Bahcok Riandi Dorong Pemekaran 8 Kecamatan, Optimis Terbentuk Kabupaten Kutai Utara

Sabtu, 23 November 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SANGATTAKU – Upaya pemekaran delapan kecamatan menjadi Kabupaten Kutai Utara (Kutara) terus diperjuangkan, meski menghadapi tantangan moratorium dari pemerintah pusat. Anggota DPRD Kutai Timur (Kutim), Bahcok Riandi, menegaskan komitmennya untuk mengawal aspirasi masyarakat ini melalui berbagai pendekatan strategis.

“Meski moratorium masih berlaku, kami tetap berupaya mendorong Kutara. Ini demi pemerataan pembangunan dan pelayanan masyarakat di delapan kecamatan,” ungkap politisi dari Partai Demokrat ini.

Anggota DPRD Kutai Timur (Kutim), Bahcok Riandi. (*/ ist)

Wilayah yang diusulkan untuk pemekaran Kutara meliputi delapan kecamatan strategis, yakni, Kecamatan Muara Wahau, Kecamatan Muara Bengkal, Kecamatan Muara Ancalong, Kecamatan Busang, Kecamatan Long Mesangat, Kecamatan Telen, Kecamatan Kombeng, dan Kecamatan Batu Ampar. Inisiatif ini didasari kebutuhan mendesak untuk mengoptimalkan pelayanan publik dan mempercepat pembangunan infrastruktur di wilayah-wilayah terpencil.

Meski kebijakan moratorium pemekaran daerah telah berlangsung sejak era kepemimpinan Presiden SBY (Susilo Bambang Yudhoyono) dan berlanjut hingga masa Presiden Jokowi (Joko Widodo), Bahcok Riandi tetap optimis dengan prospek pemekaran ini. “InsyaAllah, kami akan terus berusaha. Saya tidak ingin hanya berjanji, tapi bekerja keras agar masyarakat bisa merasakan hasilnya,” tegasnya.

Legislator ini menekankan bahwa perjuangan pemekaran akan terus dilakukan melalui lobi intensif dan sinergi dengan berbagai pemangku kepentingan. Harapannya, pemerintah pusat dapat mempertimbangkan urgensi pemekaran ini demi kesejahteraan masyarakat di wilayah yang diusulkan. (AD01/ DPRD)

1.1kDibaca

Berita Terkait

Kejaksaan Negeri Kutai Timur Sukses Bangun Zona Integritas, KemenPANRB Anugerahkan WBK 2025
Instruksi Bupati Ardiansyah: Data BMKG Wajib Tampil di Seluruh Videotron Hingga Januari 2026
Jadi Ujung Tombak Peningkatan Layanan di Akar Rumput, Ardiansyah Sulaiman Jamin Motor Operasional Ketua RT Kutim Aman dari Efisiensi APBD
Inovasi ‘Cap Jempol Stop Stunting’ Jadi Kebanggaan Daerah, Ardiansyah Sulaiman Apresiasi Kepala DPPKB
Dukung Penurunan Stunting, Inovasi ‘Cap Jempol Stop Stunting’ Asal Kutim Diharapkan Jadi Pilot Project Nasional
Anggaran BKKD Kutim Naik Signifikan Jadi Rp250 Juta, Bupati Ardiansyah Bantah Tudingan Hambat Pembangunan
Tindak Lanjut Arahan Pusat, Kutai Timur Konsolidasikan Pengamanan dan Kesiapsiagaan Jelang Nataru
Ardiansyah Sulaiman Tegaskan, Pekerjaan Infrastruktur di Benua Baru Hanya Penambahan Kegiatan, Bukan Proyek Multiyears

Berita Terkait

Kamis, 18 Desember 2025 - 11:05 WITA

Kejaksaan Negeri Kutai Timur Sukses Bangun Zona Integritas, KemenPANRB Anugerahkan WBK 2025

Selasa, 2 Desember 2025 - 10:04 WITA

Instruksi Bupati Ardiansyah: Data BMKG Wajib Tampil di Seluruh Videotron Hingga Januari 2026

Selasa, 2 Desember 2025 - 09:26 WITA

Jadi Ujung Tombak Peningkatan Layanan di Akar Rumput, Ardiansyah Sulaiman Jamin Motor Operasional Ketua RT Kutim Aman dari Efisiensi APBD

Senin, 1 Desember 2025 - 19:59 WITA

Inovasi ‘Cap Jempol Stop Stunting’ Jadi Kebanggaan Daerah, Ardiansyah Sulaiman Apresiasi Kepala DPPKB

Senin, 1 Desember 2025 - 19:45 WITA

Dukung Penurunan Stunting, Inovasi ‘Cap Jempol Stop Stunting’ Asal Kutim Diharapkan Jadi Pilot Project Nasional

Berita Terbaru