Pemerintah Kabupaten Kutai Timur Wujudkan Visi Smart City Melalui Pembangunan Pusat Literasi Digital

Senin, 19 Juni 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Baner Kominfo

SANGATTAKU – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Pemkab Kutim) tengah fokus pada percepatan dan pemerataan pembangunan di berbagai sektor. Salah satu program yang menjadi prioritas adalah pembangunan pusat literasi digital.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Statistik, dan Persandian (Diskominfo Staper) Kutim, Ery Mulyadi. (*/ist)

Menurut Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Statistik, dan Persandian (Diskominfo Staper) Kutim, Ery Mulyadi, program ini sangat penting untuk segera dilaksanakan karena masih ada wilayah di beberapa kecamatan yang mengalami keterbatasan akses informasi.

“Program pembangunan pusat literasi digital merupakan bagian dari implementasi pengembangan program smart city kami. Kami ingin memastikan bahwa seluruh masyarakat memiliki kesempatan yang sama dalam mengakses informasi. Saat ini, ada beberapa kecamatan yang masih mengalami keterbatasan, dan kami berusaha mengatasi hal tersebut melalui pusat literasi digital,” jelas Ery.

Dalam acara Presentasi Pembangunan Pusat Literasi Digital di Ruang Rapat Diskominfo Staper Kutim, Ery menyampaikan apresiasi kepada PT Enam Kubuku Indonesia Kubuku yang telah menjadi mitra dalam memaksimalkan fasilitas yang mereka miliki. Ia juga mengungkapkan bahwa keberhasilan program ini tidak terlepas dari dukungan semua pihak, baik dari unsur pemerintah desa hingga tingkat kecamatan.

“Kami ingin melibatkan semua pihak dalam membangun literasi digital yang merata di Kabupaten Kutai Timur,” ujar Ery.

Direktur PT Enam Kubuku Indonesia, Arie Kustanto, mengungkapkan perusahaan mereka telah bergerak di bidang literasi dan perpustakaan digital sejak tahun 2016.

“Kami memiliki berbagai program dan pengalaman dalam menyediakan layanan informasi digital kepada masyarakat. Dalam konteks ini, kami senang dapat bermitra dengan Pemkab Kutim untuk membangun pusat literasi digital yang akan memudahkan masyarakat dalam mengakses informasi dan meningkatkan minat baca di Indonesia,” jelas Arie.

Baca Juga  Respon Disperindag Kutim terhadap Instruksi Presiden Perihal Distribusi LPG Subsidi

Arie juga menjelaskan konsep titik baca yang telah diterapkan di berbagai lembaga pendidikan.

“Titik baca dapat ditempatkan di fasilitas umum, seperti perpustakaan sekolah, desa, kabupaten, perguruan tinggi, dan wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal. Tujuan utamanya adalah untuk mendekatkan informasi kepada masyarakat dan pemustaka serta mendorong minat baca di seluruh Indonesia,” katanya kemudian.

Pemerintah daerah sangat mendukung upaya ini dan berkomitmen untuk terus memperluas akses literasi digital di Kabupaten Kutai Timur. Sinergi antara pihak swasta, seperti PT Enam Kubuku Indonesia, dengan pemerintah sangat penting dalam mencapai tujuan tersebut. Diharapkan, dengan adanya pusat literasi digital, pengetahuan dan minat baca masyarakat Kabupaten Kutai Timur akan semakin meningkat, sehingga dapat berdampak positif pada perkembangan daerah tersebut.

Program pembangunan pusat literasi digital merupakan langkah konkret pemerintah dalam menghadapi tantangan era digital yang semakin kompleks. Dengan memperkuat literasi digital, Kabupaten Kutai Timur berharap dapat menciptakan masyarakat yang cerdas dan terampil dalam memanfaatkan teknologi informasi untuk kemajuan daerah. (ADV01/ DISKOMINFO STAPER)

908Dibaca

Berita Terkait

Kejaksaan Negeri Kutai Timur Sukses Bangun Zona Integritas, KemenPANRB Anugerahkan WBK 2025
Instruksi Bupati Ardiansyah: Data BMKG Wajib Tampil di Seluruh Videotron Hingga Januari 2026
Jadi Ujung Tombak Peningkatan Layanan di Akar Rumput, Ardiansyah Sulaiman Jamin Motor Operasional Ketua RT Kutim Aman dari Efisiensi APBD
Inovasi ‘Cap Jempol Stop Stunting’ Jadi Kebanggaan Daerah, Ardiansyah Sulaiman Apresiasi Kepala DPPKB
Dukung Penurunan Stunting, Inovasi ‘Cap Jempol Stop Stunting’ Asal Kutim Diharapkan Jadi Pilot Project Nasional
Anggaran BKKD Kutim Naik Signifikan Jadi Rp250 Juta, Bupati Ardiansyah Bantah Tudingan Hambat Pembangunan
Tindak Lanjut Arahan Pusat, Kutai Timur Konsolidasikan Pengamanan dan Kesiapsiagaan Jelang Nataru
Ardiansyah Sulaiman Tegaskan, Pekerjaan Infrastruktur di Benua Baru Hanya Penambahan Kegiatan, Bukan Proyek Multiyears

Berita Terkait

Kamis, 18 Desember 2025 - 11:05 WITA

Kejaksaan Negeri Kutai Timur Sukses Bangun Zona Integritas, KemenPANRB Anugerahkan WBK 2025

Selasa, 2 Desember 2025 - 10:04 WITA

Instruksi Bupati Ardiansyah: Data BMKG Wajib Tampil di Seluruh Videotron Hingga Januari 2026

Selasa, 2 Desember 2025 - 09:26 WITA

Jadi Ujung Tombak Peningkatan Layanan di Akar Rumput, Ardiansyah Sulaiman Jamin Motor Operasional Ketua RT Kutim Aman dari Efisiensi APBD

Senin, 1 Desember 2025 - 19:59 WITA

Inovasi ‘Cap Jempol Stop Stunting’ Jadi Kebanggaan Daerah, Ardiansyah Sulaiman Apresiasi Kepala DPPKB

Senin, 1 Desember 2025 - 19:45 WITA

Dukung Penurunan Stunting, Inovasi ‘Cap Jempol Stop Stunting’ Asal Kutim Diharapkan Jadi Pilot Project Nasional

Berita Terbaru