Menghubungkan Potensi Wilayah, Bersama Bupati Kutai Timur, Gubernur Kaltim Resmikan Ground Breaking Jembatan Sungai Nibung

Rabu, 2 Agustus 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SANGATTAKU – Kunjungan kerja Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim), Isran Noor, bersama Bupati Kutai Timur, Ardiansyah Sulaiman, ke Kabupaten Kutai Timur (Kutim) bukan hanya merupakan peresmian berbagai fasilitas pelayanan dan infrastruktur penting, tetapi juga menjadi momentum penting dalam membangun konektivitas dan kesejahteraan bagi masyarakat.

Dalam peresmian ini, beberapa proyek infrastruktur utama dicanangkan, seperti Kantor UPTD Pelayanan Pajak dan Retribusi Daerah (PPRD) Wilayah Kutai Timur (Kutim) dan Kantor Samsat Bersama Sangatta.

Gubernur Kalimantan Timur, Isran Noor saat menenakn bel tanda peresmian Ground breaking Jembatan Sungai Nibung. (*/ist)

Selain rangkaian peresmian fasilitas tersebut, momen penting lainnya adalah peluncuran ground breaking lanjutan pembangunan Jembatan Sungai Nibung. Proyek ini akan menghubungkan Desa Kadungan Jaya di Kecamatan Kaubun dengan Desa Pelawan di Kecamatan Sangkulirang. Acara ini turut dihadiri oleh para pejabat dari Pejabat Dinas PUPR Pera Kaltim, OPD di lingkungan Pemprov Kaltim dan Pemkab Kutim, serta perwakilan perusahaan tambang batu bara seperti Indexim dan Ganda Alam Makmur (GAM), pemerintahan kecamatan, hingga tingkat desa.

Gubernur Kaltim, Isran Noor, dengan tegas menunjukkan komitmen pemerintah dalam melanjutkan proyek ini. Lebih jauh, Isran menjelaskan dampak positif dari proyek tersebut.

“Jembatan ini telah dimulai sejak tahun 2014 di masa pemerintahan Bupati Awang Faroek Ishak. Alhamdulillah, di tahun 2023 ini kami bersiap untuk melanjutkannya,” ungkap Isran.

“Jembatan setinggi 150 meter ini akan secara signifikan mempersingkat jarak antara Desa Kadungan Jaya di Kecamatan Kaubun dengan Kecamatan Karangan. Hal ini akan memberikan manfaat berkelanjutan,” imbuhnya.

Dengan lebar 5 meter, panjang bentang utama 90 meter, dan jalan pendekat masing-masing 30 meter, jembatan ini diharapkan dapat mengurangi jarak perjalanan sepanjang 105 kilometer atau memangkas waktu tempuh hingga 3 jam.

Baca Juga  Kembali, 21.000 Butir Double L Berikut 4,41 gram Sabu Berhasil Diamankan Sat Resnarkoba Polres Kutim
Gubernur Kalimantan Timur, Isran Noor. (*/ist)

“Dengan jarak yang lebih singkat, diharapkan perekonomian wilayah ini akan semakin berkembang. Arus lalu lintas akan lebih lancar, termasuk transportasi ikan dari Biduk-biduk dan Talisayan yang kualitasnya juga akan lebih baik berkat waktu perjalanan yang lebih singkat,” terang Isran.

Isran Noor juga menegaskan bahwa ia dan Wakil Gubernur Hadi Mulyadi akan terus berkomitmen untuk meningkatkan kualitas infrastruktur jalan di Kalimantan Timur.

“Kami bertujuan untuk menciptakan jalan-jalan luar biasa di Kaltim. Jalan yang mulus adalah kebutuhan dasar masyarakat. Soal biaya, kita akan berupaya mendapatkan sumber pembiayaan yang tepat demi memiliki jalan yang berkualitas,” tambah Isran.

Sebelumnya, Kepala Dinas PUPR Pera Kaltim, Aji Muhammad Fitra Firnanda, menjelaskan bahwa tahun ini Pemprov Kaltim telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp 58,7 miliar untuk pembangunan Jembatan Sungai Nibung. Melalui proses tender, PT Arkindo Bahana berhasil memenangkan kontrak senilai Rp 57,9 miliar yang mencakup pemancangan pondasi dan pembangunan dua pilar utama.

Untuk tahun 2024, PUPR Pera Kaltim akan melanjutkan proyek ini dengan alokasi anggaran sebesar Rp 104 miliar. Pekerjaan tersebut mencakup struktur atas jembatan, pengadaan aksesoris jembatan, dan pembangunan jalan pendekat (girder) di Desa Kadungan Jaya dan Pelawan.

Dengan ketinggian freeboard (jarak antara permukaan air dan jembatan) sekitar 12 meter dan kedalaman tiang pancang sekitar 50 meter, proyek ini akan menjadi salah satu tonggak penting dalam memperkuat konektivitas dan pertumbuhan ekonomi di wilayah tersebut. (ADV01/ DISKOMINFO STAPER)

1.0kDibaca

Berita Terkait

Kejaksaan Negeri Kutai Timur Sukses Bangun Zona Integritas, KemenPANRB Anugerahkan WBK 2025
Instruksi Bupati Ardiansyah: Data BMKG Wajib Tampil di Seluruh Videotron Hingga Januari 2026
Jadi Ujung Tombak Peningkatan Layanan di Akar Rumput, Ardiansyah Sulaiman Jamin Motor Operasional Ketua RT Kutim Aman dari Efisiensi APBD
Inovasi ‘Cap Jempol Stop Stunting’ Jadi Kebanggaan Daerah, Ardiansyah Sulaiman Apresiasi Kepala DPPKB
Dukung Penurunan Stunting, Inovasi ‘Cap Jempol Stop Stunting’ Asal Kutim Diharapkan Jadi Pilot Project Nasional
Anggaran BKKD Kutim Naik Signifikan Jadi Rp250 Juta, Bupati Ardiansyah Bantah Tudingan Hambat Pembangunan
Tindak Lanjut Arahan Pusat, Kutai Timur Konsolidasikan Pengamanan dan Kesiapsiagaan Jelang Nataru
Ardiansyah Sulaiman Tegaskan, Pekerjaan Infrastruktur di Benua Baru Hanya Penambahan Kegiatan, Bukan Proyek Multiyears

Berita Terkait

Kamis, 18 Desember 2025 - 11:05 WITA

Kejaksaan Negeri Kutai Timur Sukses Bangun Zona Integritas, KemenPANRB Anugerahkan WBK 2025

Selasa, 2 Desember 2025 - 10:04 WITA

Instruksi Bupati Ardiansyah: Data BMKG Wajib Tampil di Seluruh Videotron Hingga Januari 2026

Selasa, 2 Desember 2025 - 09:26 WITA

Jadi Ujung Tombak Peningkatan Layanan di Akar Rumput, Ardiansyah Sulaiman Jamin Motor Operasional Ketua RT Kutim Aman dari Efisiensi APBD

Senin, 1 Desember 2025 - 19:59 WITA

Inovasi ‘Cap Jempol Stop Stunting’ Jadi Kebanggaan Daerah, Ardiansyah Sulaiman Apresiasi Kepala DPPKB

Senin, 1 Desember 2025 - 19:45 WITA

Dukung Penurunan Stunting, Inovasi ‘Cap Jempol Stop Stunting’ Asal Kutim Diharapkan Jadi Pilot Project Nasional

Berita Terbaru