Mahyunadi Tekankan Pentingnya Dampak Nyata dalam Penggunaan Dana Hibah 2025

Rabu, 21 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SANGATTAKU – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur menggelar kegiatan sosialisasi tata cara penyusunan laporan pertanggungjawaban dana hibah Tahun Anggaran 2025. Kegiatan ini dilaksanakan pada Rabu pagi, 21 Mei 2025, di Ruang Damar, Gedung Serba Guna, Kawasan Perkantoran Bukit Pelangi.

Sebagaimana diketahui, dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Kutai Timur yang dialokasikan untuk hibah harus dipertanggungjawabkan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Oleh karena itu, diperlukan kerja sama yang baik antara pihak pemberi dan penerima hibah.

Wakil Bupati Kutai Timur, Mahyunadi didampingi oleh Kabag Kesra Setkab Kutai Timur, Ahmad Nurcholis (MMP)

Wakil Bupati Kutai Timur, Mahyunadi, menjelaskan bahwa sosialisasi ini bertujuan untuk mendorong pelaporan penggunaan dana hibah yang lebih efektif dan efisien. Dengan tata kelola yang baik, pemerintah dapat terus memberikan bantuan secara konsisten kepada lembaga-lembaga yang memang membutuhkan setiap tahunnya.

“Di bidang pendidikan, kita menyalurkan hibah kepada lembaga-lembaga seperti STAI, STIPER dan lainnya. Harapannya, kualitas dan proses pendidikan di lembaga-lembaga tersebut dapat terus meningkat,” ujarnya.

Foto bersama usai kegiatan sosialisasi (MMP)

Di bidang olahraga, Mahyunadi berharap dana hibah dapat mendorong peningkatan prestasi, khususnya dalam menghadapi ajang Pra Pekan Olahraga Provinsi (Pra Porprov) 2025 dan selanjutnya menuju Porprov 2026. Ia juga menekankan pentingnya optimalisasi penggunaan dana hibah yang diberikan kepada organisasi kepemudaan sebagai bagian dari upaya membina generasi penerus bangsa.

“Jangan sampai setelah menerima hibah, para pemuda justru stagnan, tidak berkembang pola pikirnya, apalagi tidak menghasilkan kreasi-kreasi baru. Hibah ini harus mendorong lahirnya inovasi,” tegasnya.

Lebih lanjut, Mahyunadi menekankan bahwa setiap hibah yang diberikan harus memberikan dampak yang nyata. Ia berharap dana hibah Tahun Anggaran 2025 benar-benar sejalan dengan hasil dan manfaat yang dirasakan oleh para penerima maupun pelaksana program. (MMP)

Berita Terkait

Kejaksaan Negeri Kutai Timur Sukses Bangun Zona Integritas, KemenPANRB Anugerahkan WBK 2025
Instruksi Bupati Ardiansyah: Data BMKG Wajib Tampil di Seluruh Videotron Hingga Januari 2026
Jadi Ujung Tombak Peningkatan Layanan di Akar Rumput, Ardiansyah Sulaiman Jamin Motor Operasional Ketua RT Kutim Aman dari Efisiensi APBD
Inovasi ‘Cap Jempol Stop Stunting’ Jadi Kebanggaan Daerah, Ardiansyah Sulaiman Apresiasi Kepala DPPKB
Dukung Penurunan Stunting, Inovasi ‘Cap Jempol Stop Stunting’ Asal Kutim Diharapkan Jadi Pilot Project Nasional
Anggaran BKKD Kutim Naik Signifikan Jadi Rp250 Juta, Bupati Ardiansyah Bantah Tudingan Hambat Pembangunan
Tindak Lanjut Arahan Pusat, Kutai Timur Konsolidasikan Pengamanan dan Kesiapsiagaan Jelang Nataru
Ardiansyah Sulaiman Tegaskan, Pekerjaan Infrastruktur di Benua Baru Hanya Penambahan Kegiatan, Bukan Proyek Multiyears

Berita Terkait

Kamis, 18 Desember 2025 - 11:05 WITA

Kejaksaan Negeri Kutai Timur Sukses Bangun Zona Integritas, KemenPANRB Anugerahkan WBK 2025

Selasa, 2 Desember 2025 - 10:04 WITA

Instruksi Bupati Ardiansyah: Data BMKG Wajib Tampil di Seluruh Videotron Hingga Januari 2026

Selasa, 2 Desember 2025 - 09:26 WITA

Jadi Ujung Tombak Peningkatan Layanan di Akar Rumput, Ardiansyah Sulaiman Jamin Motor Operasional Ketua RT Kutim Aman dari Efisiensi APBD

Senin, 1 Desember 2025 - 19:59 WITA

Inovasi ‘Cap Jempol Stop Stunting’ Jadi Kebanggaan Daerah, Ardiansyah Sulaiman Apresiasi Kepala DPPKB

Senin, 1 Desember 2025 - 19:45 WITA

Dukung Penurunan Stunting, Inovasi ‘Cap Jempol Stop Stunting’ Asal Kutim Diharapkan Jadi Pilot Project Nasional

Berita Terbaru