Sampaikan Hasil Reses, Alfian Aswad Sebut Keluhan Masyarakat Kutai Timur Masih Terkait Infrastruktur

Jumat, 27 Oktober 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SANGATTAKU – Politisi senior dari Partai Demokrat, Alfian Aswad, baru-baru ini melaksanakan agenda reses di Daerah Pemilihan Empat (Dapil 4) yang mencakup 5 Kecamatan di Kutai Timur. Dalam pertemuan dengan sejumlah awak media, Alfian Aswad menyampaikan sejumlah aspirasi yang dikumpulkan dari masyarakat selama kunjungan reses tersebut.

Anggota Komisi B DPRD Kutai Timur, Alfian Aswad. (bollem/sgtu)

Dapil empat yang menjadi konstituennya meliputi Kecamatan Sangkulirang, Kaubun, Sandaran, Kaliorang, dan Karangan. Alfian Aswad menyoroti kondisi infrastruktur di daerah tersebut, khususnya perbaikan jalan penghubung antar desa dan kecamatan.

“Infrastruktur di dapil saya, terutama di Karangan, memerlukan perbaikan jalan secara menyeluruh. Sama halnya di Kecamatan Sandaran, warga dan tokoh masyarakat meminta perhatian lebih dari pemerintah daerah terkait infrastruktur,” ungkap Alfian Aswad.

Politisi tersebut juga mencatat bahwa di beberapa wilayah, masyarakat merasa terpinggirkan dan menginginkan pemerataan pembangunan. Permasalahan utama yang diungkapkan masyarakat termasuk kondisi jalan desa yang masih berupa tanah, serta permintaan untuk pembangunan turap pantai guna melindungi daerah pesisir yang tergerus setiap tahun.

Alfian Aswad menyadari bahwa pemerintah memiliki tanggung jawab untuk memberikan perhatian dan menyelesaikan permasalahan yang dihadapi masyarakat. Dalam konteks politik menjelang tahun 2024, ia menekankan bahwa masyarakat mengharapkan bukan hanya janji, melainkan realisasi pembangunan yang nyata.

“Anggaran tahun ini banyak, dan semoga daerah tertinggal mendapatkan perhatian penuh dari pemerintah. Ini menjadi pembuktian penting karena memasuki tahun politik, dan masyarakat tentu menginginkan pembangunan yang dapat dirasakan,” tutup Alfian Aswad. (AD01/Sek-DPRD)

959Dibaca

Berita Terkait

Kejaksaan Negeri Kutai Timur Sukses Bangun Zona Integritas, KemenPANRB Anugerahkan WBK 2025
Instruksi Bupati Ardiansyah: Data BMKG Wajib Tampil di Seluruh Videotron Hingga Januari 2026
Jadi Ujung Tombak Peningkatan Layanan di Akar Rumput, Ardiansyah Sulaiman Jamin Motor Operasional Ketua RT Kutim Aman dari Efisiensi APBD
Inovasi ‘Cap Jempol Stop Stunting’ Jadi Kebanggaan Daerah, Ardiansyah Sulaiman Apresiasi Kepala DPPKB
Dukung Penurunan Stunting, Inovasi ‘Cap Jempol Stop Stunting’ Asal Kutim Diharapkan Jadi Pilot Project Nasional
Anggaran BKKD Kutim Naik Signifikan Jadi Rp250 Juta, Bupati Ardiansyah Bantah Tudingan Hambat Pembangunan
Tindak Lanjut Arahan Pusat, Kutai Timur Konsolidasikan Pengamanan dan Kesiapsiagaan Jelang Nataru
Ardiansyah Sulaiman Tegaskan, Pekerjaan Infrastruktur di Benua Baru Hanya Penambahan Kegiatan, Bukan Proyek Multiyears

Berita Terkait

Kamis, 18 Desember 2025 - 11:05 WITA

Kejaksaan Negeri Kutai Timur Sukses Bangun Zona Integritas, KemenPANRB Anugerahkan WBK 2025

Selasa, 2 Desember 2025 - 10:04 WITA

Instruksi Bupati Ardiansyah: Data BMKG Wajib Tampil di Seluruh Videotron Hingga Januari 2026

Selasa, 2 Desember 2025 - 09:26 WITA

Jadi Ujung Tombak Peningkatan Layanan di Akar Rumput, Ardiansyah Sulaiman Jamin Motor Operasional Ketua RT Kutim Aman dari Efisiensi APBD

Senin, 1 Desember 2025 - 19:59 WITA

Inovasi ‘Cap Jempol Stop Stunting’ Jadi Kebanggaan Daerah, Ardiansyah Sulaiman Apresiasi Kepala DPPKB

Senin, 1 Desember 2025 - 19:45 WITA

Dukung Penurunan Stunting, Inovasi ‘Cap Jempol Stop Stunting’ Asal Kutim Diharapkan Jadi Pilot Project Nasional

Berita Terbaru