Evaluasi Capaian dan Identifikasi Hambatan Realisasi Program 2024, Pemkab Kutai Timur Gelar FGD

Selasa, 26 November 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SANGATTAKU – Upaya optimalisasi kinerja dan penyerapan anggaran terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Pemkab Kutim). Melalui Focus Group Discussion (FGD) yang digelar di Ruang Meranti Kantor Bupati, Selasa (26/11/2024), seluruh Kepala Perangkat Daerah (PD) berkumpul untuk mengidentifikasi berbagai permasalahan dalam pencapaian target program tahun 2024.

Asisten Ekonomi dan Pembangunan (Ekobang) Sekretariat Kabupaten Kutim, Zubair, yang membuka kegiatan tersebut menekankan pentingnya evaluasi kinerja berkelanjutan. “FGD ini sekaligus menjadi ajang evaluasi kinerja seluruh perangkat daerah. Sekaligus untuk mengetahui persoalan yang terjadi sehingga progress realisasi kita belum optimal,” jelasnya.

(Foto : */ist)

Dalam upaya mengoptimalkan penyerapan anggaran, Pemkab Kutim tidak hanya mengandalkan FGD dan Rapat Pengendalian Kegiatan Program (Radalok). Pihaknya juga melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke berbagai PD. “Dan Alhamdulillah dari 4 Perangkat Daerah yang kita pilih secara acak, progresnya sudah sangat baik mencapai 80 persen,” ungkap Zubair.

Kegiatan yang menghadirkan mitra dari Universitas Indonesia (UI) sebagai narasumber ini juga menjadi wadah bagi PD untuk proaktif menyampaikan kendala-kendala yang dihadapi. “Saya dan tim akan turun ke bawah, kalau memang bapak dan ibu mengalami kesulitan,” tambahnya.

Kepala Bagian Administrasi Pembangunan, Insan Bowo Asmoro, menjelaskan bahwa FGD ini merupakan tindak lanjut dari rapat antar pimpinan sebelumnya mengenai realisasi fisik dan keuangan yang belum mencapai target. “Harapannya dalam diskusi ini seluruh Perangkat Daerah memunculkan permasalahan-permasalahan yang menghambat di tahun 2024 ini, tidak kembali di tahun 2025 atau bisa kita minimalisir,” tegasnya. (AD01/ Diskominfo Kutim)

944Dibaca

Berita Terkait

Kejaksaan Negeri Kutai Timur Sukses Bangun Zona Integritas, KemenPANRB Anugerahkan WBK 2025
Instruksi Bupati Ardiansyah: Data BMKG Wajib Tampil di Seluruh Videotron Hingga Januari 2026
Jadi Ujung Tombak Peningkatan Layanan di Akar Rumput, Ardiansyah Sulaiman Jamin Motor Operasional Ketua RT Kutim Aman dari Efisiensi APBD
Inovasi ‘Cap Jempol Stop Stunting’ Jadi Kebanggaan Daerah, Ardiansyah Sulaiman Apresiasi Kepala DPPKB
Dukung Penurunan Stunting, Inovasi ‘Cap Jempol Stop Stunting’ Asal Kutim Diharapkan Jadi Pilot Project Nasional
Anggaran BKKD Kutim Naik Signifikan Jadi Rp250 Juta, Bupati Ardiansyah Bantah Tudingan Hambat Pembangunan
Tindak Lanjut Arahan Pusat, Kutai Timur Konsolidasikan Pengamanan dan Kesiapsiagaan Jelang Nataru
Ardiansyah Sulaiman Tegaskan, Pekerjaan Infrastruktur di Benua Baru Hanya Penambahan Kegiatan, Bukan Proyek Multiyears

Berita Terkait

Kamis, 18 Desember 2025 - 11:05 WITA

Kejaksaan Negeri Kutai Timur Sukses Bangun Zona Integritas, KemenPANRB Anugerahkan WBK 2025

Selasa, 2 Desember 2025 - 10:04 WITA

Instruksi Bupati Ardiansyah: Data BMKG Wajib Tampil di Seluruh Videotron Hingga Januari 2026

Selasa, 2 Desember 2025 - 09:26 WITA

Jadi Ujung Tombak Peningkatan Layanan di Akar Rumput, Ardiansyah Sulaiman Jamin Motor Operasional Ketua RT Kutim Aman dari Efisiensi APBD

Senin, 1 Desember 2025 - 19:59 WITA

Inovasi ‘Cap Jempol Stop Stunting’ Jadi Kebanggaan Daerah, Ardiansyah Sulaiman Apresiasi Kepala DPPKB

Senin, 1 Desember 2025 - 19:45 WITA

Dukung Penurunan Stunting, Inovasi ‘Cap Jempol Stop Stunting’ Asal Kutim Diharapkan Jadi Pilot Project Nasional

Berita Terbaru