Dinas PUPR Kutim Targetkan Pembangunan Infrastruktur Drainase Selesai Tepat Waktu

Sabtu, 4 Mei 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SANGATTAKU – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Pemkab Kutim) tengah melaksanakan program peningkatan kualitas infrastruktur daerah melalui pengerjaan sejumlah proyek pembangunan sistem drainase. Proyek ini dikelola oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) yang mulai bergerak di lima lokasi berbeda, dengan target penyelesaian yang cepat menggunakan skema Multiyears Contract (MYC).

Bupati Kutai Timur Ardiansyah Sulaiman didampingi Kepala Bidang Sumber Daya Air (Kabid SDA) Dinas PUPR Ade Sudrajat saat melakukan tinjauan di salah satu titik proyek drainase. (*/ ist)

Kepala Bidang Sumber Daya Air (Kabid SDA) Dinas PUPR Kutim, Ade Sudrajat, menyampaikan bahwa progres dari proyek-proyek drainase telah menunjukkan perkembangan yang signifikan. “Kita ada lima program drainase yang diharapkan selesai tahun ini, antara lain di Drainase Dayung, Pranoto, Eris Pajang, Poros Kabo, dan Mardani,” tuturnya saat ditemui di kantornya.

Program MYC, yang dicanangkan untuk periode 2023 hingga 2024, berfungsi sebagai landasan bagi percepatan pembangunan infrastruktur drainase di wilayah ini. Saat ini, pengerjaan proyek sudah mencapai antara 40 hingga 50 persen. “Kami targetkan pengerjaan ini dapat selesai sebelum bulan November. Tendernya sudah dilakukan pada tahun 2023 lalu. Program ini berjangka dua tahun, yaitu dari 2023 hingga 2024,” tambah Ade.

Selain fokus pada proyek drainase, Ade juga mengungkapkan rencana untuk pelaksanaan proyek irigasi yang akan dimulai pada tahun 2024. Langkah ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah dalam memperbaiki sistem pengairan dan mendukung pertanian di Kutai Timur. “Untuk irigasi, saat ini belum ada yang berjalan, tetapi kami sudah mencanangkan program tersebut untuk tahun 2024. Kami berharap pelaksanaannya dapat berjalan lancar,” ungkapnya.

Dengan adanya berbagai proyek infrastruktur ini, Pemkab Kutim menunjukkan keseriusan dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik serta mendukung sektor pertanian. Pembangunan drainase yang baik diharapkan dapat meminimalkan risiko banjir dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Baca Juga  Ardiansyah Tandatangani MoU antara Pemkab Kutim dan STEI SEBI Terkait Pendidikan

Harapannya, upaya ini bukan hanya memberikan manfaat dalam jangka pendek, tetapi juga mendukung pembangunan berkelanjutan di Kabupaten Kutai Timur. Melalui perencanaan yang matang dan pelaksanaan yang disiplin, Pemkab Kutim berupaya mewujudkan infrastruktur yang lebih baik bagi warganya. (AD01/ Diskominfo Kutim)

578Dibaca

Berita Terkait

Kejaksaan Negeri Kutai Timur Sukses Bangun Zona Integritas, KemenPANRB Anugerahkan WBK 2025
Instruksi Bupati Ardiansyah: Data BMKG Wajib Tampil di Seluruh Videotron Hingga Januari 2026
Jadi Ujung Tombak Peningkatan Layanan di Akar Rumput, Ardiansyah Sulaiman Jamin Motor Operasional Ketua RT Kutim Aman dari Efisiensi APBD
Inovasi ‘Cap Jempol Stop Stunting’ Jadi Kebanggaan Daerah, Ardiansyah Sulaiman Apresiasi Kepala DPPKB
Dukung Penurunan Stunting, Inovasi ‘Cap Jempol Stop Stunting’ Asal Kutim Diharapkan Jadi Pilot Project Nasional
Anggaran BKKD Kutim Naik Signifikan Jadi Rp250 Juta, Bupati Ardiansyah Bantah Tudingan Hambat Pembangunan
Tindak Lanjut Arahan Pusat, Kutai Timur Konsolidasikan Pengamanan dan Kesiapsiagaan Jelang Nataru
Ardiansyah Sulaiman Tegaskan, Pekerjaan Infrastruktur di Benua Baru Hanya Penambahan Kegiatan, Bukan Proyek Multiyears

Berita Terkait

Kamis, 18 Desember 2025 - 11:05 WITA

Kejaksaan Negeri Kutai Timur Sukses Bangun Zona Integritas, KemenPANRB Anugerahkan WBK 2025

Selasa, 2 Desember 2025 - 10:04 WITA

Instruksi Bupati Ardiansyah: Data BMKG Wajib Tampil di Seluruh Videotron Hingga Januari 2026

Selasa, 2 Desember 2025 - 09:26 WITA

Jadi Ujung Tombak Peningkatan Layanan di Akar Rumput, Ardiansyah Sulaiman Jamin Motor Operasional Ketua RT Kutim Aman dari Efisiensi APBD

Senin, 1 Desember 2025 - 19:59 WITA

Inovasi ‘Cap Jempol Stop Stunting’ Jadi Kebanggaan Daerah, Ardiansyah Sulaiman Apresiasi Kepala DPPKB

Senin, 1 Desember 2025 - 19:45 WITA

Dukung Penurunan Stunting, Inovasi ‘Cap Jempol Stop Stunting’ Asal Kutim Diharapkan Jadi Pilot Project Nasional

Berita Terbaru