Hadiri dan Dukung Penuh O2SN, Faizal Rachman Dorong Pengembangan Bakat Olahraga Anak Muda Kutim

Kamis, 13 Juni 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SANGATTAKU – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kutai Timur (Kutim), Faizal Rachman, memberikan apresiasi atas terselenggaranya Olimpiade Olahraga dan Siswa Nasional (O2SN) jenjang SMP se-Kabupaten Kutim yang berlangsung di GOR Kudungga, Kamis (13/6/2024). Menurutnya, acara ini adalah momentum penting dalam mengasah bakat para siswa di bidang olahraga.

Faizal menyebut, olimpiade seperti O2SN bukan hanya ajang kompetisi, tetapi juga sarana yang baik untuk meningkatkan kemampuan dan bakat para talenta muda di Kutim. Ia berharap kegiatan seperti ini terus menjadi agenda rutin guna memajukan prestasi olahraga di daerah.

oplus_0

“Kami mendukung penuh kegiatan O2SN agar terus dilaksanakan setiap tahun. Dengan begitu, talenta muda di bidang olahraga dapat berkembang dan semakin terasah,” kata Faizal.

Namun, ia menyoroti rendahnya partisipasi beberapa sekolah dalam ajang O2SN kali ini. Menurutnya, penting bagi setiap sekolah di Kutim untuk berperan aktif dalam pembinaan atlet muda, karena hal ini akan menentukan masa depan olahraga di daerah.

“Partisipasi sekolah sangat penting dalam menciptakan atlet muda berkualitas. Jika semua sekolah terlibat dalam pembinaan atlet, masa depan olahraga Kutim akan cerah,” tegasnya.

Selain itu, Faizal, yang juga menjabat sebagai Ketua Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kutim, mendorong adanya pembinaan dini terhadap atlet pencak silat lokal. Ia menilai Kutim memiliki potensi sumber daya manusia yang mampu bersaing dengan daerah lain. Oleh karena itu, Faizal kurang sepakat dengan praktik mendatangkan atlet dari luar daerah untuk berkompetisi di event provinsi atau nasional.

“Kami tidak perlu mendatangkan atlet dari luar. Kutim mampu menciptakan atlet asli yang tidak kalah kompetitif dengan daerah lain,” tambahnya.

Untuk memaksimalkan potensi atlet lokal, Faizal menerapkan pelatihan intensif melalui Training Center (TC). Program TC ini dilaksanakan dua minggu atau sebulan sekali sebelum pertandingan berlangsung. Selain meningkatkan kemampuan, TC juga berfungsi sebagai persiapan mental para atlet.

Baca Juga  Adbi Firdaus Dorong Pengembangan UMKM di Kutim

“Hasilnya, Kutim selalu diperhitungkan dalam kompetisi di tingkat provinsi,” tutup Faizal. (AD01/ DPRD)

649Dibaca

Berita Terkait

Kejaksaan Negeri Kutai Timur Sukses Bangun Zona Integritas, KemenPANRB Anugerahkan WBK 2025
Instruksi Bupati Ardiansyah: Data BMKG Wajib Tampil di Seluruh Videotron Hingga Januari 2026
Jadi Ujung Tombak Peningkatan Layanan di Akar Rumput, Ardiansyah Sulaiman Jamin Motor Operasional Ketua RT Kutim Aman dari Efisiensi APBD
Inovasi ‘Cap Jempol Stop Stunting’ Jadi Kebanggaan Daerah, Ardiansyah Sulaiman Apresiasi Kepala DPPKB
Dukung Penurunan Stunting, Inovasi ‘Cap Jempol Stop Stunting’ Asal Kutim Diharapkan Jadi Pilot Project Nasional
Anggaran BKKD Kutim Naik Signifikan Jadi Rp250 Juta, Bupati Ardiansyah Bantah Tudingan Hambat Pembangunan
Tindak Lanjut Arahan Pusat, Kutai Timur Konsolidasikan Pengamanan dan Kesiapsiagaan Jelang Nataru
Ardiansyah Sulaiman Tegaskan, Pekerjaan Infrastruktur di Benua Baru Hanya Penambahan Kegiatan, Bukan Proyek Multiyears

Berita Terkait

Kamis, 18 Desember 2025 - 11:05 WITA

Kejaksaan Negeri Kutai Timur Sukses Bangun Zona Integritas, KemenPANRB Anugerahkan WBK 2025

Selasa, 2 Desember 2025 - 10:04 WITA

Instruksi Bupati Ardiansyah: Data BMKG Wajib Tampil di Seluruh Videotron Hingga Januari 2026

Selasa, 2 Desember 2025 - 09:26 WITA

Jadi Ujung Tombak Peningkatan Layanan di Akar Rumput, Ardiansyah Sulaiman Jamin Motor Operasional Ketua RT Kutim Aman dari Efisiensi APBD

Senin, 1 Desember 2025 - 19:59 WITA

Inovasi ‘Cap Jempol Stop Stunting’ Jadi Kebanggaan Daerah, Ardiansyah Sulaiman Apresiasi Kepala DPPKB

Senin, 1 Desember 2025 - 19:45 WITA

Dukung Penurunan Stunting, Inovasi ‘Cap Jempol Stop Stunting’ Asal Kutim Diharapkan Jadi Pilot Project Nasional

Berita Terbaru