
SANGATTAKU – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) menegaskan komitmen serius dalam mengembangkan potensi wisata olahraga melalui pelaksanaan Arung Jeram Open Tournament Dispora Cup H2H dan Slalom R4 Kutim 2025. Event yang digelar di Sungai Poros Sangatta–Rantau Pulung Km 20 tersebut dibuka langsung oleh Bupati Kutim, Ardiansyah Sulaiman, yang menyebut kompetisi ini memiliki nilai strategis jangka panjang.

Dalam sambutannya, Bupati Ardiansyah menekankan bahwa turnamen ini bukan sekadar ajang adu cepat atau mencari pemenang semata. Lebih dari itu, kegiatan ini merupakan manifestasi dari upaya pemerintah daerah untuk mempromosikan kekayaan alam Kutim, khususnya sungai yang memiliki karakteristik menantang untuk olahraga air.
“Event ini bukan hanya sekadar kompetisi, tapi juga wujud komitmen kita untuk mengembangkan potensi wisata olahraga di Kutim,” ujar Bupati Ardiansyah. Ia menambahkan bahwa potensi Sungai Poros selama ini belum tergarap maksimal sebagai pusat kegiatan olahraga air berskala regional maupun nasional.
Menurutnya, Sungai Poros memiliki keunggulan geografis yang ideal bagi cabang olahraga arung jeram (rafting). Kedalaman dan tingkat kesulitan arusnya memberikan tantangan yang dibutuhkan oleh atlet profesional, sekaligus menawarkan daya tarik bagi penggemar olahraga ekstrem.

“Sungai poros ini memiliki karakteristik yang unik dan menantang, sangat cocok untuk arung jeram. Kita ingin mengenalkan potensi ini kepada masyarakat luas,” tegasnya. Dengan pengenalan yang masif, diharapkan Sungai Poros Sangatta–Rantau Pulung dapat masuk dalam peta destinasi wisata olahraga di Kalimantan Timur.
Penyelenggaraan turnamen ini diharapkan menjadi pemicu bagi peningkatan fasilitas dan infrastruktur pendukung di sekitar lokasi. Langkah ini sejalan dengan visi Pemerintah Kutim untuk diversifikasi pendapatan daerah melalui sektor pariwisata yang berbasis pada potensi alam lokal. Pengembangan wisata olahraga seperti arung jeram dianggap mampu menarik wisatawan domestik dan mancanegara, serta memberikan citra positif bagi kabupaten tersebut.
Melalui event Dispora Cup 2025, Pemerintah Kutim tidak hanya mencari bibit atlet unggul tetapi juga menciptakan ruang rekreasi yang sehat bagi masyarakat. Partisipasi puluhan tim dari berbagai daerah di Kaltim menunjukkan bahwa Sungai Poros mulai mendapat pengakuan sebagai arena arung jeram yang kredibel. Komitmen ini menegaskan bahwa dukungan pemerintah terhadap kegiatan olahraga dan promosi pariwisata menjadi salah satu prioritas utama pembangunan daerah. (adv/Diskominfo Kutim)




















