You dont have javascript enabled! Please enable it! Terkendala Regulasi HGU, Yosep Udau Akui Terus Berupaya Berdayakan Petani Sawit Busang - Sangattaku

Terkendala Regulasi HGU, Yosep Udau Akui Terus Berupaya Berdayakan Petani Sawit Busang

Rabu, 18 Oktober 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SANGATTAKU – Anggota (), , menyimpan harapan besar untuk memberikan kepada masyarakat, khususnya para petani di Kecamatan Busang. Namun, upayanya menemui jalan buntu yang tidak terduga, dan keinginannya untuk membantu petani sawit terpaksa harus ditunda.

Sejauh ini, Yosep Udau mengungkapkan bahwa kendala utama yang dihadapinya adalah terkait regulasi yang kompleks, yang membuatnya belum dapat memberikan bantuan kepada petani sawit di wilayahnya, termasuk dalam bentuk pupuk dan peralatan pertanian lainnya. Meskipun memiliki alokasi anggaran dari pokok-pokok pikiran (pokir) untuk menjawab aspirasi masyarakat, niat baiknya sebagai anggota dewan selalu bersinggungan dengan regulasi yang berlaku.

Anggota Komisi B Timur, Yosep Udau. (Yudhie/sgtu)

Yosep secara tegas menyebutkan bahwa sebagian besar kebun sawit masyarakat di Kecamatan Busang Kutim berada di bawah Hak Guna Usaha (HGU) . Kondisi ini membuat dana bantuan dan peralatan dari atau pemerintah tidak dapat mencakup wilayah tersebut.

“Kita tidak bisa memberikan bantuan karena masuk HGU perusahaan, bahkan di samping rumah warga itu HGU juga,” ungkap Yosep dengan nada kecewa.

Meski terkendala oleh aturan HGU ini, Yosep tetap menunjukkan komitmennya untuk memberikan kontribusi positif. Dia berfokus untuk memperbaiki dan memenuhi berbagai kebutuhan masyarakat, terutama dalam sektor pertanian.

“Meskipun ada hambatan HGU, itu bukan menjadi penghalang bagi kami untuk membantu masyarakat. Masih banyak hal yang perlu diperbaiki dan diperhatikan, baik dalam hal infrastruktur jalan, bangunan, maupun bidang lainnya,” tegas Yosep.

Yosep menegaskan bahwa beberapa bantuan pertanian masih dapat direalisasikan. Dia telah memberikan dukungan dalam bentuk pengerasan jalan, pembangunan rumah ibadah, dan aspek-aspek lain yang dianggap penting oleh masyarakat.

Baca Juga  Optimalisasi BLUD di Kutai Timur, Pemerintah Fokus pada Good and Clean Government dalam Pelayanan Kesehatan

Namun, Yosep juga menyadari bahwa solusi yang lebih besar dan komprehensif memerlukan keterlibatan perusahaan-perusahaan yang memiliki HGU atas lahan petani sawit. Dengan langkah berani, Yosep berencana untuk mengajukan pembahasan dan perundingan dengan pihak-pihak terkait, termasuk perusahaan-perusahaan tersebut, untuk mencari solusi yang menguntungkan semua pihak.

Yosep Udau berharap agar kepedulian terhadap petani sawit dan masyarakat Kecamatan Busang Kutim terus diperhatikan oleh semua pihak yang memiliki wewenang. Dalam perjuangannya melanjutkan bantuan bagi petani sawit, dia berharap dapat mengatasi kendala-kendala yang ada dan menciptakan langkah-langkah konkret untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat.

Dengan semangat yang teguh, Yosep Udau terus berjuang demi kepentingan masyarakat, memperjuangkan hak-hak petani sawit, dan berupaya mengatasi hambatan administratif yang menghalangi upaya kemanusiaan tersebut. (AD01/Sek-DPRD)

444Dibaca

Berita Terkait

Proyek MYC di Kutim Terkesan Mandek, Masyarakat Belum Merasakan Manfaat
Erfan Kurniawan Apresiasi Program Perlindungan BPJS Ketenagakerjaan Bagi Pekerja Rentan di Kutai Timur
Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat, Pemkab Kutim Luncurkan Program Perlindungan BPJS Ketenagakerjaan bagi Pekerja Rentan
Menuju Universal Coverage Jamsostek 2024, Roma Malau Sebut Perlindungan Sosial Adalah Hak Setiap Pekerja, Termasuk Pekerja Rentan
Tutup Gebyar Koperasi dan Expo 2024, Sudirman Latif Ajak Perkuat Branding dan Peningkatan Kualitas Produk UMKM
Pertama Kali Digelar di Kaltim, Transaksi UMKM di Gebyar Koperasi dan Expo 2024 Kutai Timur Capai 1,1 Miliar Rupiah
Progres Sudah Capai 44 Persen, Realisasi Dana Proyek Pelabuhan Kenyamukan Kutim Tahun Pertama Belum Optimal
Kutai Timur Seriusi Upaya Penurunan Stunting, Novel Apresiasi Keseriusan Pemkab

Berita Terkait

Kamis, 6 Juni 2024 - 19:51 WITA

Proyek MYC di Kutim Terkesan Mandek, Masyarakat Belum Merasakan Manfaat

Rabu, 22 Mei 2024 - 19:38 WITA

Erfan Kurniawan Apresiasi Program Perlindungan BPJS Ketenagakerjaan Bagi Pekerja Rentan di Kutai Timur

Rabu, 22 Mei 2024 - 18:48 WITA

Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat, Pemkab Kutim Luncurkan Program Perlindungan BPJS Ketenagakerjaan bagi Pekerja Rentan

Rabu, 22 Mei 2024 - 17:56 WITA

Menuju Universal Coverage Jamsostek 2024, Roma Malau Sebut Perlindungan Sosial Adalah Hak Setiap Pekerja, Termasuk Pekerja Rentan

Minggu, 12 Mei 2024 - 09:18 WITA

Tutup Gebyar Koperasi dan Expo 2024, Sudirman Latif Ajak Perkuat Branding dan Peningkatan Kualitas Produk UMKM

Minggu, 12 Mei 2024 - 09:16 WITA

Pertama Kali Digelar di Kaltim, Transaksi UMKM di Gebyar Koperasi dan Expo 2024 Kutai Timur Capai 1,1 Miliar Rupiah

Rabu, 1 Mei 2024 - 16:58 WITA

Progres Sudah Capai 44 Persen, Realisasi Dana Proyek Pelabuhan Kenyamukan Kutim Tahun Pertama Belum Optimal

Rabu, 1 Mei 2024 - 16:55 WITA

Kutai Timur Seriusi Upaya Penurunan Stunting, Novel Apresiasi Keseriusan Pemkab

Berita Terbaru

Berita

Kyai Tega Cabuli 5 Santriwati dan 2 Pegawai

Rabu, 12 Jun 2024 - 16:57 WITA

Maaf, Klik Kanan Tidak Diperkenankan Pada Laman Ini
Maaf, Text Pada Laman Ini Tidak Dapat Diseleksi
Sorry this site is not allow cut.
Maaf, Tidak Diizinkan Mencopy Isi Laman Ini
Sorry this site is not allow paste.
Sorry this site is not allow to inspect element.
Sorry this site is not allow to view source.

Maaf, Anda tidak diizinkan untuk mengcopy teks atau artikel ini