Futsal Bupati Cup Kutim 2025 Terapkan Format Open Tournament, Ini Alasannya

Minggu, 23 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SANGATTAKU – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur menilai kebijakan penggunaan format terbuka atau open tournament pada ajang Futsal Bupati Cup 2025 memberikan dampak positif signifikan terhadap peningkatan kualitas atlet lokal. Kebijakan yang memungkinkan klub peserta menurunkan pemain profesional dari luar daerah tersebut dipandang sebagai strategi pembinaan yang efektif.

Bupati Kutai Timur, Ardiansyah Sulaiman, dalam acara penutupan turnamen di GOR Kudungga Sangatta, Sabtu malam, 22 November 2025, menjelaskan bahwa format ini menjadi pembeda utama dibandingkan edisi sebelumnya. Menurutnya, interaksi langsung dengan pemain berlevel profesional adalah proses pembelajaran yang tak ternilai harganya bagi para atlet daerah.

Bupati Kutai Timur, Ardiansyah Sulaiman saat sambutan penutupan Open Tournament Futsal Bupati Cup Kutai Timur 2025. (ist*/sangattaku)

“Pelaksanaan tahun ini menggunakan format open tournament, yang memungkinkan setiap klub peserta menurunkan pemain profesional dari berbagai daerah. Kebijakan ini menjadi pembeda utama dibandingkan edisi sebelumnya, sekaligus memberikan warna baru pada dinamika pertandingan sepanjang turnamen,” jelas Bupati.

Bupati Ardiansyah menilai keterlibatan pemain profesional tersebut memberi banyak manfaat bagi perkembangan futsal di Kutai Timur. Ia menekankan bahwa atlet lokal memiliki kesempatan emas untuk mengamati teknik, strategi, hingga pola permainan yang ditampilkan oleh pemain yang lebih berpengalaman.

Hal ini, lanjutnya, merupakan pembelajaran langsung yang tidak selalu bisa diperoleh atlet di luar kompetisi resmi. Dengan adanya transfer ilmu dan pengalaman di lapangan, diharapkan standar permainan futsal di Kutai Timur dapat terangkat secara kolektif.

Lebih lanjut, Bupati menegaskan bahwa pemerintah daerah terus mendorong penyelenggaraan event olahraga semacam ini. Tujuannya adalah untuk membuka ruang pembinaan yang lebih luas bagi semua atlet daerah, baik yang berada di bawah naungan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) maupun organisasi rekreasi olahraga seperti Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (KORMI).

Baca Juga  Agusriansyah Ridwan : 24 Tahun Kutai Timur, Kritik dan Apresiasi untuk Pembangunan

Semua organisasi keolahragaan, kata Bupati, diharapkan dapat menjadikan turnamen sebagai ajang peningkatan kemampuan dan mental bertanding. Ini adalah upaya terpadu untuk memastikan fondasi olahraga daerah kuat dan berkelanjutan.

Ardiansyah Sulaiman menambahkan bahwa nilai utama dari turnamen bukan hanya persoalan siapa juara, melainkan kesempatan belajar yang diperoleh atlet muda maupun masyarakat yang menyaksikan pertandingan. Setiap laga yang mempertemukan atlet lokal dengan pemain profesional memberikan gambaran nyata tentang kualitas permainan yang harus dicapai jika atlet Kutai Timur ingin bersaing lebih jauh di tingkat regional maupun nasional. Strategi ini diharapkan mampu menghasilkan bibit-bibit unggul futsal yang siap berkompetisi di berbagai ajang besar mendatang. (adv/Diskominfo Kutim)

736Dibaca

Berita Terkait

Instruksi Bupati Ardiansyah: Data BMKG Wajib Tampil di Seluruh Videotron Hingga Januari 2026
Jadi Ujung Tombak Peningkatan Layanan di Akar Rumput, Ardiansyah Sulaiman Jamin Motor Operasional Ketua RT Kutim Aman dari Efisiensi APBD
Antisipasi Lonjakan Permintaan Akhir Tahun, Pemkab Kutim Siapkan Langkah Kontrol Ekonomi
Meski APBD Turun, Bupati Kutim Jamin Program Jaminan Sosial Pekerja Informal Tetap Berjalan
Transparansi Dana RT Dijamin Perbub, Pengawasan Dilakukan Berjenjang
Anggaran BKKD Kutim Naik Signifikan Jadi Rp250 Juta, Bupati Ardiansyah Bantah Tudingan Hambat Pembangunan
Tindak Lanjut Arahan Pusat, Kutai Timur Konsolidasikan Pengamanan dan Kesiapsiagaan Jelang Nataru
Ardiansyah Sulaiman Tegaskan, Pekerjaan Infrastruktur di Benua Baru Hanya Penambahan Kegiatan, Bukan Proyek Multiyears

Berita Terkait

Selasa, 2 Desember 2025 - 10:04 WITA

Instruksi Bupati Ardiansyah: Data BMKG Wajib Tampil di Seluruh Videotron Hingga Januari 2026

Selasa, 2 Desember 2025 - 09:26 WITA

Jadi Ujung Tombak Peningkatan Layanan di Akar Rumput, Ardiansyah Sulaiman Jamin Motor Operasional Ketua RT Kutim Aman dari Efisiensi APBD

Selasa, 2 Desember 2025 - 09:17 WITA

Antisipasi Lonjakan Permintaan Akhir Tahun, Pemkab Kutim Siapkan Langkah Kontrol Ekonomi

Senin, 1 Desember 2025 - 17:11 WITA

Transparansi Dana RT Dijamin Perbub, Pengawasan Dilakukan Berjenjang

Senin, 1 Desember 2025 - 16:43 WITA

Anggaran BKKD Kutim Naik Signifikan Jadi Rp250 Juta, Bupati Ardiansyah Bantah Tudingan Hambat Pembangunan

Berita Terbaru