Ketua DPRD Kutai Timur Tekankan Pentingnya Implementasi Kode Etik

Senin, 4 November 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SANGATTAKU – Peningkatan integritas dan profesionalisme anggota DPRD Kutai Timur (Kutim) periode 2024-2029 menjadi fokus utama Ketua DPRD, Jimmi. Inisiatif ini diwujudkan melalui rencana pembahasan komprehensif mengenai kode etik yang tertuang dalam tata tertib DPRD.

Ketua DPRD Kutai Timur, Jimmi. (bl/ sgtk)

Sebagai langkah strategis dalam membangun fondasi kepemimpinan yang kuat, Jimmi menekankan pentingnya pemahaman mendalam tentang kode etik, terutama bagi anggota dewan yang baru bergabung. “Saya ingin semua anggota, terutama yang baru, memahami dan mengimplementasikan kode etik, yang harus dijaga dan tidak boleh dilanggar sebagai wakil rakyat,” jelasnya.

Politisi PKS ini menggarisbawahi bahwa kode etik bukan sekadar dokumen formal, melainkan pedoman fundamental dalam menjalankan amanah sebagai wakil rakyat. “Banyak poin penting yang harus dipelajari dan dipahami untuk bisa mengabdi pada rakyat. Maka dari itu, dewan harus paham benar perihal kode etik,” tegasnya.

Pembahasan yang direncanakan akan mencakup berbagai aspek penting, mulai dari norma moral, etika, hingga konsekuensi yang harus dihadapi jika terjadi pelanggaran. Hal ini dipandang krusial mengingat peran kode etik dalam menjaga martabat, kehormatan, citra, dan kredibilitas lembaga legislatif.

Lebih dari sekadar aturan tertulis, kode etik DPRD merupakan instrumen vital dalam memastikan optimal nya pelaksanaan tugas, wewenang, dan kewajiban anggota dewan kepada masyarakat, bangsa, dan negara. Jimmi meyakini bahwa pemahaman yang mendalam tentang kode etik akan berkontribusi signifikan terhadap peningkatan kinerja DPRD Kutim.

“Dengan pemahaman yang lebih baik tentang kode etik, saya yakin kinerja dewan akan semakin maksimal, sehingga amanah rakyat dapat dijalankan dengan penuh tanggung jawab,” tutup Jimmi, menegaskan komitmennya dalam memimpin DPRD Kutim menuju institusi yang lebih profesional dan berintegritas. (AD01/ DPRD)

Berita Terkait

Kejaksaan Negeri Kutai Timur Sukses Bangun Zona Integritas, KemenPANRB Anugerahkan WBK 2025
Instruksi Bupati Ardiansyah: Data BMKG Wajib Tampil di Seluruh Videotron Hingga Januari 2026
Jadi Ujung Tombak Peningkatan Layanan di Akar Rumput, Ardiansyah Sulaiman Jamin Motor Operasional Ketua RT Kutim Aman dari Efisiensi APBD
Inovasi ‘Cap Jempol Stop Stunting’ Jadi Kebanggaan Daerah, Ardiansyah Sulaiman Apresiasi Kepala DPPKB
Dukung Penurunan Stunting, Inovasi ‘Cap Jempol Stop Stunting’ Asal Kutim Diharapkan Jadi Pilot Project Nasional
Anggaran BKKD Kutim Naik Signifikan Jadi Rp250 Juta, Bupati Ardiansyah Bantah Tudingan Hambat Pembangunan
Tindak Lanjut Arahan Pusat, Kutai Timur Konsolidasikan Pengamanan dan Kesiapsiagaan Jelang Nataru
Ardiansyah Sulaiman Tegaskan, Pekerjaan Infrastruktur di Benua Baru Hanya Penambahan Kegiatan, Bukan Proyek Multiyears

Berita Terkait

Kamis, 18 Desember 2025 - 11:05 WITA

Kejaksaan Negeri Kutai Timur Sukses Bangun Zona Integritas, KemenPANRB Anugerahkan WBK 2025

Selasa, 2 Desember 2025 - 10:04 WITA

Instruksi Bupati Ardiansyah: Data BMKG Wajib Tampil di Seluruh Videotron Hingga Januari 2026

Selasa, 2 Desember 2025 - 09:26 WITA

Jadi Ujung Tombak Peningkatan Layanan di Akar Rumput, Ardiansyah Sulaiman Jamin Motor Operasional Ketua RT Kutim Aman dari Efisiensi APBD

Senin, 1 Desember 2025 - 19:59 WITA

Inovasi ‘Cap Jempol Stop Stunting’ Jadi Kebanggaan Daerah, Ardiansyah Sulaiman Apresiasi Kepala DPPKB

Senin, 1 Desember 2025 - 19:45 WITA

Dukung Penurunan Stunting, Inovasi ‘Cap Jempol Stop Stunting’ Asal Kutim Diharapkan Jadi Pilot Project Nasional

Berita Terbaru