Dewan Presidium Pengusaha Kutim Hebat Tegaskan Arah Gerak, Desak Pemerataan Peluang Usaha Lokal

Kamis, 20 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SANGATTAKU – Dewan Presidium Pengusaha Kutim Hebat menegaskan arah gerak organisasi dan sejumlah isu strategis terkait penguatan peran pengusaha lokal dalam konferensi pers di Sangatta, Kutai Timur. Hal ini disampaikan Ketua I Presidium, Angga Redi, pada kegiatan yang digelar di Hotel Kubis, Kamis (20/11/2025).

Ketua I Dewan Presidium Pengusaha Kutim Hebat, Angga Redi. (*/ist)

Angga menjelaskan bahwa presidium hadir sebagai wadah bagi pengusaha lokal untuk memperjuangkan ruang usaha yang adil, transparan dan berkelanjutan. Ia menilai pemerintah daerah, perusahaan swasta dan BUMD perlu memberi akses lebih luas kepada pelaku usaha lokal dalam berbagai proyek pembangunan.

“Ke depan, kolaborasi dengan pemerintah daerah, BUMD dan perusahaan swasta akan diperkuat untuk memastikan peluang usaha dibagikan secara profesional,” ujar Angga.

Angga menekankan pentingnya keberpihakan kebijakan pembangunan terhadap pelaku usaha lokal. Presidium, akan mendorong pemerintah untuk memberikan porsi lebih besar kepada pengusaha daerah, termasuk memastikan proses penunjukan pekerjaan berlangsung secara transparan.

Presidium juga menyoroti urgensi penguatan kemandirian ekonomi masyarakat melalui ekosistem usaha berbasis koperasi. Program pemberdayaan direncanakan difokuskan pada sektor perikanan, UMKM dan usaha produktif lainnya, termasuk perluasan akses pelatihan, permodalan dan pemasaran.

Untuk menghadapi tantangan ekonomi modern, presidium menyiapkan sejumlah pelatihan, seperti manajemen usaha, legalitas, pemasaran digital, hingga pengelolaan keuangan. Ia juga berencana menggandeng lembaga pemerintah dan swasta untuk menyediakan sertifikasi kompetensi serta membentuk forum komunikasi lintas sektor.

Angga menegaskan komitmen presidium menjaga integritas organisasi dengan menjalankan setiap kebijakan secara transparan, akuntabel dan independen dari kepentingan politik praktis.

Soroti Ketimpangan Paket Pekerjaan dan Dominasi Subkontraktor Luar Daerah

Dalam sesi tanya jawab, presidium mengungkap temuan terkait ketimpangan distribusi paket pekerjaan di salah satu dinas yang mencapai sekitar 5.000 paket, sementara pelaku usaha lokal yang tercatat aktif hanya berjumlah ratusan.

Baca Juga  Kejaksaan Negeri Kutai Timur Sukses Bangun Zona Integritas, KemenPANRB Anugerahkan WBK 2025

“Masih ada ribuan paket yang tidak jelas arahnya. Ini memunculkan pertanyaan besar dan menjadi perhatian kami,” ungkapnya.

Angga juga menyoroti dominasi subkontraktor dari luar daerah dalam perusahaan tambang dan perkebunan besar di Kutai Timur. Ia meminta perusahaan membuka peluang lebih besar bagi pengusaha lokal.

Ketuas II Dewan Presidium Pengusaha Kutim Hebat, Abdul Haris saat sesi tanya jawab dengan awak media. (*/ist)

Selain itu, presidium mendesak peningkatan kontribusi Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL/CSR) perusahaan. Menurut Angga, realisasi CSR belum sebanding dengan peningkatan volume produksi sejumlah perusahaan besar di Kutai Timur.

“Kami ingin TJSL dimaksimalkan untuk mendukung peningkatan PAD dan kesejahteraan masyarakat,” jelasnya.

Menutup konferensi pers, Angga mengajak pemerintah, perusahaan, organisasi masyarakat, pengusaha muda dan media untuk bersama-sama membangun ekosistem ekonomi daerah yang inovatif dan berdaya saing.

“Melalui presidium ini, kami ingin menjadi mitra strategis yang menghadirkan solusi nyata, sejalan dengan visi Maju Bersama, Sejahtera Bersama,” pungkasnya. (MMP)

746Dibaca

Berita Terkait

Kejaksaan Negeri Kutai Timur Sukses Bangun Zona Integritas, KemenPANRB Anugerahkan WBK 2025
Instruksi Bupati Ardiansyah: Data BMKG Wajib Tampil di Seluruh Videotron Hingga Januari 2026
Jadi Ujung Tombak Peningkatan Layanan di Akar Rumput, Ardiansyah Sulaiman Jamin Motor Operasional Ketua RT Kutim Aman dari Efisiensi APBD
Inovasi ‘Cap Jempol Stop Stunting’ Jadi Kebanggaan Daerah, Ardiansyah Sulaiman Apresiasi Kepala DPPKB
Dukung Penurunan Stunting, Inovasi ‘Cap Jempol Stop Stunting’ Asal Kutim Diharapkan Jadi Pilot Project Nasional
Anggaran BKKD Kutim Naik Signifikan Jadi Rp250 Juta, Bupati Ardiansyah Bantah Tudingan Hambat Pembangunan
Tindak Lanjut Arahan Pusat, Kutai Timur Konsolidasikan Pengamanan dan Kesiapsiagaan Jelang Nataru
Ardiansyah Sulaiman Tegaskan, Pekerjaan Infrastruktur di Benua Baru Hanya Penambahan Kegiatan, Bukan Proyek Multiyears

Berita Terkait

Kamis, 18 Desember 2025 - 11:05 WITA

Kejaksaan Negeri Kutai Timur Sukses Bangun Zona Integritas, KemenPANRB Anugerahkan WBK 2025

Selasa, 2 Desember 2025 - 10:04 WITA

Instruksi Bupati Ardiansyah: Data BMKG Wajib Tampil di Seluruh Videotron Hingga Januari 2026

Selasa, 2 Desember 2025 - 09:26 WITA

Jadi Ujung Tombak Peningkatan Layanan di Akar Rumput, Ardiansyah Sulaiman Jamin Motor Operasional Ketua RT Kutim Aman dari Efisiensi APBD

Senin, 1 Desember 2025 - 19:59 WITA

Inovasi ‘Cap Jempol Stop Stunting’ Jadi Kebanggaan Daerah, Ardiansyah Sulaiman Apresiasi Kepala DPPKB

Senin, 1 Desember 2025 - 19:45 WITA

Dukung Penurunan Stunting, Inovasi ‘Cap Jempol Stop Stunting’ Asal Kutim Diharapkan Jadi Pilot Project Nasional

Berita Terbaru