Abdi Firdaus Dorong Pembangunan Alun-Alun dan Program Bedah Rumah

Minggu, 5 Mei 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SANGATTAKU – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kutai Timur, Abdi Firdaus, menegaskan komitmennya untuk terus memperjuangkan pembangunan alun-alun di setiap kecamatan, meskipun dirinya tidak terpilih kembali sebagai anggota legislatif untuk periode 2024-2029. Menurut Abdi, alun-alun bukan sekadar ruang terbuka publik, tetapi juga berfungsi sebagai pusat kegiatan sosial, ekonomi, dan wisata yang menjadi simbol identitas suatu daerah.

Abdi Firdaus menyampaikan bahwa ia telah mengusulkan program pembangunan alun-alun ini kepada Bupati Kutai Timur, Ardiansyah Sulaiman, yang kemudian mendapatkan apresiasi positif.

“Program ini sudah sempat saya sampaikan kepada pak Bupati, beliau mengapresiasi,” ujarnya.

Lebih lanjut, Abdi menjelaskan pentingnya keberadaan alun-alun dengan melihat perkembangan pesat Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di daerah-daerah seperti Bengalon, Sangatta Selatan, Teluk Pandan, dan Rantau Pulung. Ia berpendapat bahwa alun-alun dapat menjadi tempat strategis bagi para pelaku UMKM untuk menampilkan produk unggulan mereka, sekaligus mendukung perkembangan usaha kecil di daerah tersebut.

“Saya bayangkan dalam alun-alun itu para pelaku UMKM bisa menghadirkan produk unggulannya, selain itu saya juga akan menggandeng Dinas Koperasi dan UKM agar bisa mendampingi pelaku usaha kecil ini terus berkembang,” terangnya.

Selain fokus pada pembangunan alun-alun, Abdi Firdaus juga menyoroti program bedah rumah sebagai salah satu program unggulan yang akan diperjuangkannya. Ia menargetkan peningkatan kualitas 100 rumah per tahun untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang membutuhkan. Menurutnya, dengan anggaran yang cukup besar, masih banyak warga yang perlu perhatian khusus, terutama terkait kondisi tempat tinggal mereka.

“Karena saat ini anggaran kita lumayan besar, masih banyak masyarakat kita yang perlu diperhatikan, salah satunya terkait kondisi tempat tinggal mereka. Saya harap nantinya penerus saya bisa fokus ke sana,” pungkas Abdi Firdaus. (AD01/DPRD)

Berita Terkait

Kejaksaan Negeri Kutai Timur Sukses Bangun Zona Integritas, KemenPANRB Anugerahkan WBK 2025
Instruksi Bupati Ardiansyah: Data BMKG Wajib Tampil di Seluruh Videotron Hingga Januari 2026
Jadi Ujung Tombak Peningkatan Layanan di Akar Rumput, Ardiansyah Sulaiman Jamin Motor Operasional Ketua RT Kutim Aman dari Efisiensi APBD
Inovasi ‘Cap Jempol Stop Stunting’ Jadi Kebanggaan Daerah, Ardiansyah Sulaiman Apresiasi Kepala DPPKB
Dukung Penurunan Stunting, Inovasi ‘Cap Jempol Stop Stunting’ Asal Kutim Diharapkan Jadi Pilot Project Nasional
Anggaran BKKD Kutim Naik Signifikan Jadi Rp250 Juta, Bupati Ardiansyah Bantah Tudingan Hambat Pembangunan
Tindak Lanjut Arahan Pusat, Kutai Timur Konsolidasikan Pengamanan dan Kesiapsiagaan Jelang Nataru
Ardiansyah Sulaiman Tegaskan, Pekerjaan Infrastruktur di Benua Baru Hanya Penambahan Kegiatan, Bukan Proyek Multiyears

Berita Terkait

Kamis, 18 Desember 2025 - 11:05 WITA

Kejaksaan Negeri Kutai Timur Sukses Bangun Zona Integritas, KemenPANRB Anugerahkan WBK 2025

Selasa, 2 Desember 2025 - 10:04 WITA

Instruksi Bupati Ardiansyah: Data BMKG Wajib Tampil di Seluruh Videotron Hingga Januari 2026

Selasa, 2 Desember 2025 - 09:26 WITA

Jadi Ujung Tombak Peningkatan Layanan di Akar Rumput, Ardiansyah Sulaiman Jamin Motor Operasional Ketua RT Kutim Aman dari Efisiensi APBD

Senin, 1 Desember 2025 - 19:59 WITA

Inovasi ‘Cap Jempol Stop Stunting’ Jadi Kebanggaan Daerah, Ardiansyah Sulaiman Apresiasi Kepala DPPKB

Senin, 1 Desember 2025 - 19:45 WITA

Dukung Penurunan Stunting, Inovasi ‘Cap Jempol Stop Stunting’ Asal Kutim Diharapkan Jadi Pilot Project Nasional

Berita Terbaru