Upaya Pemenuhan Sarpras dan Standarisasi Akreditasi Sekolah, Disdikbud Siapkan Tim Khusus Kunjungi 802 Satuan Pendidikan di Kutim

Minggu, 22 Oktober 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SANGATTAKU – Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kutai Timur (Disdikbud Kutim), Mulyono, telah mengambil langkah-langkah strategis dalam mengembangkan pendidikan dan kebudayaan di wilayahnya. Setelah memegang jabatan selama 8 bulan, Mulyono memprioritaskan konsolidasi internal dan melakukan rapat dengan pejabat-pejabat di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kutai Timur.

Tujuannya adalah untuk memastikan bahwa program-program yang dijalankan sejalan dengan visi pemerintah, yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Kutai Timur, Mulyono. (*/ist)

“Visi tersebut telah diterjemahkan menjadi lima misi utama, dua di antaranya berfokus pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan,” jelas Mulyono.

Misi pertamanya adalah menciptakan masyarakat yang berakhlak mulia, berbudaya, dan bersatu, sementara misi kedua adalah memberikan pelayanan dasar yang adil dan proporsional kepada masyarakat. Dalam upaya mencapai tujuan ini, Mulyono telah mengembangkan tujuh program unggulan yang telah mencapai sejumlah kemajuan. Meskipun demikian, ada dua program yang memerlukan perhatian khusus: pemenuhan sarana dan prasarana pendidikan di seluruh kecamatan serta pencapaian standarisasi akreditasi bagi sekolah negeri dan swasta.

Untuk mengatasi kendala ini, Mulyono telah membentuk tim lapangan yang terdiri dari 32 anggota. Tim ini akan mengunjungi 802 satuan pendidikan di seluruh wilayah, mendengarkan keluhan, dan kemudian mencari solusinya. Data yang dikumpulkan akan digunakan untuk perencanaan lebih lanjut.

Mulyono juga menegaskan pentingnya data yang akurat dalam perencanaan yang efektif. Dengan semangat ini, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kutai Timur berkomitmen untuk terus meningkatkan mutu pendidikan dan pelayanan kebudayaan bagi masyarakat setempat.

Transformasi dalam pendidikan dan kebudayaan di Kutai Timur akan memberikan dampak positif bagi masyarakat dan menciptakan masa depan yang lebih cerah bagi generasi muda. (AD01/Diskominfo Staper)

Baca Juga  Terkendala Regulasi HGU, Yosep Udau Akui Terus Berupaya Berdayakan Petani Sawit Busang

849Dibaca

Berita Terkait

Kutai Timur Baru Catat Empat Warisan Budaya Takbenda, Pendataan Tradisi Lokal Jadi Tantangan
HUT ke-27 Kutai Timur, Ardiansyah Tegaskan Deklarasi Anti Narkoba Harus Berlanjut dengan Aksi Nyata
Pecahkan Rekor MURI, Polres Kutai Timur Gagas Deklarasi Anti Narkoba, Libatkan 61.000 Pelajar dan Warga
Buka Erau Adat Pelas Benua, Bupati Kutim Tekankan Pentingnya Jaga Identitas Budaya
Pemkab Kutai Timur Pastikan Program Layak Anak Berjalan Terus Meski Raperda Ditarik
Kondisi Udara Masih Fluktuatif, Bupati Kutai Timur Minta PJJ Dievaluasi
Bupati Ardiansyah Ajak Masyarakat Manfaatkan Pameran Buku Out of the Books
GPMB Kutai Timur Dilantik, Dorong Penguatan Budaya Minat Baca

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 08:45 WITA

Kutai Timur Baru Catat Empat Warisan Budaya Takbenda, Pendataan Tradisi Lokal Jadi Tantangan

Senin, 12 Oktober 2026 - 15:18 WITA

HUT ke-27 Kutai Timur, Ardiansyah Tegaskan Deklarasi Anti Narkoba Harus Berlanjut dengan Aksi Nyata

Senin, 12 Oktober 2026 - 13:57 WITA

Pecahkan Rekor MURI, Polres Kutai Timur Gagas Deklarasi Anti Narkoba, Libatkan 61.000 Pelajar dan Warga

Minggu, 11 Oktober 2026 - 20:21 WITA

Buka Erau Adat Pelas Benua, Bupati Kutim Tekankan Pentingnya Jaga Identitas Budaya

Selasa, 6 Oktober 2026 - 10:21 WITA

Pemkab Kutai Timur Pastikan Program Layak Anak Berjalan Terus Meski Raperda Ditarik

Berita Terbaru

Pendidikan & Sosial Kebudayaan

Kutai Timur Baru Catat Empat Warisan Budaya Takbenda, Pendataan Tradisi Lokal Jadi Tantangan

Rabu, 14 Okt 2026 - 08:45 WITA