Tingkatkan Kualitas Informasi Publik, Perangkat Daerah Kutai Timur Dibekali Ilmu Jurnalistik

Selasa, 3 Desember 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SANGATTAKU – Era digital menuntut pengelolaan informasi yang profesional dan akurat. Merespons tantangan ini, Dinas Komunikasi Informatika, Statistik dan Persandian (Diskominfo Staper) Kutai Timur menggelar pelatihan jurnalistik bagi Perangkat Daerah (PD) di Teras Belas Cafe and Resto, Sangatta Selatan, Selasa (03/12/2024).

Kepala Diskominfo Staper Kutim, Ronny Bonar H Siburian, menekankan peran strategis jurnalistik dalam mendorong perubahan sosial masyarakat. “Kecepatan, ketepatan, serta keberimbangan dalam penyampaian informasi sangatlah penting, agar hal-hal yang disampaikan ke ranah publik tidak menjadi informasi hoaks yang sesat dan menyesatkan,” tegasnya di hadapan perwakilan Perangkat Daerah se-Kutim.

Pelatihan ini menjadi sangat krusial mengingat setiap Perangkat Daerah kini dituntut untuk dapat mempublikasikan informasi pembangunan melalui website dan media sosial. Ronny menambahkan bahwa praktik jurnalistik harus selalu berpedoman pada kode etik untuk menjamin profesionalitas dan akurasi informasi.

Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kaltim, Abdurahman Amin, yang hadir sebagai narasumber, menggarisbawahi urgensi pelatihan ini. “Perkembangan informasi semakin pesat sehingga penting bagi Perangkat Daerah untuk memoles citranya dengan pengelolaan informasi yang baik,” ujarnya.

Abdurahman mengidentifikasi tantangan utama dalam pengelolaan informasi di lingkungan pemerintahan. “Makanya masing-masing Perangkat daerah perlu mempersiapkan SDM nya sehingga setiap informasi yang dikeluarkan sesuai dengan standar jurnalistik,” jelasnya. Ia menambahkan bahwa masih banyak Perangkat Daerah yang belum optimal dalam mengelola informasi, padahal mereka adalah sumber utama data dan informasi.

Di era digital ini, media sosial telah menjadi bagian integral dari komunikasi publik. Pelatihan ini tidak hanya fokus pada teknik penulisan, tetapi juga membekali peserta dengan pemahaman komprehensif tentang pengelolaan informasi yang efektif dan bertanggung jawab.

Inisiatif ini merupakan langkah strategis Pemkab Kutim dalam membangun ekosistem informasi yang sehat dan profesional. Dengan meningkatnya kapasitas SDM di bidang jurnalistik, diharapkan kualitas informasi yang disampaikan ke publik akan semakin baik dan dapat dipertanggungjawabkan. (AD01/ Diskominfo Kutim)

Berita Terkait

Kejaksaan Negeri Kutai Timur Sukses Bangun Zona Integritas, KemenPANRB Anugerahkan WBK 2025
Instruksi Bupati Ardiansyah: Data BMKG Wajib Tampil di Seluruh Videotron Hingga Januari 2026
Jadi Ujung Tombak Peningkatan Layanan di Akar Rumput, Ardiansyah Sulaiman Jamin Motor Operasional Ketua RT Kutim Aman dari Efisiensi APBD
Inovasi ‘Cap Jempol Stop Stunting’ Jadi Kebanggaan Daerah, Ardiansyah Sulaiman Apresiasi Kepala DPPKB
Dukung Penurunan Stunting, Inovasi ‘Cap Jempol Stop Stunting’ Asal Kutim Diharapkan Jadi Pilot Project Nasional
Anggaran BKKD Kutim Naik Signifikan Jadi Rp250 Juta, Bupati Ardiansyah Bantah Tudingan Hambat Pembangunan
Tindak Lanjut Arahan Pusat, Kutai Timur Konsolidasikan Pengamanan dan Kesiapsiagaan Jelang Nataru
Ardiansyah Sulaiman Tegaskan, Pekerjaan Infrastruktur di Benua Baru Hanya Penambahan Kegiatan, Bukan Proyek Multiyears

Berita Terkait

Kamis, 18 Desember 2025 - 11:05 WITA

Kejaksaan Negeri Kutai Timur Sukses Bangun Zona Integritas, KemenPANRB Anugerahkan WBK 2025

Selasa, 2 Desember 2025 - 10:04 WITA

Instruksi Bupati Ardiansyah: Data BMKG Wajib Tampil di Seluruh Videotron Hingga Januari 2026

Selasa, 2 Desember 2025 - 09:26 WITA

Jadi Ujung Tombak Peningkatan Layanan di Akar Rumput, Ardiansyah Sulaiman Jamin Motor Operasional Ketua RT Kutim Aman dari Efisiensi APBD

Senin, 1 Desember 2025 - 19:59 WITA

Inovasi ‘Cap Jempol Stop Stunting’ Jadi Kebanggaan Daerah, Ardiansyah Sulaiman Apresiasi Kepala DPPKB

Senin, 1 Desember 2025 - 19:45 WITA

Dukung Penurunan Stunting, Inovasi ‘Cap Jempol Stop Stunting’ Asal Kutim Diharapkan Jadi Pilot Project Nasional

Berita Terbaru