Ketua DPRD Kutai Timur Tegaskan Pentingnya Kritik Konstruktif Dalam Mengawal Kebijakan Pemerintah

Selasa, 29 April 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SANGATTAKU, Jakarta – Ketua DPRD Kutai Timur, Jimmi bersama 1.582 Anggota Legistalif (Aleg) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) lain dari seluruh Indonesia, baik dari tingkat kabupaten, provinsi hingga DPR RI mengikuti Konsolidasi Nasional dan Bimbingan Teknis Nasional (Bimteknas), bertempat di Hotel Bidakara Jakarta, Senin 28 April 2025.

Ketua DPRD Kutai Timur, Jimmi. (*/ist)

Jimmi menuturkan, Konsolidasi Nasional dan Bimteknas ini selain bertujuan untuk meningkatkan kapasitads dan profesionalitas Aleg PKS dalam menjalankan fungsi legislasi, pengawasan dan juga anggaran, secara garis besar juga berfokus pada penguatan dukungan
kepada pemerintah pusat, tentunya didasarkan atas kepentingan rakyat.

Dikatakan Jimmi, segala kebijakan yang tidak memihak rakyat, tentunya tetap menjadi hal yang perlu dievaluasi sebelum ditetapkan melalui mekanisme yang diatur undang-undang.

“Jadi, kadang juga PKS lebih kritis terhadap hal (kebijakan) yang mengenai kepentingan publik, agar kebijakannya memberikan potensi yang terbaik buat rakyat,” papar Jimmi.

“Sifatnya kritikan yang konstruktiflah,” imbuhnya.

Sebelumnya, Presiden PKS, Ahmad Syaikhu dalam sambutannya menyampaikan, acara ini juga adalah ajang mempererat silaturahim antar Aleg, berbagi pengalaman, sekaligus meningkatkan kapasitas dalam pelayanan publik.

“Setiap kursi yang kita duduki, adalah amanah yang harus kita jawab dengan kerja keras, kerja ikhlas, dan kerja tuntas,” ucapnya.

Senada dengan Ahmad Syaikhu, Sekjen DPP PKS, Habib Aboe Bakar Alhabsyi juga menekankan penguatan peran Aleg PKS dalam melayani rakyat, berbasis prinsip-prinsip perjuangan PKS dan aspirasi masyarakat.

“Kita ingin mengokohkan kerja-kerja pelayanan dan pengabdian kepada rakyat secara lebih terarah dan berkesinambungan,” jelasnya. (/Yudhie Yuhdillah Alfurqoni Valentino)

785Dibaca

Berita Terkait

Kejaksaan Negeri Kutai Timur Sukses Bangun Zona Integritas, KemenPANRB Anugerahkan WBK 2025
Instruksi Bupati Ardiansyah: Data BMKG Wajib Tampil di Seluruh Videotron Hingga Januari 2026
Jadi Ujung Tombak Peningkatan Layanan di Akar Rumput, Ardiansyah Sulaiman Jamin Motor Operasional Ketua RT Kutim Aman dari Efisiensi APBD
Inovasi ‘Cap Jempol Stop Stunting’ Jadi Kebanggaan Daerah, Ardiansyah Sulaiman Apresiasi Kepala DPPKB
Dukung Penurunan Stunting, Inovasi ‘Cap Jempol Stop Stunting’ Asal Kutim Diharapkan Jadi Pilot Project Nasional
Anggaran BKKD Kutim Naik Signifikan Jadi Rp250 Juta, Bupati Ardiansyah Bantah Tudingan Hambat Pembangunan
Tindak Lanjut Arahan Pusat, Kutai Timur Konsolidasikan Pengamanan dan Kesiapsiagaan Jelang Nataru
Ardiansyah Sulaiman Tegaskan, Pekerjaan Infrastruktur di Benua Baru Hanya Penambahan Kegiatan, Bukan Proyek Multiyears

Berita Terkait

Kamis, 18 Desember 2025 - 11:05 WITA

Kejaksaan Negeri Kutai Timur Sukses Bangun Zona Integritas, KemenPANRB Anugerahkan WBK 2025

Selasa, 2 Desember 2025 - 10:04 WITA

Instruksi Bupati Ardiansyah: Data BMKG Wajib Tampil di Seluruh Videotron Hingga Januari 2026

Selasa, 2 Desember 2025 - 09:26 WITA

Jadi Ujung Tombak Peningkatan Layanan di Akar Rumput, Ardiansyah Sulaiman Jamin Motor Operasional Ketua RT Kutim Aman dari Efisiensi APBD

Senin, 1 Desember 2025 - 19:59 WITA

Inovasi ‘Cap Jempol Stop Stunting’ Jadi Kebanggaan Daerah, Ardiansyah Sulaiman Apresiasi Kepala DPPKB

Senin, 1 Desember 2025 - 19:45 WITA

Dukung Penurunan Stunting, Inovasi ‘Cap Jempol Stop Stunting’ Asal Kutim Diharapkan Jadi Pilot Project Nasional

Berita Terbaru