Tanggapi Proyek Pembangunan Pelabuhan Kenyamukan, Jimmi DPRD: Evaluasi Skema Multi-Years Dibutuhkan

Selasa, 18 Februari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SANGATTAKU – Pembangunan Pelabuhan Kenyamukan di Kabupaten Kutai Timur masih menghadapi ketidakpastian akibat kendala anggaran yang belum terselesaikan. Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kutai Timur, Jimmi, mengungkapkan bahwa kelanjutan proyek ini masih dalam tahap pengusulan dan menunggu pembahasan lebih lanjut terkait pendanaan.

Ketua DPRD Kabupaten Kutai Timur, Jimmi (*/MMP)

Saat ini, sebagian pembangunan telah rampung, terutama yang didanai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), seperti fasilitas penerangan di area pelabuhan. Hal ini disampaikan Jimmi dalam wawancara pada Selasa, 18 Februari 2025, di Kantor DPRD Kutai Timur.

Namun, beberapa bagian proyek lainnya masih memerlukan penyelesaian, termasuk pembangunan kantor, instalasi air bersih, serta sarana pendukung lainnya yang menjadi tanggung jawab pemerintah daerah. Pendanaan untuk bagian ini direncanakan melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), tetapi jumlah anggaran yang dibutuhkan masih belum dapat dipastikan. Hal ini disebabkan oleh adanya pergeseran serta perubahan anggaran yang akan dibahas dalam APBD Perubahan pada Mei mendatang.

“Menurut pemerintah pusat, ini adalah asumsi kurang bayar. Tapi bagi kami di DPRD, ini adalah pemangkasan. Artinya, anggarannya hanya ditunda dan baru diberikan setelah mereka siap atau kapan pun mereka bersedia. Namun, menurut kami, ini adalah pemangkasan karena seharusnya anggaran itu dialokasikan sejak awal. Kenapa harus menunggu APBD Perubahan? Kalau bisa dianggarkan sejak awal, seharusnya dilakukan,” ujar Jimmi.

DPRD Kutai Timur meminta agar pemerintah daerah melibatkan mereka dalam pembahasan dengan Kementerian Keuangan untuk memastikan kelangsungan proyek ini.

Selain kendala anggaran, Jimmi juga menyoroti perlunya evaluasi apakah proyek ini akan kembali dimasukkan dalam skema multi-years atau tidak, mengingat skema tersebut sangat penting bagi proyek strategis yang bergantung pada kondisi cuaca.

Baca Juga  Fokuskan Pembibitan Atlit, KONI Kutai Timur Sasar Sekolah-Sekolah

Saat ini, sebagian besar proyek telah mendekati tahap akhir dengan sisa pekerjaan utama berupa penyelesaian instalasi air bersih, pembangunan perkantoran, serta proses perizinan uji standar. Jika proyek ini dapat segera diselesaikan, keberadaan Pelabuhan Kenyamukan diharapkan menjadi pusat ekonomi baru yang mempercepat distribusi barang dan menekan tingkat inflasi di daerah.

“Artinya, yang tadinya harganya mahal karena harus menggunakan transportasi dari sini ke Samarinda, nantinya itu sudah mulai berkurang. Saya kira inflasi tidak akan sebesar ini lagi,” pungkasnya. (*/MMP)

768Dibaca

Berita Terkait

Kejaksaan Negeri Kutai Timur Sukses Bangun Zona Integritas, KemenPANRB Anugerahkan WBK 2025
Instruksi Bupati Ardiansyah: Data BMKG Wajib Tampil di Seluruh Videotron Hingga Januari 2026
Jadi Ujung Tombak Peningkatan Layanan di Akar Rumput, Ardiansyah Sulaiman Jamin Motor Operasional Ketua RT Kutim Aman dari Efisiensi APBD
Inovasi ‘Cap Jempol Stop Stunting’ Jadi Kebanggaan Daerah, Ardiansyah Sulaiman Apresiasi Kepala DPPKB
Dukung Penurunan Stunting, Inovasi ‘Cap Jempol Stop Stunting’ Asal Kutim Diharapkan Jadi Pilot Project Nasional
Anggaran BKKD Kutim Naik Signifikan Jadi Rp250 Juta, Bupati Ardiansyah Bantah Tudingan Hambat Pembangunan
Tindak Lanjut Arahan Pusat, Kutai Timur Konsolidasikan Pengamanan dan Kesiapsiagaan Jelang Nataru
Ardiansyah Sulaiman Tegaskan, Pekerjaan Infrastruktur di Benua Baru Hanya Penambahan Kegiatan, Bukan Proyek Multiyears

Berita Terkait

Kamis, 18 Desember 2025 - 11:05 WITA

Kejaksaan Negeri Kutai Timur Sukses Bangun Zona Integritas, KemenPANRB Anugerahkan WBK 2025

Selasa, 2 Desember 2025 - 10:04 WITA

Instruksi Bupati Ardiansyah: Data BMKG Wajib Tampil di Seluruh Videotron Hingga Januari 2026

Selasa, 2 Desember 2025 - 09:26 WITA

Jadi Ujung Tombak Peningkatan Layanan di Akar Rumput, Ardiansyah Sulaiman Jamin Motor Operasional Ketua RT Kutim Aman dari Efisiensi APBD

Senin, 1 Desember 2025 - 19:59 WITA

Inovasi ‘Cap Jempol Stop Stunting’ Jadi Kebanggaan Daerah, Ardiansyah Sulaiman Apresiasi Kepala DPPKB

Senin, 1 Desember 2025 - 19:45 WITA

Dukung Penurunan Stunting, Inovasi ‘Cap Jempol Stop Stunting’ Asal Kutim Diharapkan Jadi Pilot Project Nasional

Berita Terbaru