Ronny Bonar Soroti Dampak Sosial Media dan Pentingnya Pengelolaan Informasi Publik

Minggu, 7 Juli 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SANGATTAKU – Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian (Diskominfo Staper) Kutai Timur, Ronny Bonar H Siburian, menyoroti dampak signifikan kemajuan teknologi informasi terhadap kehidupan sosial masyarakat, khususnya terkait penggunaan media sosial yang kini menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari.

Susana rapat. (Dok. Diskominfo Staper)

Dalam sambutannya sebelum membuka pelatihan pemahaman tentang System Intelligence Media Analytics (IMA), Intelligence Socio Analytics (ISA), dan Strategi Komunikasi (SK) di Ruang Rapat Diskominfo Staper, Ronny Bonar mengungkapkan bahwa meskipun media sosial menawarkan banyak manfaat, namun juga membawa dampak negatif. “Adanya media sosial ini juga memberikan dampak negatif. Salah satunya, masih banyak kita temukan informasi atau konten yang belum menyesuaikan dengan kondisi dan budaya kita sebagai orang Timur, yang mengedepankan sopan santun dan sikap saling menghormati antar sesama,” ujarnya.

Ronny Bonar juga menekankan bahwa seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat akan informasi, pemerintah memiliki tanggung jawab besar untuk memastikan pelayanan publik yang berkualitas, terutama dalam mengelola informasi yang beredar agar tidak berkembang menjadi berita yang tidak dapat dipertanggungjawabkan. “Tugas kita di Diskominfo Staper adalah untuk mengelola informasi tersebut, dengan tujuan agar masyarakat kita memiliki pola pikir yang lebih matang dan positif,” tegas Kadiskominfo.

“Harapannya, masyarakat nantinya mampu menyajikan informasi yang memberikan dampak baik bagi semua,” jelasnya di hadapan Kepala Bidang IKP dan Kehumasan, Lisa Komentin, perwakilan PT Ikon Jawa Timur, serta undangan lainnya.

Selain itu, Ronny Bonar menegaskan bahwa salah satu tugas utama Diskominfo Staper adalah merangkum berbagai informasi yang berkembang di masyarakat, terutama yang berkaitan dengan program pembangunan yang sedang dijalankan oleh pemerintah daerah. Ia berharap, para peserta pelatihan dari Bidang IKP dan Kehumasan dapat mengikuti pelatihan dengan baik. “Saya harap rekan-rekan di Bidang IKP dan Kehumasan yang mengikuti training ini dapat menerapkan ilmu yang diberikan oleh narasumber, untuk mendukung pengelolaan manajemen krisis ini,” pungkasnya. (AD01/ Diskominfo Kutim)

Berita Terkait

Kejaksaan Negeri Kutai Timur Sukses Bangun Zona Integritas, KemenPANRB Anugerahkan WBK 2025
Instruksi Bupati Ardiansyah: Data BMKG Wajib Tampil di Seluruh Videotron Hingga Januari 2026
Jadi Ujung Tombak Peningkatan Layanan di Akar Rumput, Ardiansyah Sulaiman Jamin Motor Operasional Ketua RT Kutim Aman dari Efisiensi APBD
Inovasi ‘Cap Jempol Stop Stunting’ Jadi Kebanggaan Daerah, Ardiansyah Sulaiman Apresiasi Kepala DPPKB
Dukung Penurunan Stunting, Inovasi ‘Cap Jempol Stop Stunting’ Asal Kutim Diharapkan Jadi Pilot Project Nasional
Anggaran BKKD Kutim Naik Signifikan Jadi Rp250 Juta, Bupati Ardiansyah Bantah Tudingan Hambat Pembangunan
Tindak Lanjut Arahan Pusat, Kutai Timur Konsolidasikan Pengamanan dan Kesiapsiagaan Jelang Nataru
Ardiansyah Sulaiman Tegaskan, Pekerjaan Infrastruktur di Benua Baru Hanya Penambahan Kegiatan, Bukan Proyek Multiyears

Berita Terkait

Kamis, 18 Desember 2025 - 11:05 WITA

Kejaksaan Negeri Kutai Timur Sukses Bangun Zona Integritas, KemenPANRB Anugerahkan WBK 2025

Selasa, 2 Desember 2025 - 10:04 WITA

Instruksi Bupati Ardiansyah: Data BMKG Wajib Tampil di Seluruh Videotron Hingga Januari 2026

Selasa, 2 Desember 2025 - 09:26 WITA

Jadi Ujung Tombak Peningkatan Layanan di Akar Rumput, Ardiansyah Sulaiman Jamin Motor Operasional Ketua RT Kutim Aman dari Efisiensi APBD

Senin, 1 Desember 2025 - 19:59 WITA

Inovasi ‘Cap Jempol Stop Stunting’ Jadi Kebanggaan Daerah, Ardiansyah Sulaiman Apresiasi Kepala DPPKB

Senin, 1 Desember 2025 - 19:45 WITA

Dukung Penurunan Stunting, Inovasi ‘Cap Jempol Stop Stunting’ Asal Kutim Diharapkan Jadi Pilot Project Nasional

Berita Terbaru