You dont have javascript enabled! Please enable it! Kepala Disdikbud Kutai Timur Mulyono Ingatkan Panitia PPDB Untuk Hindari Pungutan Liar Dalam Penerimaan Siswa Baru - Sangattaku

Kepala Disdikbud Kutai Timur Mulyono Ingatkan Panitia PPDB untuk Hindari Pungutan Liar dalam Penerimaan Siswa Baru

Minggu, 25 Juni 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Baner Kominfo

SANGATTAKU () telah mengingatkan panitia penyelenggara penerimaan peserta didik baru (PPDB) di wilayah tersebut agar tidak melakukan pungutan liar (Pungli) selama proses penerimaan siswa.

Kepala , . (bl/)

Kepala Disdikbud Kutim, Mulyono, menegaskan bahwa semua sekolah, termasuk kepala sekolah, komite, dan tim penerimaan siswa baru, harus menghindari kegiatan yang berpotensi menimbulkan pungli atau gratifikasi.

PPDB untuk tahun ajaran 2023/2024 bagi siswa di berbagai jenjang pendidikan akan segera dimulai. Mulyono menjelaskan bahwa ada empat jalur yang akan dibuka, yaitu jalur Zonasi, Afirmasi, Perpindahan Tugas Orang Tua/Wali, dan jalur Prestasi.

Aturan terkait PPDB ini telah diatur dalam Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI Nomor 1 Tahun 2021, yang memberikan kewenangan kepada pemerintah daerah untuk mengatur PPDB sesuai dengan kondisi di daerah masing-masing.

Mulyono menjelaskan bahwa semua panduan terkait dengan keempat jalur PPDB tersebut telah disampaikan kepada panitia masing-masing sekolah. Ia juga menekankan bahwa tidak ada pungutan biaya yang diperbolehkan dalam pendaftaran siswa di sekolah negeri.

Adapun keempat jalur PPDB untuk siswa SD sampai SMA adalah sebagai berikut:

  1. Jalur Zonasi: Calon murid baru memilih jalur ini berdasarkan domisili yang tertera pada kartu keluarga yang telah diterbitkan minimal satu tahun sebelum tanggal pendaftaran PPDB. Jika tidak memiliki kartu keluarga, dapat digunakan surat keterangan domisili. Calon siswa hanya dapat memilih satu jalur pendaftaran PPDB dalam satu wilayah zonasi, namun mereka juga dapat mendaftar melalui jalur afirmasi atau jalur prestasi di luar wilayah zonasi jika memenuhi persyaratan.
  2. Jalur Afirmasi: Jalur ini ditujukan bagi calon peserta didik baru yang berasal dari keluarga tidak mampu dan penyandang disabilitas. Peserta dapat berdomisili di dalam atau di luar wilayah zonasi sekolah yang bersangkutan. Jika melebihi kuota yang ditetapkan, prioritas akan diberikan kepada peserta yang tinggal lebih dekat dengan sekolah. Peserta harus melampirkan bukti keikutsertaan dalam program penanganan keluarga tidak mampu dari pemerintah pusat atau daerah, serta surat pernyataan dari orang tua/wali yang bersedia diproses secara jika terbukti memalsukan bukti keikutsertaan dalam program tersebut.
  3. Jalur Perpindahan Tugas Orang Tua/Wali: Calon siswa dapat menggunakan jalur ini jika ada surat penugasan dari instansi/lembaga/kantor/perusahaan tempat orang tua/wali bekerja. Jika terdapat sisa kuota, sisa tersebut dapat dialokasikan untuk calon siswa di sekolah tempat orang tua/wali mengajar. Penentuan calon siswa dalam jalur perpindahan tugas orang tua/wali didasarkan pada jarak tempat tinggal yang terdekat dengan sekolah.
  4. Jalur Prestasi: Jalur ini akan dibuka jika terdapat sisa kuota dari tiga jalur sebelumnya. Calon siswa akan dinilai berdasarkan rapor dan bukti prestasi akademik maupun non-akademik. Rapor yang diserahkan harus mencakup lima semester terakhir, sedangkan bukti prestasi harus diterbitkan dalam rentang waktu minimal enam bulan dan maksimal tiga tahun sebelum tanggal pendaftaran PPDB. Pemalsuan bukti prestasi akan dikenai sanksi sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Baca Juga  Bupati Kutai Timur Sebut DBON Menjadi Acuan dalam Pengembangan Olahraga Berprestasi

Dengan penjelasan tersebut, Disdikbud Timur berharap agar seluruh panitia PPDB memahami panduan dan tidak melakukan pungutan yang melanggar aturan. Penerimaan peserta didik baru diharapkan dapat berjalan dengan transparan, adil, dan mengutamakan kepentingan pendidikan bagi seluruh calon siswa di Kutai Timur. (ADV01/ STAPER)

324Dibaca

Berita Terkait

Joni: Sosialisasi Beasiswa di Kutim Harus Capai Hingga Pelosok Desa
Hadiri Giat Mahasiswa Unmul, Mulyono Paparkan Program Unggulan Pendidikan di Kutai Timur
Lanjut ke Perguruan Tinggi Ternama, Pemkab Kutim Siapkan Beasiswa Penuh Untuk 50 Mahasiswa
Pisah Sambut Kabid PAUD dan PNF, Heri Purwanto Siap Lanjutkan Program yang Ada
Diskominfo Staper Kutim Gelar Sosialisasi TIK untuk SMA/SMK, Cegah Penyalahgunaan Teknologi
Akses Internet Masih Jadi Kendala, Agusriansyah Berharap Pendaftaran Beasiswa Kutai Timur Juga Dapat Dilakukan di Sekolah
Peralihan SKP Konversi ke Simphoni, Pranata Humas Diskominfo Staper Kutim Ikuti Bimtek di Bali
PWI Kaltim dan PLN Peduli Gelar UKW di Berau, Selain Harus Update, Wartawan Juga Perlu Upgrade

Berita Terkait

Selasa, 28 Mei 2024 - 20:20 WITA

Hadiri Giat Mahasiswa Unmul, Mulyono Paparkan Program Unggulan Pendidikan di Kutai Timur

Senin, 27 Mei 2024 - 19:19 WITA

Lanjut ke Perguruan Tinggi Ternama, Pemkab Kutim Siapkan Beasiswa Penuh Untuk 50 Mahasiswa

Kamis, 23 Mei 2024 - 08:43 WITA

Pisah Sambut Kabid PAUD dan PNF, Heri Purwanto Siap Lanjutkan Program yang Ada

Minggu, 19 Mei 2024 - 09:07 WITA

Diskominfo Staper Kutim Gelar Sosialisasi TIK untuk SMA/SMK, Cegah Penyalahgunaan Teknologi

Kamis, 16 Mei 2024 - 15:22 WITA

Akses Internet Masih Jadi Kendala, Agusriansyah Berharap Pendaftaran Beasiswa Kutai Timur Juga Dapat Dilakukan di Sekolah

Rabu, 8 Mei 2024 - 19:26 WITA

Peralihan SKP Konversi ke Simphoni, Pranata Humas Diskominfo Staper Kutim Ikuti Bimtek di Bali

Senin, 6 Mei 2024 - 15:18 WITA

PWI Kaltim dan PLN Peduli Gelar UKW di Berau, Selain Harus Update, Wartawan Juga Perlu Upgrade

Senin, 6 Mei 2024 - 15:01 WITA

Mulyono Tegaskan, Pemkab Kutai Timur Terus Upayakan Peningkatan Kualitas Pendidikan Merata

Berita Terbaru

Berita

Kyai Tega Cabuli 5 Santriwati dan 2 Pegawai

Rabu, 12 Jun 2024 - 16:57 WITA

Maaf, Klik Kanan Tidak Diperkenankan Pada Laman Ini
Maaf, Text Pada Laman Ini Tidak Dapat Diseleksi
Sorry this site is not allow cut.
Maaf, Tidak Diizinkan Mencopy Isi Laman Ini
Sorry this site is not allow paste.
Sorry this site is not allow to inspect element.
Sorry this site is not allow to view source.

Maaf, Anda tidak diizinkan untuk mengcopy teks atau artikel ini