar ini,” tandasnya.(*/bl)

563Dibaca

Berita Terkait

Kejaksaan Negeri Kutai Timur Sukses Bangun Zona Integritas, KemenPANRB Anugerahkan WBK 2025
Instruksi Bupati Ardiansyah: Data BMKG Wajib Tampil di Seluruh Videotron Hingga Januari 2026
Jadi Ujung Tombak Peningkatan Layanan di Akar Rumput, Ardiansyah Sulaiman Jamin Motor Operasional Ketua RT Kutim Aman dari Efisiensi APBD
Inovasi ‘Cap Jempol Stop Stunting’ Jadi Kebanggaan Daerah, Ardiansyah Sulaiman Apresiasi Kepala DPPKB
Dukung Penurunan Stunting, Inovasi ‘Cap Jempol Stop Stunting’ Asal Kutim Diharapkan Jadi Pilot Project Nasional
Anggaran BKKD Kutim Naik Signifikan Jadi Rp250 Juta, Bupati Ardiansyah Bantah Tudingan Hambat Pembangunan
Tindak Lanjut Arahan Pusat, Kutai Timur Konsolidasikan Pengamanan dan Kesiapsiagaan Jelang Nataru
Ardiansyah Sulaiman Tegaskan, Pekerjaan Infrastruktur di Benua Baru Hanya Penambahan Kegiatan, Bukan Proyek Multiyears

Berita Terkait

Kamis, 18 Desember 2025 - 11:05 WITA

Kejaksaan Negeri Kutai Timur Sukses Bangun Zona Integritas, KemenPANRB Anugerahkan WBK 2025

Selasa, 2 Desember 2025 - 10:04 WITA

Instruksi Bupati Ardiansyah: Data BMKG Wajib Tampil di Seluruh Videotron Hingga Januari 2026

Selasa, 2 Desember 2025 - 09:26 WITA

Jadi Ujung Tombak Peningkatan Layanan di Akar Rumput, Ardiansyah Sulaiman Jamin Motor Operasional Ketua RT Kutim Aman dari Efisiensi APBD

Senin, 1 Desember 2025 - 19:59 WITA

Inovasi ‘Cap Jempol Stop Stunting’ Jadi Kebanggaan Daerah, Ardiansyah Sulaiman Apresiasi Kepala DPPKB

Senin, 1 Desember 2025 - 19:45 WITA

Dukung Penurunan Stunting, Inovasi ‘Cap Jempol Stop Stunting’ Asal Kutim Diharapkan Jadi Pilot Project Nasional

Berita Terbaru