Paripurna XI DPRD Kutim, Fraksi-fraksi Sampaikan Pandangan Umum Raperda APBD 2024

Kamis, 9 November 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SANGATTAKU – DPRD Kutai Timur (Kutim) kembali menggelar Rapat Paripurna ke 11 pada Kamis (09/11/2023) dengan agenda mendengarkan pandangan umum fraksi-fraksi tentang Rancangan Peraturan Daerah Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2024. Rapat yang dipimpin oleh Ketua DPRD, Joni, ini menjadi forum penting untuk menggali pandangan dan rekomendasi fraksi-fraksi terkait kebijakan pembangunan yang diusung oleh Pemerintah Kutai Timur.

Berikut garis besar pandangan Fraksi-fraksi DPRD Kutai Timur yang berhasil dirangkum oleh Sangattaku.com :

  • Fraksi PDI Perjuangan, melalui juru bicaranya Siang Geah, menyoroti tema pembangunan “Penguatan Struktur Ekonomi Guna Mendukung Perekonomian Daerah”. Fraksi ini menekankan pentingnya diversifikasi ekonomi, terutama dalam sektor pertanian, untuk mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

  • Fraksi Demokrat, yang diwakili oleh Abdi Firdaus, menyoroti daya dukung anggaran yang besar dan mendesak pemerintah untuk mempercepat pembangunan infrastruktur dasar, termasuk pendidikan dan kesehatan. Mereka juga menekankan pentingnya memaksimalkan potensi pariwisata sebagai sumber pendapatan.

  • Partai Persatuan Pembangunan, melalui Son Hatta, memberikan apresiasi terhadap penambahan pendapatan daerah, terutama melalui sektor pertambangan. Namun, mereka mengingatkan agar anggaran dimanfaatkan secara optimal sesuai dengan tema pembangunan.

  • Fraksi Nasdem, yang diwakili oleh Kajang Lahang, mengusulkan perhatian khusus pada sektor pendidikan, keadilan sosial, dan aksesibilitas ekonomi pedesaan. Mereka juga mencermati ketidaksetaraan investasi di berbagai kecamatan.

  • Fraksi Kebangkitan Indonesia Raya, melalui Sobirin Bagus, meminta program prioritas terkait penurunan stunting, pendidikan, dan evaluasi hasil pembangunan sebelumnya.

  • Fraksi Golkar, yang disampaikan oleh Adi Sutianto, menekankan akselerasi target program prioritas, termasuk penyelesaian pelabuhan Kenyamukan.

Rapat Paripurna ini menjadi wadah penting untuk menggali pandangan dan rekomendasi dari berbagai fraksi dalam merumuskan Raperda APBD 2024. Masing-masing fraksi memberikan sorotan dan saran yang dapat menjadi landasan bagi pemerintah daerah dalam merancang kebijakan pembangunan yang berdampak positif bagi masyarakat Kutai Timur. (AD01/Sek-DPRD)

770Dibaca

Berita Terkait

Kejaksaan Negeri Kutai Timur Sukses Bangun Zona Integritas, KemenPANRB Anugerahkan WBK 2025
Instruksi Bupati Ardiansyah: Data BMKG Wajib Tampil di Seluruh Videotron Hingga Januari 2026
Jadi Ujung Tombak Peningkatan Layanan di Akar Rumput, Ardiansyah Sulaiman Jamin Motor Operasional Ketua RT Kutim Aman dari Efisiensi APBD
Inovasi ‘Cap Jempol Stop Stunting’ Jadi Kebanggaan Daerah, Ardiansyah Sulaiman Apresiasi Kepala DPPKB
Dukung Penurunan Stunting, Inovasi ‘Cap Jempol Stop Stunting’ Asal Kutim Diharapkan Jadi Pilot Project Nasional
Anggaran BKKD Kutim Naik Signifikan Jadi Rp250 Juta, Bupati Ardiansyah Bantah Tudingan Hambat Pembangunan
Tindak Lanjut Arahan Pusat, Kutai Timur Konsolidasikan Pengamanan dan Kesiapsiagaan Jelang Nataru
Ardiansyah Sulaiman Tegaskan, Pekerjaan Infrastruktur di Benua Baru Hanya Penambahan Kegiatan, Bukan Proyek Multiyears

Berita Terkait

Kamis, 18 Desember 2025 - 11:05 WITA

Kejaksaan Negeri Kutai Timur Sukses Bangun Zona Integritas, KemenPANRB Anugerahkan WBK 2025

Selasa, 2 Desember 2025 - 10:04 WITA

Instruksi Bupati Ardiansyah: Data BMKG Wajib Tampil di Seluruh Videotron Hingga Januari 2026

Selasa, 2 Desember 2025 - 09:26 WITA

Jadi Ujung Tombak Peningkatan Layanan di Akar Rumput, Ardiansyah Sulaiman Jamin Motor Operasional Ketua RT Kutim Aman dari Efisiensi APBD

Senin, 1 Desember 2025 - 19:59 WITA

Inovasi ‘Cap Jempol Stop Stunting’ Jadi Kebanggaan Daerah, Ardiansyah Sulaiman Apresiasi Kepala DPPKB

Senin, 1 Desember 2025 - 19:45 WITA

Dukung Penurunan Stunting, Inovasi ‘Cap Jempol Stop Stunting’ Asal Kutim Diharapkan Jadi Pilot Project Nasional

Berita Terbaru