Disperindag Kutim Pastikan Ketersediaan dan Harga Bahan Pokok Tetap Stabil

Senin, 11 November 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SANGATTAKU – Menghadapi potensi lonjakan permintaan masyarakat terutama pada event-event tertentu seperti menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru), Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Kutai Timur terus melakukan pemantauan dan pengawasan secara rutin terhadap pergerakan harga bahan pokok dan penting (bapokting) di pasar, guna menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok.

Kepala Dinas Perindag Kutai Timur, Nora Ramadani didampingi Sekretaris Disperindag, Muhammad Reza Pahlevi, menyampaikan pengawasan harga pokok tidak hanya dilakukan saat menjelang hari-hari besar, namun sudah menjadi rutinitas setiap minggu dilaksanakan oleh Disperindag.

“Terkait bapokting, pergerakan harganya dan distribusi barang itu selalu kita awasi setiap minggu tapi biasanya ada perhatian lebih pada event-event besar seperti Nataru. Apabila ditemukan ada masalah dalam distribusi atau lonjakan harga, laporan langsung disampaikan ke provinsi dan sekretariat negara untuk segara ditangani,” terangnya pada awak media, Senin, 11 November 2024 di Kantin Perkantoran Disperindag.

Dalam ini Disperindag lebih fokus mengenai ketersediaan bapokting terjamin pada saat event penting tadi, menurut pengakuan Nora yang sudah enam bulan menjabat sebagai Kepala Dinas Perindag, sejauh ini di Kutai Timur untuk stabilitas harga masih bisa terkendalikan meskipun tantangan cuaca ekstrem sering menjadi faktor yang mempengaruhi distribusi barang.

Seiring dengan kebutuhan untuk mengawasi distribusi bahan pokok, Disperindag juga mengantisipasi terjadinya penimbunan barang yang bisa memicu kelangkaan barang, seperti halnya pernah terjadi pada minyak goreng.

“Itu sudah menjadi catatan penting dan kita sudah mengantisipasinya sejak akhir tahun ini sampai tahun berikutnya. Kita akan mulai menggalakkan kewajiban pelaku usaha untuk memiliki Tanda Daftar Gudang (TDG),” pungkas Nora.

TDG sendiri berfungsi sebagai bukti bahwa gudang telah didaftarkan untuk digunakan dalam kegiatan distribusi barang. Sehingga mempermudah untuk survei di mana letak gudangnya dan berapa stok ketersediaan bapokting.

Baca Juga  Ground Breaking Jembatan Sungai Nibung, Ardiansyah Sulaiman Fokus pada Aksesibilitas dan Pertumbuhan Kutai Timur

“Jadi lebih mudah mengundang dalam hal pengawasannya, karena mereka yang berkepentingan mendistribusikan barang gudangnya sudah terdaftar,” pungkasnya. (ADV/ Diskominfo Kutim)

1.4kDibaca

Berita Terkait

Jelang Porwada IV Kaltim, Ronny Bonar Ingatkan Jurnalis Kutim Jaga Sportivitas dan Solidaritas
Pemkab Kutim Lepas 32 Wartawan Ikuti Porwada IV Kaltim 2026, Bidik Peningkatan Medali
Kutai Timur Perkuat Daya Saing Sawit Global Lewat Peluncuran Program SUSTAIN Kutim Tahap II dan Sertifikasi ISPO-RSPO
Bupati Kutai Timur Pastikan Peluang Sekolah Spesialis untuk Dokter PNS dan PPPK Terbuka, Asal Sesuai Prosedur
Bupati Kutai Timur Dorong Pemerataan Layanan Dokter Spesialis hingga ke Kecamatan
TRC Kutai Timur Catat 50 Penanganan Karhutla di Sangatta Selatan, Titik Terbesar Capai 20 Hektare
Bupati Kutai Timur Apresiasi Program Pemuda Kutim Hebat di Puncak HUT ke-27 Kutai Timur
Expo Kutai Timur Raup Rp4,25 Miliar, Bupati Tekankan Investasi Harus Serap Tenaga Kerja Lokal

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 14:34 WITA

Jelang Porwada IV Kaltim, Ronny Bonar Ingatkan Jurnalis Kutim Jaga Sportivitas dan Solidaritas

Senin, 2 November 2026 - 14:28 WITA

Pemkab Kutim Lepas 32 Wartawan Ikuti Porwada IV Kaltim 2026, Bidik Peningkatan Medali

Kamis, 29 Oktober 2026 - 16:54 WITA

Kutai Timur Perkuat Daya Saing Sawit Global Lewat Peluncuran Program SUSTAIN Kutim Tahap II dan Sertifikasi ISPO-RSPO

Senin, 26 Oktober 2026 - 09:07 WITA

Bupati Kutai Timur Pastikan Peluang Sekolah Spesialis untuk Dokter PNS dan PPPK Terbuka, Asal Sesuai Prosedur

Senin, 26 Oktober 2026 - 08:11 WITA

Bupati Kutai Timur Dorong Pemerataan Layanan Dokter Spesialis hingga ke Kecamatan

Berita Terbaru