DPRD Kutai Timur Sepi Aktivitas, Ini Penjelasan Juliansyah

Rabu, 13 November 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SANGATTAKU – Dalam dua minggu terakhir, aktivitas di Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) terlihat menurun. Sekretaris Dewan DPRD Kutim, Juliansyah, menjelaskan penyebab ketenangan tersebut pada Rabu (13/11/2024).

Sekretaris Dewan DPRD Kutai Timur, Juliansyah. (bl/ sgtk)

Menurut Juliansyah, mayoritas anggota DPRD sedang menjalani masa reses dan terlibat aktif dalam kampanye Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kutim 2024. Kampanye ini dilakukan dengan menggunakan izin resmi yang telah diajukan ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kutim. “Beberapa anggota DPRD ikut serta dalam kampanye dengan surat izin yang telah kami ajukan ke KPU Kutim,” ujar Juliansyah saat ditemui di Kantor DPRD Kutim.

Selain kampanye, beberapa anggota dewan juga mengajukan cuti untuk fokus pada kegiatan kampanye Pilkada atau menghadiri rapat-rapat penting. Juliansyah menambahkan bahwa dua minggu yang lalu, kegiatan bimbingan teknis (bimtek) untuk Partai Demokrat telah selesai dilaksanakan.

Mengenai kegiatan lain seperti studi banding, Juliansyah menyampaikan bahwa hingga saat ini belum ada anggota DPRD yang mengajukan permohonan untuk kegiatan tersebut. Namun, beberapa anggota yang berada di Daerah Pemilihan (Dapil) tertentu telah melakukan kunjungan ke Kantor Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Provinsi Kalimantan Timur. “Beberapa anggota kami mengunjungi Kemenkumham untuk membahas panitia khusus yang dipimpin oleh Novel. Mereka membahas Raperda tentang HIV/AIDS,” jelasnya.

Terkait rencana studi banding ke Bekasi untuk membahas kasus berkaitan salah satu aplikasi media sosial, Juliansyah memastikan bahwa hingga saat ini belum ada anggota dewan yang terlibat dalam kegiatan tersebut. Sebagian besar anggota DPRD Kutim saat ini lebih fokus pada persiapan reses dan kampanye Pilkada untuk memastikan kesiapan maksimal dalam pemilihan mendatang.

Baca Juga  Hadiri Giat Mahasiswa Unmul, Mulyono Paparkan Program Unggulan Pendidikan di Kutai Timur

Dengan fokus utama pada reses dan kampanye Pilkada, DPRD Kutim berupaya memanfaatkan waktu dua minggu terakhir ini untuk memaksimalkan persiapan dalam menghadapi pemilihan kepala daerah. Juliansyah berharap bahwa semua anggota dapat menjalankan tugas dan tanggung jawabnya dengan baik demi keberhasilan Pilkada 2024 di Kabupaten Kutai Timur. (AD01/ DPRD)

657Dibaca

Berita Terkait

Kejaksaan Negeri Kutai Timur Sukses Bangun Zona Integritas, KemenPANRB Anugerahkan WBK 2025
Instruksi Bupati Ardiansyah: Data BMKG Wajib Tampil di Seluruh Videotron Hingga Januari 2026
Jadi Ujung Tombak Peningkatan Layanan di Akar Rumput, Ardiansyah Sulaiman Jamin Motor Operasional Ketua RT Kutim Aman dari Efisiensi APBD
Inovasi ‘Cap Jempol Stop Stunting’ Jadi Kebanggaan Daerah, Ardiansyah Sulaiman Apresiasi Kepala DPPKB
Dukung Penurunan Stunting, Inovasi ‘Cap Jempol Stop Stunting’ Asal Kutim Diharapkan Jadi Pilot Project Nasional
Anggaran BKKD Kutim Naik Signifikan Jadi Rp250 Juta, Bupati Ardiansyah Bantah Tudingan Hambat Pembangunan
Tindak Lanjut Arahan Pusat, Kutai Timur Konsolidasikan Pengamanan dan Kesiapsiagaan Jelang Nataru
Ardiansyah Sulaiman Tegaskan, Pekerjaan Infrastruktur di Benua Baru Hanya Penambahan Kegiatan, Bukan Proyek Multiyears

Berita Terkait

Kamis, 18 Desember 2025 - 11:05 WITA

Kejaksaan Negeri Kutai Timur Sukses Bangun Zona Integritas, KemenPANRB Anugerahkan WBK 2025

Selasa, 2 Desember 2025 - 10:04 WITA

Instruksi Bupati Ardiansyah: Data BMKG Wajib Tampil di Seluruh Videotron Hingga Januari 2026

Selasa, 2 Desember 2025 - 09:26 WITA

Jadi Ujung Tombak Peningkatan Layanan di Akar Rumput, Ardiansyah Sulaiman Jamin Motor Operasional Ketua RT Kutim Aman dari Efisiensi APBD

Senin, 1 Desember 2025 - 19:59 WITA

Inovasi ‘Cap Jempol Stop Stunting’ Jadi Kebanggaan Daerah, Ardiansyah Sulaiman Apresiasi Kepala DPPKB

Senin, 1 Desember 2025 - 19:45 WITA

Dukung Penurunan Stunting, Inovasi ‘Cap Jempol Stop Stunting’ Asal Kutim Diharapkan Jadi Pilot Project Nasional

Berita Terbaru