Pembangunan Infrastruktur Dasar di Kutai Timur Masih 50 Persen, DPRD Tekankan Percepatan

Kamis, 16 November 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SANGATTAKU – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) terus mengawal dan menyoroti program pembangunan infrastruktur di wilayahnya. Wakil Ketua II DPRD Kutim, Arfan, mengungkapkan harapannya agar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) dapat memprioritaskan pembangunan infrastruktur dasar setiap tahun anggaran.

Arfan menilai bahwa pembangunan infrastruktur dasar di Kabupaten Kutai Timur baru mencapai 50 persen. Meskipun anggaran sebelumnya terbatas, saat ini dengan nilai anggaran yang lebih besar, Dewan mendesak agar pembangunan infrastruktur dasar dipercepat.

Wakil Ketua II DPRD Kutai Timur, Arfan. (Yudhie/sgtu)

“Kalau itu 50 persen sudah tercapai, tapi belum merata ya, karena disesuaikan dengan kemampuan anggaran,” ujarnya.

Dengan optimisme terhadap besarnya nilai anggaran saat ini, Arfan berpendapat bahwa proses pembangunan di Kabupaten Kutai Timur secara bertahap dapat mencapai target yang diinginkan. Dewan meminta Pemkab untuk melakukan kajian mendalam terkait lokasi yang membutuhkan pembangunan infrastruktur, sehingga dapat dijadikan program prioritas.

“Sekarang kan anggaran sudah besar, saya yakin nanti bisa merata. Tapi harus sabar, tentu itu nanti akan secara bertahap. Pemkab akan memilah-milah dulu mana yang prioritas dan tidak,” tegasnya.

Arfan menambahkan bahwa terdapat sejumlah aspirasi dan usulan dari masyarakat terkait pembangunan infrastruktur, termasuk pembangunan jalan, perbaikan jalan, pembangunan jembatan, dan lain sebagainya. Dewan berharap agar Pemkab dapat menindaklanjuti aspirasi tersebut dengan serius.

“Dengan nilai anggaran yang lebih besar saat ini, kita berharap Pemkab dapat menjadikan pembangunan infrastruktur dasar sebagai prioritas utama. Dengan kajian yang baik, pembangunan ini dapat dilakukan secara merata di seluruh wilayah Kutai Timur,” tutup Arfan. (AD01/Sek-DPRD)

865Dibaca

Berita Terkait

Kejaksaan Negeri Kutai Timur Sukses Bangun Zona Integritas, KemenPANRB Anugerahkan WBK 2025
Instruksi Bupati Ardiansyah: Data BMKG Wajib Tampil di Seluruh Videotron Hingga Januari 2026
Jadi Ujung Tombak Peningkatan Layanan di Akar Rumput, Ardiansyah Sulaiman Jamin Motor Operasional Ketua RT Kutim Aman dari Efisiensi APBD
Inovasi ‘Cap Jempol Stop Stunting’ Jadi Kebanggaan Daerah, Ardiansyah Sulaiman Apresiasi Kepala DPPKB
Dukung Penurunan Stunting, Inovasi ‘Cap Jempol Stop Stunting’ Asal Kutim Diharapkan Jadi Pilot Project Nasional
Anggaran BKKD Kutim Naik Signifikan Jadi Rp250 Juta, Bupati Ardiansyah Bantah Tudingan Hambat Pembangunan
Tindak Lanjut Arahan Pusat, Kutai Timur Konsolidasikan Pengamanan dan Kesiapsiagaan Jelang Nataru
Ardiansyah Sulaiman Tegaskan, Pekerjaan Infrastruktur di Benua Baru Hanya Penambahan Kegiatan, Bukan Proyek Multiyears

Berita Terkait

Kamis, 18 Desember 2025 - 11:05 WITA

Kejaksaan Negeri Kutai Timur Sukses Bangun Zona Integritas, KemenPANRB Anugerahkan WBK 2025

Selasa, 2 Desember 2025 - 10:04 WITA

Instruksi Bupati Ardiansyah: Data BMKG Wajib Tampil di Seluruh Videotron Hingga Januari 2026

Selasa, 2 Desember 2025 - 09:26 WITA

Jadi Ujung Tombak Peningkatan Layanan di Akar Rumput, Ardiansyah Sulaiman Jamin Motor Operasional Ketua RT Kutim Aman dari Efisiensi APBD

Senin, 1 Desember 2025 - 19:59 WITA

Inovasi ‘Cap Jempol Stop Stunting’ Jadi Kebanggaan Daerah, Ardiansyah Sulaiman Apresiasi Kepala DPPKB

Senin, 1 Desember 2025 - 19:45 WITA

Dukung Penurunan Stunting, Inovasi ‘Cap Jempol Stop Stunting’ Asal Kutim Diharapkan Jadi Pilot Project Nasional

Berita Terbaru