Infrastruktur Masih Jadi Keluhan Utama Saat Reses, Aidil Fitri Siap Perjuangkan

Jumat, 22 November 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SANGATTAKU – Pembangunan infrastruktur di tiga kecamatan Dapil 4 Kutai Timur menjadi fokus utama Anggota DPRD Kutim, Aidil Fitri, menyusul berbagai keluhan masyarakat yang diterima selama kegiatan reses. Wilayah yang mencakup Kecamatan Telen, Wahau, dan Kombeng ini menghadapi tantangan serius terkait aksesibilitas, terutama di musim hujan.

Anggota DPRD Kutai Timur, Aidil Fitri. (*/ ist)

“Desa-desa di wilayah saya, terutama Desa Marah Aloq Telen, Desa Wana Sari di Kecamatan Wahau, dan Desa Marga Mulya di Kecamatan Kombeng, sangat membutuhkan pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan yang layak,” paparnya.

“Saat musim hujan, jalan menjadi berlumpur dan sulit dilewati. Ini sangat menghambat aktivitas masyarakat, baik dalam transportasi barang maupun akses ke pelayanan kesehatan dan pendidikan,” ungkapnya melanjutkan.

Permasalahan infrastruktur yang dihadapi warga tidak hanya terbatas pada jalan utama dan jembatan, tetapi juga mencakup gang-gang sempit di pemukiman yang membutuhkan perbaikan. Kondisi ini berdampak signifikan pada mobilitas warga, khususnya anak-anak sekolah dan masyarakat yang membutuhkan akses ke layanan publik.

“Saya akan membawa aspirasi ini ke dalam rapat-rapat DPRD dan berjuang agar pembangunan infrastruktur, terutama di bidang jalan, jembatan, dan gang, dapat segera direalisasikan. Infrastruktur yang baik sangat penting untuk menunjang perekonomian dan kesejahteraan masyarakat,” tegas Aidil.

Sebagai wakil rakyat, Aidil menekankan pentingnya pembangunan infrastruktur di daerah pedalaman untuk memudahkan akses masyarakat ke berbagai fasilitas vital seperti pasar, sekolah, dan rumah sakit. “Sebagai anggota DPRD, kami berjanji untuk terus memperjuangkan aspirasi masyarakat demi kesejahteraan bersama,” pungkasnya. (AD01/ DPRD)

1.1kDibaca

Berita Terkait

Kejaksaan Negeri Kutai Timur Sukses Bangun Zona Integritas, KemenPANRB Anugerahkan WBK 2025
Instruksi Bupati Ardiansyah: Data BMKG Wajib Tampil di Seluruh Videotron Hingga Januari 2026
Jadi Ujung Tombak Peningkatan Layanan di Akar Rumput, Ardiansyah Sulaiman Jamin Motor Operasional Ketua RT Kutim Aman dari Efisiensi APBD
Inovasi ‘Cap Jempol Stop Stunting’ Jadi Kebanggaan Daerah, Ardiansyah Sulaiman Apresiasi Kepala DPPKB
Dukung Penurunan Stunting, Inovasi ‘Cap Jempol Stop Stunting’ Asal Kutim Diharapkan Jadi Pilot Project Nasional
Anggaran BKKD Kutim Naik Signifikan Jadi Rp250 Juta, Bupati Ardiansyah Bantah Tudingan Hambat Pembangunan
Tindak Lanjut Arahan Pusat, Kutai Timur Konsolidasikan Pengamanan dan Kesiapsiagaan Jelang Nataru
Ardiansyah Sulaiman Tegaskan, Pekerjaan Infrastruktur di Benua Baru Hanya Penambahan Kegiatan, Bukan Proyek Multiyears

Berita Terkait

Kamis, 18 Desember 2025 - 11:05 WITA

Kejaksaan Negeri Kutai Timur Sukses Bangun Zona Integritas, KemenPANRB Anugerahkan WBK 2025

Selasa, 2 Desember 2025 - 10:04 WITA

Instruksi Bupati Ardiansyah: Data BMKG Wajib Tampil di Seluruh Videotron Hingga Januari 2026

Selasa, 2 Desember 2025 - 09:26 WITA

Jadi Ujung Tombak Peningkatan Layanan di Akar Rumput, Ardiansyah Sulaiman Jamin Motor Operasional Ketua RT Kutim Aman dari Efisiensi APBD

Senin, 1 Desember 2025 - 19:59 WITA

Inovasi ‘Cap Jempol Stop Stunting’ Jadi Kebanggaan Daerah, Ardiansyah Sulaiman Apresiasi Kepala DPPKB

Senin, 1 Desember 2025 - 19:45 WITA

Dukung Penurunan Stunting, Inovasi ‘Cap Jempol Stop Stunting’ Asal Kutim Diharapkan Jadi Pilot Project Nasional

Berita Terbaru