Dubes RI Untuk Mesir Undang Gubernur Kaltim dan Bupati Kutim Guna Bahas Sektor Pendidikan dan Perdagangan

Rabu, 16 November 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sangattaku.com – Dubes RI Untuk Mesir Undang Gubernur Kaltim dan Bupati Kutim Guna Bahas Sektor Pendidikan dan Perdagangan. Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) Isran Noor didampingi Bupati Kutai Timur (Kutim) Ardiansyah Sulaiman beserta rombongan menghadiri undangan dari Duta Besar (Dubes) Indonesia untuk Mesir Lutfi Rauf, guna bersilaturahim dan beraudensi tentang sektor Pendidikan dan Perdagangan, Senin (14/11/2022) di KBRI Mesir.

Dalam pertemuan ini, Lutfi Rauf mengatakan bahwa Mesir dan Indonesia memiliki keterikatan emosional yang cukup kuat, hal ini dibuktikan dengan bukti sejarah yang ada.

Dirinya juga menyampaikan tentang beberapa perkembangan yang terjadi di Kairo dari sektor Pendidikan dan Perdanganan. Lutfi menerangkan untuk sektor Pendidikan, Mesir sudah menjadi tujuan orang-orang Indonesia untuk menuntut ilmu sejak abad ke-18 hingga saat ini.

Dubes RI Untuk Mesir Undang Gubernur Kaltim dan Bupati Kutim Guna Bahas Sektor Pendidikan dan Perdagangan2
Suasana di salah satu Ruang KBRI Mesir.(foto:/istimewa)

“Tercatat sampai saat ini lebih dari 12 ribu pelajar dan mahasiswa dari Indonesia, hal yang cukup membanggakan bahwa pelajar dan mahasiswa Indonesia termasuk memiliki kemampuan akademis yang diatas rata-rata dari mahasiswa negara lain. Hal ini dibuktikan dengan selalu terlihat dalam setiap kelulusan, mahasiswa Indonesia selalu ada yang mendapat kelulusan dengan predikat Summa Cum Laude,” puji Lutfi.

Sementara di sektor Perdagangan, dirinya mengatakan perekonomian di Mesir sangat terganggu sejak terjadinya perang Rusia-Ukraina, karena 80% makanan Mesir terutama gandum merupakan hasil impor yang berasal dari Rusia dan Ukraina.

Dirinya menambahkan, adanya kebijakan Pemerintah Indonesia untuk larangan mengekspor CPO merupakan salah satu hal yang mengganggu perekonomian di Mesir, dimana 77% CPO di Mesir ini mayoritas berasal dari Indonesia, tidak hanya untuk konsumsi, tetapi juga untuk di ekspor dalam bentuk turunan CPO ke Eropa dan Timur Tengah.

Baca Juga  Sangatta Pasca Banjir: Langkah Bersama Warga Menghadapi Pemulihan dan Kembali Beraktivitas
Dubes RI Untuk Mesir Undang Gubernur Kaltim dan Bupati Kutim Guna Bahas Sektor Pendidikan dan Perdagangan2
Tampak Duta Besar RI Untuk Mesir, Lutfi Rauf bersama Gubernur Kalimantan Timur, Isran Noor dan juga Bupati Kutai Timur, Ardiansyah SUlaiman.(foto:/istimewa)

“Sumber pendapatan Mesir dari sektor perdagangan mayoritas berasal dari Rusia dan Ukraina, sehingga saat ini Mesir termasuk salah satu pasien IMF. IMF akan mengucurkan dana ke Mesir sebesar 9 Miliar USD,” terang Lutfi.

Sementara itu, Gubernur Kaltim Isran Noor menyampaikan ucapan terima kasih kepada Dubes Indonesia untuk Mesir Lutfi Rauf besert jajarannya, yang mana telah mengundang dan menerima rombongan dari Kaltim yang menghadii kegiatan COP27 di Sharm El-Sheikh.

Setelah itu, Isran Noor menyampaikan tentang agenda yang akan disampaikan dalam COP27, dirinya juga mengatakan bahwa selain menghadiri COP27, pihaknya juga memiliki agenda lainnya. Diantaranya adalah melakukan pertemuan dengan Direktur Asia Pacific Bank Dunia dan Gubernur Provinsi Mato Grosso guna membicarakan soal perubahan iklim dan FCPF-CF.

Isran juga menyampaikan bahwa pihaknya telah melihat progres pembangunan New Capital Kario, menurutnya secara lokasi memang sangat berbeda dengan pembangunan IKN, dimana IKN berada pada kawasan hutan dan New Capital Kairo berada di gurun.
Namun Isran meyakini, pasti ada hal-hal yang kemungkinan sama terkait pembangunan New Capital.

“Salah satu agenda yang akan disampaikan dalam COP27, Kaltim akan menyampaikan kepada dunia internasional soal rencana pembangunan Ibukota Negara Indonesia (IKN) di Kaltim, dimana pembangunan IKN tidak akan menganggu lingkungan, karena lokasi pembangunan IKN berada pada kawasan hutan produksi. Bahkan kami justru akan mengembalikan, merestorasi atau mereviltasasi lingkungan pada kawasan disekitar yang akan dibangun IKN,” paparnya.

Selanjutnya di sektor Pendidikan, Isran menyampaikan bahwa Kaltim mengalokasikan Beasiswa Kaltim Tuntas (BKT) dan Stimulan sebesar Rp 350M di tahun 2022, dan akan dialokasikan sebesar Rp 450M di tahun 2023 mendatang.

“Sama halnya juga di Kutim, mereka juga mengalokasikan beasiswa bagi pelajar yang menempuh pendidikan baik di Kutim maupun luar Kutim,” pungkas Gubernur Kaltim tersebut.(*/yr)

Berita Terkait

Jelang Porwada IV Kaltim, Ronny Bonar Ingatkan Jurnalis Kutim Jaga Sportivitas dan Solidaritas
Pemkab Kutim Lepas 32 Wartawan Ikuti Porwada IV Kaltim 2026, Bidik Peningkatan Medali
Kutai Timur Perkuat Daya Saing Sawit Global Lewat Peluncuran Program SUSTAIN Kutim Tahap II dan Sertifikasi ISPO-RSPO
TRC Kutai Timur Catat 50 Penanganan Karhutla di Sangatta Selatan, Titik Terbesar Capai 20 Hektare
Bupati Kutai Timur Apresiasi Program Pemuda Kutim Hebat di Puncak HUT ke-27 Kutai Timur
Perputaran Ekonomi UMKM di Kutim Expo Tembus Rp4 Miliar, DPMPTSP Siapkan Penambahan Tenda
HUT ke-62 Golkar, Khairuddin Ingatkan Pentingnya Persatuan Antarkader
Mahyunadi Tekankan Akurasi Data dan Sinergi Lintas Sektor dalam Program Perlindungan Sosial Digital

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 14:34 WITA

Jelang Porwada IV Kaltim, Ronny Bonar Ingatkan Jurnalis Kutim Jaga Sportivitas dan Solidaritas

Senin, 2 November 2026 - 14:28 WITA

Pemkab Kutim Lepas 32 Wartawan Ikuti Porwada IV Kaltim 2026, Bidik Peningkatan Medali

Kamis, 29 Oktober 2026 - 16:54 WITA

Kutai Timur Perkuat Daya Saing Sawit Global Lewat Peluncuran Program SUSTAIN Kutim Tahap II dan Sertifikasi ISPO-RSPO

Minggu, 25 Oktober 2026 - 11:59 WITA

Bupati Kutai Timur Apresiasi Program Pemuda Kutim Hebat di Puncak HUT ke-27 Kutai Timur

Minggu, 25 Oktober 2026 - 08:59 WITA

Perputaran Ekonomi UMKM di Kutim Expo Tembus Rp4 Miliar, DPMPTSP Siapkan Penambahan Tenda

Berita Terbaru