Langkah Bersama untuk Pembangunan, TMMD ke-117 Resmi Dimulai

Rabu, 12 Juli 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SANGATTAKU – Desa Suka Maju, yang terletak di Kecamatan Kongbeng, Kabupaten Kutai Timur, tengah menggelar program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-117. Program ini dimulai dengan upacara pembukaan yang dilangsungkan pada Rabu, 12 Juli 2023, dan dipimpin oleh Bupati Kutai Timur, Ardiansyah Sulaiman. Turut hadir dalam acara tersebut adalah Wakil Bupati Kutai Timur, Kasmidi Bulang, Dandim 0909/Kutai Timur, Letkol Inf Adi Swastika, Danlanal Sangatta, Letkol Laut (P) Shodikin, Kapolres Kutai Timur, AKBP Ronni Bonic, Kajari Kutai Timur, Robin, Ketua DPRD Kutai Timur, Joni.

Bupati Kutai Timur, Ardiansyah Suliaman bersama Dandim 0909/Kutai Timur, Letkol Inf Adi Swastika. (*/ist)

Dalam sambutannya, Bupati Ardiansyah Sulaiman mengajak semua pihak untuk menjaga semangat kebersamaan dan kemanunggalan antara TNI dan masyarakat. Dia menggarisbawahi pentingnya mendukung, mendampingi, dan berpartisipasi aktif dalam pelaksanaan kegiatan selama TMMD.

“Mari kita jalin komunikasi dan interaksi yang baik dengan prajurit yang melaksanakan kegiatan TMMD di daerah kita,” ajak Bupati, menekankan pentingnya sinergi dalam mencapai tujuan bersama.

Bupati juga menyampaikan rasa terima kasih kepada TNI dan semua pihak yang terlibat dalam pelaksanaan TMMD ke-117 di Desa Suka Maju. Ia mengakui bahwa TMMD adalah wujud kerja sama antara TNI dan pemerintah daerah, yang bertujuan untuk mempercepat pembangunan di daerah pedesaan serta meningkatkan infrastruktur dan kesejahteraan masyarakat.

“TMMD merupakan keterpaduan antara TNI dengan pemerintah daerah, sebagai upaya percepatan pembangunan di daerah pedesaan serta sebagai langkah peningkatan infrastruktur dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ungkapnya dengan tegas.

Dalam konteks fisik TMMD ke-117 di Desa Suka Maju, Letkol Inf Adi Swastika, Dandim 0909/Kutai Timur, menjelaskan berbagai sasaran yang akan dikejar. Sasaran fisik melibatkan peningkatan jalan dengan pengerasan antara Desa Makmur Jaya dan Suka Maju.

Baca Juga  Pemkab Kutim Respon Positif Masukan Fraksi Persatuan Indonesia Raya Terkait RAPBD 2025

“Jalan yang biasa ditempuh sekitar 4-5 kilometer akan dipotong menjadi 2 kilometer,” ungkapnya.

Di samping itu, terdapat program rehabilitasi mushollah, perbaikan rumah yang layak huni sebanyak dua unit, serta pembuatan satu unit sumur bor.

Bupati Kutai Timur, Ardiansyah Sulaiman saat wawancara. (*/ist)

Selain aspek fisik, program ini juga mencakup pembangunan non-fisik. Dalam hal ini, Letkol Inf Adi Swastika menyebutkan berbagai penyuluhan yang akan dilakukan, meliputi isu Kamtibmas (Keamanan dan Ketertiban Masyarakat), bela negara, kesehatan reproduksi (KB), pertanian dan peternakan, pencegahan penyalahgunaan narkoba, penanganan stunting pada balita, posyandu, dan sosialisasi rekrutmen prajurit TNI Angkatan Darat.

Acara pembukaan TMMD ke-117 di Desa Suka Maju dihadiri oleh sejumlah tokoh dan perwakilan dari berbagai pihak, termasuk Perwakilan Pemerintah Daerah, perwira dari Kodim 0909/Kutai Timur, Camat Kongbeng, Jumran, serta berbagai tamu undangan lainnya.

TMMD ke-117 di Desa Suka Maju, Kecamatan Kongbeng, Kabupaten Kutai Timur, adalah contoh nyata kolaborasi antara TNI dan masyarakat dalam upaya meningkatkan kualitas hidup dan pembangunan desa. Melalui program ini, tidak hanya sasaran fisik seperti peningkatan infrastruktur yang dikejar, tetapi juga pembangunan non-fisik yang melibatkan pendekatan sosial, kesehatan, dan kesadaran masyarakat.

Dengan pelaksanaan TMMD, diharapkan Desa Suka Maju akan mampu melampaui batas-batas pembangunan yang ada sebelumnya. Sinergi antara TNI dan masyarakat menjadi pondasi yang kuat dalam mencapai tujuan bersama ini. Program TMMD tidak hanya sekadar merubah wajah fisik desa, tetapi juga membangun semangat kebersamaan, partisipasi aktif masyarakat, serta penguatan dalam berbagai aspek kehidupan desa. (ADV01/ DISKOMINFO STAPER)

1.0kDibaca

Berita Terkait

Polres Kutai Timur Catat Kamtibmas 2025 Kondusif, Kejahatan dan Kasus Narkotika Menurun
Kejaksaan Negeri Kutai Timur Sukses Bangun Zona Integritas, KemenPANRB Anugerahkan WBK 2025
Instruksi Bupati Ardiansyah: Data BMKG Wajib Tampil di Seluruh Videotron Hingga Januari 2026
Jadi Ujung Tombak Peningkatan Layanan di Akar Rumput, Ardiansyah Sulaiman Jamin Motor Operasional Ketua RT Kutim Aman dari Efisiensi APBD
Inovasi ‘Cap Jempol Stop Stunting’ Jadi Kebanggaan Daerah, Ardiansyah Sulaiman Apresiasi Kepala DPPKB
Dukung Penurunan Stunting, Inovasi ‘Cap Jempol Stop Stunting’ Asal Kutim Diharapkan Jadi Pilot Project Nasional
Anggaran BKKD Kutim Naik Signifikan Jadi Rp250 Juta, Bupati Ardiansyah Bantah Tudingan Hambat Pembangunan
Tindak Lanjut Arahan Pusat, Kutai Timur Konsolidasikan Pengamanan dan Kesiapsiagaan Jelang Nataru

Berita Terkait

Rabu, 31 Desember 2025 - 20:27 WITA

Polres Kutai Timur Catat Kamtibmas 2025 Kondusif, Kejahatan dan Kasus Narkotika Menurun

Kamis, 18 Desember 2025 - 11:05 WITA

Kejaksaan Negeri Kutai Timur Sukses Bangun Zona Integritas, KemenPANRB Anugerahkan WBK 2025

Selasa, 2 Desember 2025 - 10:04 WITA

Instruksi Bupati Ardiansyah: Data BMKG Wajib Tampil di Seluruh Videotron Hingga Januari 2026

Selasa, 2 Desember 2025 - 09:26 WITA

Jadi Ujung Tombak Peningkatan Layanan di Akar Rumput, Ardiansyah Sulaiman Jamin Motor Operasional Ketua RT Kutim Aman dari Efisiensi APBD

Senin, 1 Desember 2025 - 19:59 WITA

Inovasi ‘Cap Jempol Stop Stunting’ Jadi Kebanggaan Daerah, Ardiansyah Sulaiman Apresiasi Kepala DPPKB

Berita Terbaru