Rizali Hadi Tegaskan Pengelolaan APBD Kutai Timur Berpedoman Ketat pada Regulasi

Selasa, 12 November 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SANGATTAKU – Transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) menjadi prioritas utama Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim). Komitmen ini ditegaskan melalui kepatuhan terhadap regulasi yang berlaku dalam setiap pengambilan keputusan terkait anggaran daerah.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kutim, Rizali Hadi, menekankan peran vital regulasi sebagai landasan operasional pengelolaan APBD. “Yah kalau dia masuk ke dalam batang tumbuh APBD tentu ada regulasi yang menjadi pedoman kita, tapi yang tahu pasti adalah Bapenda. Saya tidak berani menyebut angka, yang tahu Bapenda karena teknisnya di sana,” jelasnya.

Implementasi APBD di Kutim melibatkan koordinasi intensif antara eksekutif dan legislatif. “Yang jelas kita tidak bisa bekerja tanpa ada pedoman regulasi yang mengatur. Yang kedua, pasti kita bicarakan dengan DPRD sepanjang itu menjadi pokok pembahasan dan persetujuan DPRD, yah kita laksanakan,” ungkap Rizali.

Pemkab Kutim menunjukkan kesiapan penuh dalam menjalankan setiap regulasi yang ditetapkan. “Kita kalau memang sudah ada pedomannya juga ada regulasi yang mengatur tentang itu, yah kita siap saja,” tambah Rizali, menegaskan komitmen pemerintah daerah.

Dalam upaya memastikan penggunaan anggaran yang efektif, Pemkab Kutim juga mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam pengawasan. Keterlibatan publik dianggap penting untuk memastikan setiap keputusan anggaran sejalan dengan kepentingan masyarakat.

Melalui pendekatan kolaboratif antara pemerintah, DPRD, dan masyarakat, Pemkab Kutim berharap dapat mengoptimalkan pengelolaan APBD untuk kesejahteraan warga Kutai Timur. Kepatuhan terhadap regulasi dan transparansi menjadi kunci dalam mewujudkan tata kelola keuangan daerah yang baik.

(AD01/ Diskominfo Kutim)

889Dibaca

Berita Terkait

Kejaksaan Negeri Kutai Timur Sukses Bangun Zona Integritas, KemenPANRB Anugerahkan WBK 2025
Instruksi Bupati Ardiansyah: Data BMKG Wajib Tampil di Seluruh Videotron Hingga Januari 2026
Jadi Ujung Tombak Peningkatan Layanan di Akar Rumput, Ardiansyah Sulaiman Jamin Motor Operasional Ketua RT Kutim Aman dari Efisiensi APBD
Inovasi ‘Cap Jempol Stop Stunting’ Jadi Kebanggaan Daerah, Ardiansyah Sulaiman Apresiasi Kepala DPPKB
Dukung Penurunan Stunting, Inovasi ‘Cap Jempol Stop Stunting’ Asal Kutim Diharapkan Jadi Pilot Project Nasional
Anggaran BKKD Kutim Naik Signifikan Jadi Rp250 Juta, Bupati Ardiansyah Bantah Tudingan Hambat Pembangunan
Tindak Lanjut Arahan Pusat, Kutai Timur Konsolidasikan Pengamanan dan Kesiapsiagaan Jelang Nataru
Ardiansyah Sulaiman Tegaskan, Pekerjaan Infrastruktur di Benua Baru Hanya Penambahan Kegiatan, Bukan Proyek Multiyears

Berita Terkait

Kamis, 18 Desember 2025 - 11:05 WITA

Kejaksaan Negeri Kutai Timur Sukses Bangun Zona Integritas, KemenPANRB Anugerahkan WBK 2025

Selasa, 2 Desember 2025 - 10:04 WITA

Instruksi Bupati Ardiansyah: Data BMKG Wajib Tampil di Seluruh Videotron Hingga Januari 2026

Selasa, 2 Desember 2025 - 09:26 WITA

Jadi Ujung Tombak Peningkatan Layanan di Akar Rumput, Ardiansyah Sulaiman Jamin Motor Operasional Ketua RT Kutim Aman dari Efisiensi APBD

Senin, 1 Desember 2025 - 19:59 WITA

Inovasi ‘Cap Jempol Stop Stunting’ Jadi Kebanggaan Daerah, Ardiansyah Sulaiman Apresiasi Kepala DPPKB

Senin, 1 Desember 2025 - 19:45 WITA

Dukung Penurunan Stunting, Inovasi ‘Cap Jempol Stop Stunting’ Asal Kutim Diharapkan Jadi Pilot Project Nasional

Berita Terbaru