Meski Indeks SPBE Kutim 2023 Duduki Peringkat Kedua dari 10 Kabupaten/Kota, Ronny Bonar Akui Masih Banyak Perlu Dibenahi

Sabtu, 18 Mei 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SANGATTAKU – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Pemkab Kutim) berhasil meningkatkan indeks Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) tahun 2023 dengan nilai 3.20 dan menduduki posisi kedua dari 10 Kabupaten/Kota di Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) setelah Kota Balikpapan.

Untuk terus meningkatkan pelayanan SPBE, Pemkab Kutim menggelar Bimbingan Teknis Penyusunan Daftar Informasi Publik PPID Pelaksana Kabupaten Kutim, yang diikuti oleh seluruh perwakilan perangkat daerah (PD), 18 Kecamatan, dan 10 desa, pada Jumat (17/5/2024) di Grand Ballroom, Hotel Aston, Samarinda.

Kepala Dinas Kominfo dan Staper Kutai Timur, Ronny Bonar H Siburian. (dok. Diskominfo Kutim)

Kepala Diskominfo Stapern Kutim, Ronny Bonar H Siburian, mengatakan bahwa masih banyak hal yang perlu diperbaiki untuk meningkatkan kinerja pemerintah. “Kami masih perlu membaiki kondisi-kondisi yang ada, karena berpengaruh dengan penilaian SPBE. Kinerja pemerintah akan terlihat, sehingga juga akan berdampak pada pimpinan dalam hal ini Bupati dan Wakil Bupati,” ujarnya.

Ronny Bonar menyoroti beberapa kendala yang dihadapi, seperti jaringan internet yang masih terbatas di beberapa kecamatan dan desa, serta bandwidth yang masih rendah. “Selain itu, masih banyak perangkat daerah (PD) yang belum memiliki website, atau jika ada, menunya masih belum lengkap, terutama PPID,” katanya.

Ronny Bonar juga mengungkapkan bahwa masih ada dinas-dinas yang belum terbuka dengan data-datanya. “Maka dari itu, target kami adalah bagaimana mensinergikan data-data tersebut. Banyak data-data yang tidak disampaikan ke Kominfo, ini juga menyebabkan kita (Pemkab Kutim) mendapatkan teguran dari Ombusman, maka ini yang perlu kita perbaiki dan inti dari kegiatan ini,” ucapnya.

Untuk meningkatkan SDM, Ronny Bonar mengatakan bahwa setiap SKPD minimal harus memiliki satu Prahumas, satu Prakom, dan satu arsiparis. “Dan harus terkoordinir dengan PD terkait (Diskominfo Staper) seperti yang dilakukan oleh Provinsi. Sehingga itulah yang bertanggung jawab dengan tugas dan fungsi yang berkait dengan PPID,” terangnya.

Baca Juga  8 Eselon II Kutim Dilantik, Bupati Tegaskan Pentingnya Persiapan Tahun 2025

Ronny Bonar juga berencana menyampaikan ke Bagian Ortal dan BKPSDM untuk penambahan SDM termasuk arsiparis, karena arsip (PD) masih belum sempurna. “Dan ke depan, arsip tidak lagi dalam bentuk fisik, namun bentuk digital,” katanya. (AD01/ Diskominfo Kutim)

1.2kDibaca

Berita Terkait

Jelang Porwada IV Kaltim, Ronny Bonar Ingatkan Jurnalis Kutim Jaga Sportivitas dan Solidaritas
Pemkab Kutim Lepas 32 Wartawan Ikuti Porwada IV Kaltim 2026, Bidik Peningkatan Medali
Kutai Timur Perkuat Daya Saing Sawit Global Lewat Peluncuran Program SUSTAIN Kutim Tahap II dan Sertifikasi ISPO-RSPO
TRC Kutai Timur Catat 50 Penanganan Karhutla di Sangatta Selatan, Titik Terbesar Capai 20 Hektare
Bupati Kutai Timur Apresiasi Program Pemuda Kutim Hebat di Puncak HUT ke-27 Kutai Timur
Perputaran Ekonomi UMKM di Kutim Expo Tembus Rp4 Miliar, DPMPTSP Siapkan Penambahan Tenda
HUT ke-62 Golkar, Khairuddin Ingatkan Pentingnya Persatuan Antarkader
Mahyunadi Tekankan Akurasi Data dan Sinergi Lintas Sektor dalam Program Perlindungan Sosial Digital

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 14:34 WITA

Jelang Porwada IV Kaltim, Ronny Bonar Ingatkan Jurnalis Kutim Jaga Sportivitas dan Solidaritas

Senin, 2 November 2026 - 14:28 WITA

Pemkab Kutim Lepas 32 Wartawan Ikuti Porwada IV Kaltim 2026, Bidik Peningkatan Medali

Kamis, 29 Oktober 2026 - 16:54 WITA

Kutai Timur Perkuat Daya Saing Sawit Global Lewat Peluncuran Program SUSTAIN Kutim Tahap II dan Sertifikasi ISPO-RSPO

Minggu, 25 Oktober 2026 - 11:59 WITA

Bupati Kutai Timur Apresiasi Program Pemuda Kutim Hebat di Puncak HUT ke-27 Kutai Timur

Minggu, 25 Oktober 2026 - 08:59 WITA

Perputaran Ekonomi UMKM di Kutim Expo Tembus Rp4 Miliar, DPMPTSP Siapkan Penambahan Tenda

Berita Terbaru