Kutai Timur Terima Bantuan Alat Pertanian Modern dari Pemerintah Pusat

Rabu, 7 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SANGATTAKU – Enam brigade pangan di Kabupaten Kutai Timur menerima bantuan alat pertanian modern dari pemerintah pusat. Bantuan ini merupakan bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan sekaligus mendukung program cetak sawah seluas 100.000 hektare yang menjadi target Pemerintah Kabupaten Kutai Timur dalam satu periode kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati terpilih.

Wakil Bupati Kutai Timur, H. Mahyunadi, S.E., M.Si., menjelaskan bahwa bantuan tersebut berhasil diperoleh berkat kerja keras Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Peternakan (DTPHP) Kutai Timur melalui pengajuan proposal ke Kementerian Pertanian.

“Awalnya kita tidak mendapat jatah. Namun karena DTPHP proaktif mengajukan proposal lengkap, alhamdulillah ada kabupaten lain yang tidak memenuhi syarat, sehingga Kutai Timur yang akhirnya ditetapkan sebagai penerima,” jelas Mahyunadi, Rabu, 7 Mei 2025.

Adapun enam brigade pangan penerima bantuan sebagai berikut;

1.  Brigade Pangan Maju Bersama – Kecamatan Kaliorang
2.  Brigade Pangan Bravo Sejahtera – Kecamatan Long Mesangat
3.  Brigade Pangan Maju Berkarya – Kecamatan Kaubun
4.  Brigade Pangan Bengalon – Kecamatan Bengalon
5.  Brigade Pangan Gumus Sejahtera – Kecamatan Kaubun
6.  Brigade Pangan Nemal Urip – Kecamatan Kombeng
Wakil Bupati Kutim, Mahyunadi saat menyerahkan bantuan rotavator kepada Brigade Pangan Bravo Sejahtera dari Kecamatan Long Mesangat (MMP)

Mahyunadi menegaskan bahwa bantuan yang diberikan sepenuhnya berasal dari anggaran pemerintah pusat dan tidak bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Kutai Timur. Penegasan ini menunjukkan bahwa dana tersebut merupakan bagian dari alokasi anggaran nasional yang dialokasikan untuk mendukung program dan kegiatan tertentu di wilayah Kutai Timur. Proses distribusi dan pelaksanaan bantuan ini berjalan transparan dan tepat sasaran, sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Hal ini juga menegaskan komitmen pemerintah pusat dalam mendukung perkembangan dan kesejahteraan masyarakat di Kutai Timur melalui anggaran nasional.

Baca Juga  Tingkatkan Sinergi, Kapolda Kaltim Sambangi Mako Lanal Sangatta

“Itulah pentingnya proposal. Kami ucapkan terima kasih kepada Kementerian Pertanian. Insyaallah bantuan ini akan kami maksimalkan dan kami tidak akan mengecewakan,” imbuhnya.

Dalam kesempatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Kutai Timur menegaskan komitmennya untuk mempercepat pencapaian swasembada pangan melalui berbagai langkah strategis dan program pembangunan berkelanjutan.

“Semakin banyak bantuan yang diterima, semakin semangat pula kami dalam meningkatkan ketahanan pangan di Kutai Timur,” tegasnya.

Terkait persoalan sedimentasi pada jalur irigasi tersier di wilayah Long Mesangat, Kongbeng dan Kaubun, Mahyunadi menyebutkan bahwa penanganannya telah dijadwalkan.

“Masalah utama adalah pendangkalan akibat lumpur. Tanggung jawab pengelolaan irigasi dibagi antara pemerintah pusat, provinsi dan kabupaten. Jalur tersier menjadi kewenangan kabupaten dan pada tanggal 14 nanti kami akan rapat dengan Dinas PU untuk segera menangani masalah ini,” pungkasnya. (MMP)

1.1kDibaca

Berita Terkait

Kejaksaan Negeri Kutai Timur Sukses Bangun Zona Integritas, KemenPANRB Anugerahkan WBK 2025
Instruksi Bupati Ardiansyah: Data BMKG Wajib Tampil di Seluruh Videotron Hingga Januari 2026
Jadi Ujung Tombak Peningkatan Layanan di Akar Rumput, Ardiansyah Sulaiman Jamin Motor Operasional Ketua RT Kutim Aman dari Efisiensi APBD
Inovasi ‘Cap Jempol Stop Stunting’ Jadi Kebanggaan Daerah, Ardiansyah Sulaiman Apresiasi Kepala DPPKB
Dukung Penurunan Stunting, Inovasi ‘Cap Jempol Stop Stunting’ Asal Kutim Diharapkan Jadi Pilot Project Nasional
Anggaran BKKD Kutim Naik Signifikan Jadi Rp250 Juta, Bupati Ardiansyah Bantah Tudingan Hambat Pembangunan
Tindak Lanjut Arahan Pusat, Kutai Timur Konsolidasikan Pengamanan dan Kesiapsiagaan Jelang Nataru
Ardiansyah Sulaiman Tegaskan, Pekerjaan Infrastruktur di Benua Baru Hanya Penambahan Kegiatan, Bukan Proyek Multiyears

Berita Terkait

Kamis, 18 Desember 2025 - 11:05 WITA

Kejaksaan Negeri Kutai Timur Sukses Bangun Zona Integritas, KemenPANRB Anugerahkan WBK 2025

Selasa, 2 Desember 2025 - 10:04 WITA

Instruksi Bupati Ardiansyah: Data BMKG Wajib Tampil di Seluruh Videotron Hingga Januari 2026

Selasa, 2 Desember 2025 - 09:26 WITA

Jadi Ujung Tombak Peningkatan Layanan di Akar Rumput, Ardiansyah Sulaiman Jamin Motor Operasional Ketua RT Kutim Aman dari Efisiensi APBD

Senin, 1 Desember 2025 - 19:59 WITA

Inovasi ‘Cap Jempol Stop Stunting’ Jadi Kebanggaan Daerah, Ardiansyah Sulaiman Apresiasi Kepala DPPKB

Senin, 1 Desember 2025 - 19:45 WITA

Dukung Penurunan Stunting, Inovasi ‘Cap Jempol Stop Stunting’ Asal Kutim Diharapkan Jadi Pilot Project Nasional

Berita Terbaru