Tinjau Asrama Mahasiswa di Makassar, Yan: Kondisi Tidak Layak Huni

Rabu, 31 Juli 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SANGATTAKU – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kutai Timur (Kutim), Yan Ipui, baru-baru ini melakukan kunjungan ke asrama mahasiswa di Makassar untuk meninjau kondisi fasilitas yang ada. Dalam kunjungannya, Yan menerima sejumlah keluhan dari penghuni mengenai kondisi asrama yang dinilai memprihatinkan.

“Kami mendengar langsung keluhan penghuni asrama. Banyak yang melaporkan masalah kebocoran, terutama di asrama putra yang kondisinya sangat buruk,” ujar Yan Ipui.

Yan menyebutkan bahwa pihaknya akan segera berkoordinasi dengan Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) untuk mencari solusi terbaik terkait masalah ini. Menurutnya, Kesra telah menerima laporan mengenai kondisi asrama dan sedang mencari alternatif, termasuk kemungkinan pembangunan asrama baru. Namun, untuk tahun ini, mereka masih harus menyewa asrama yang ada.

“Kami akan berdiskusi dengan pimpinan dan pemerintah mengenai kemungkinan membangun asrama baru. Tidak mungkin kita terus-menerus menyewa,” jelas Yan.

Sebagai wakil rakyat, Yan Ipui menekankan pentingnya menyerap aspirasi warga, terutama mahasiswa. Setelah pengecekan di lapangan, komisi DPRD telah mendapatkan hasil yang menunjukkan bahwa kondisi asrama putra sangat tidak layak huni, sedangkan untuk asrama putri, masalah utamanya adalah fasilitas yang kurang memadai.

“Laporan ini menunjukkan bahwa kondisi asrama putra memang tidak layak huni. Sedangkan untuk asrama putri, masalah utamanya adalah fasilitas yang kurang memadai,” terangnya.

Yan juga mengungkapkan bahwa beberapa inventaris di asrama, seperti tilam yang sudah berpuluh-puluh tahun digunakan, sudah seharusnya diganti dengan yang baru.

Ia menegaskan bahwa pihaknya akan terus berkoordinasi dengan Kesra untuk memastikan alokasi anggaran yang memadai guna memenuhi kebutuhan perbaikan fasilitas asrama.

“Melalui SPPD, kami akan mengawal anggaran agar kebutuhan ini dapat terpenuhi,” pungkas Yan.(AD01/DPRD)

Berita Terkait

Kejaksaan Negeri Kutai Timur Sukses Bangun Zona Integritas, KemenPANRB Anugerahkan WBK 2025
Instruksi Bupati Ardiansyah: Data BMKG Wajib Tampil di Seluruh Videotron Hingga Januari 2026
Jadi Ujung Tombak Peningkatan Layanan di Akar Rumput, Ardiansyah Sulaiman Jamin Motor Operasional Ketua RT Kutim Aman dari Efisiensi APBD
Inovasi ‘Cap Jempol Stop Stunting’ Jadi Kebanggaan Daerah, Ardiansyah Sulaiman Apresiasi Kepala DPPKB
Dukung Penurunan Stunting, Inovasi ‘Cap Jempol Stop Stunting’ Asal Kutim Diharapkan Jadi Pilot Project Nasional
Anggaran BKKD Kutim Naik Signifikan Jadi Rp250 Juta, Bupati Ardiansyah Bantah Tudingan Hambat Pembangunan
Tindak Lanjut Arahan Pusat, Kutai Timur Konsolidasikan Pengamanan dan Kesiapsiagaan Jelang Nataru
Ardiansyah Sulaiman Tegaskan, Pekerjaan Infrastruktur di Benua Baru Hanya Penambahan Kegiatan, Bukan Proyek Multiyears

Berita Terkait

Kamis, 18 Desember 2025 - 11:05 WITA

Kejaksaan Negeri Kutai Timur Sukses Bangun Zona Integritas, KemenPANRB Anugerahkan WBK 2025

Selasa, 2 Desember 2025 - 10:04 WITA

Instruksi Bupati Ardiansyah: Data BMKG Wajib Tampil di Seluruh Videotron Hingga Januari 2026

Selasa, 2 Desember 2025 - 09:26 WITA

Jadi Ujung Tombak Peningkatan Layanan di Akar Rumput, Ardiansyah Sulaiman Jamin Motor Operasional Ketua RT Kutim Aman dari Efisiensi APBD

Senin, 1 Desember 2025 - 19:59 WITA

Inovasi ‘Cap Jempol Stop Stunting’ Jadi Kebanggaan Daerah, Ardiansyah Sulaiman Apresiasi Kepala DPPKB

Senin, 1 Desember 2025 - 19:45 WITA

Dukung Penurunan Stunting, Inovasi ‘Cap Jempol Stop Stunting’ Asal Kutim Diharapkan Jadi Pilot Project Nasional

Berita Terbaru