Novel Minta Perusahaan Perhatikan Jaminan Kesehatan dan Kesejahteraan Pekerjanya

Sabtu, 19 November 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sangattaku.com – Novel Minta Perusahaan Perhatikan Jaminan Kesehatan dan Kesejahteraan Pekerjanya. Anggota Komisi A DPRD Kutim dr Novel Tyty Paembonan, meminta agar perusahaan lebih memperhatikan jaminan kesehatan dan kesejahteraan pekerjanya, hal ini terkait karena beberapa perusahaan di Kutai Timur banyak yang lalai terhadap kesehatan dan kesejahteraan pekerjanya, terutama masalah air bersih, tempat tinggal, BPJS dan fasilitas lainnya.

Novel menerangkan bahwa beberapa waktu lalu DPRD Kutim menggelar hearing dengan salah satu Perusahaan Sawit dan Serikat Pekerja, dan ditemukan beberapa permasalahan yang terjadi, mulai dari kesehatan, kesejahteraan dan bahkan sampai ada yang terkena PHK sepihak.

Novel Minta Perusahaan Perhatikan Jaminan Kesehatan dan Kesejahteraan Pekerjanya
Anggota DPRD Kutai Timur, Novel Tyty Paembonan.(/ist)

Ada beberapa karyawan yang sudah bekerja lebih dari dua tahun tapi tidak memiliki jaminan kesehatan (BPJS), dengan alasan masih dalam tahap pendataan. Ada juga karyawan yang sudah bekerja selama 10 tahun mengalami PHK secara sepihak, dan mirisnya hanya diberikan sisa gaji sebesar Rp 600 ribu.

Dirinya sangat menyayangkan sikap manajemen perusahaan yang tidak dapat memberikan penjelasan apapun, baik terkait masalah kesehatan maupun kesejahteraan pekerjanya.

“Padahal itu kewajiban perusahaan, apalagi kepada pekerja yang memang diwajibkan tinggal di dalam kebun. Rumah mereka sudah rusak dan air tidak layak pakai, padahal air itu mereka gunakan untuk masak dan minum. Keuntungan yang diraup perusahaan sangat besar, tapi mereka lalai akan tanggung jawabnya kepada para pekerja,” papar Novel.

“Ada lagi janda anak satu, sudah 10 tahun bekerja tiba-tiba di PHK. Tidak ada penjelasan dari pihak perusahaan, surat keluar langsung dikeluarkan, padahal dia masih umur 30-an,” terusnya.

Dirinya juga meminta agar masalah itu harus segera diselidiki, bisa saja ada oknum yang tidak suka dan dengan sengaja melakukan fitnah kepada karyawan tersebut.

Baca Juga  Meski Pengangkatan P3K Dibebankan Pada APBD, Bupati Bersyukur Tidak Ada Penghapusan TK2D

“Masalah itu kan harus diselidiki, bisa saja orang tidak suka dengan diaa, lalu memfitnahnya” pungkas Novel.(*/bl)

998Dibaca

Berita Terkait

Perketat Pengawasan, Pemkab Kutai Timur Susun Perbup Sanksi Pengembang Perumahan
Dinkes Kutai Timur Dampingi 30 Pelaku UMKM Urus NIB dan SPP-IRT
BPJS Kesehatan Keluarkan Lebih dari Rp100 Triliun untuk Biaya Penyakit Jantung
Bupati Kutai Timur Soroti Sengketa Lahan dan Kepastian Aset Pemerintah
Luruskan Pemahaman Publik, Pemkab Kutim Jelaskan Perbedaan Masyarakat Adat dengan Masyarakat Hukum Adat
Hindari Konflik Agraria, Pemkab Kutim Teliti Ketat Batas Tanah Ulayat Calon MHA
Status Lahan Jadi Catatan Penting, Dishub Kutim Matangkan Rencana Pembangunan Jembatan Timbang
Pemkab Kutim Fokus Susun FS Jembatan Timbang, Tiga Lokasi Dinilai Layak

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 08:26 WITA

Perketat Pengawasan, Pemkab Kutai Timur Susun Perbup Sanksi Pengembang Perumahan

Rabu, 30 September 2026 - 11:24 WITA

Dinkes Kutai Timur Dampingi 30 Pelaku UMKM Urus NIB dan SPP-IRT

Rabu, 30 September 2026 - 11:16 WITA

BPJS Kesehatan Keluarkan Lebih dari Rp100 Triliun untuk Biaya Penyakit Jantung

Selasa, 29 September 2026 - 18:31 WITA

Bupati Kutai Timur Soroti Sengketa Lahan dan Kepastian Aset Pemerintah

Selasa, 29 September 2026 - 15:28 WITA

Luruskan Pemahaman Publik, Pemkab Kutim Jelaskan Perbedaan Masyarakat Adat dengan Masyarakat Hukum Adat

Berita Terbaru

Diskominfo Kutai Timur

Perketat Pengawasan, Pemkab Kutai Timur Susun Perbup Sanksi Pengembang Perumahan

Senin, 5 Okt 2026 - 08:26 WITA

Diskominfo Kutai Timur

Solusi Konkret, Pemkab Kutai Timur Sasar Penanganan PSU Perumahan Terbengkalai

Minggu, 4 Okt 2026 - 09:14 WITA

Diskominfo Kutai Timur

Cegah Masalah di Kemudian Hari, Perkim Kutai Timur Minta Warga Selektif Beli Rumah

Sabtu, 3 Okt 2026 - 10:14 WITA