Terdampak Efisiensi Anggaran, Festival Magicland ke-2 2025 Tetap Meriah

Jumat, 14 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SANGATTAKU – Festival Magicland Kabupaten Kutai Timur (Kutim) tahun 2025 tetap digelar meriah meski ada efisiensi anggaran. Penyesuaian dilakukan pada beberapa sektor teknis, namun konten kegiatan dan pelibatan pelaku budaya lokal tetap dipertahankan.

Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kutai Timur (Disdikbud Kutim), Padliyansyah, mengatakan efisiensi anggaran membuat pihaknya harus mengecilkan skala panggung sekaligus menata ulang desainnya.

“Perubahan ukuran panggung menjadi perbedaan paling mencolok dibanding pelaksanaan tahun sebelumnya. Beberapa masukan terkait tata panggung tahun lalu juga telah diakomodasi oleh panitia. Sekarang kita menghadap penonton, itu salah satu triknya,” ujarnya, Jumat (14/11/2025).

Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kutai Timur (Disdikbud Kutim), Padliyansyah. (M2P/sangattaku)

Meski terjadi penyesuaian teknis, konten kebudayaan tetap dijaga. Berbagai paguyuban tetap tampil, mulai dari Kutai, Dayak, hingga suku lainnya. Pada malam penutupan, panitia menyiapkan pertunjukan wayang orang panorama dan penampilan band lokal yang tidak kalah menarik dibanding band dari Ibu Kota.

Padliyansyah menegaskan, Disdikbud tetap berkomitmen memberikan ruang seluas-luasnya bagi komunitas seni. “Kami terus mengakomodasi seniman dan budayawan di Kutai Timur,” ungkapnya.

Selain pertunjukan seni, kegiatan juga diramaikan dengan lomba tari dan lomba menyanyi lagu Magicland, yang kini memiliki empat versi, termasuk versi Inggris dan Korea. Lomba ini terbuka untuk seluruh masyarakat tanpa batasan usia. Pendaftaran dari sejumlah kecamatan, termasuk Bengalon, telah masuk, namun panitia masih menunggu data final dari pelaksana teknis.

Di sektor UMKM, terjadi perubahan kebijakan. Jika sebelumnya pelaku UMKM dibebaskan dari biaya, tahun ini mereka dikenakan kontribusi dengan tarif yang telah disesuaikan.

“Kalau tahun lalu kita bebaskan, tahun ini mereka berbayar walaupun tetap disubsidi. Sebagian kebutuhan seperti listrik dan sewa stan tetap ditanggung panitia sehingga tidak membebani peserta,” jelas Padliyansyah.

Baca Juga  Pelaksanaan MPLS di Kabupaten Kutai Timur Berjalan Lancar, Kepala Disdikbud dan Bunda PAUD Berikan Pesan Penting

Panitia juga mencatat omzet harian UMKM sebagai indikator dampak ekonomi kegiatan. “Kalau semakin banyak perputaran dana, berarti kegiatan kita sukses,” imbuhnya.

Pelaksanaan kegiatan kebudayaan tahun ini digelar di beberapa lokasi. Kegiatan pertama, Festival Magicland, berlangsung di Folder Sangatta pada 14–16 November 2025. Kemudian Pameran Sejarah Nabi dan Rasul di kawasan Masjid Al Faruq pada 16–22 November 2025, Festival Pesona Budaya di Alun-alun Bukit Pelangi pada 21–23 November 2025 dan Festival Musik Anti Narkoba di Desa Sepaso Bengalon pada 28–30 November 2025. Selanjutnya, pameran seni budaya Islam akan dirangkai dengan seminar perkembangan Islam di Kutai Timur dan perlombaan seni budaya Islami.

Pada kegiatan pembukaan Festival Magicland tadi malam, digelar juga Pemberian Penghargaan Anugerah Kebudayaan Kabupaten Kutai Timur. Dari 17 usulan yang masuk, panitia menetapkan delapan penerima Anugerah Budaya tahun ini. Penilaian dilakukan melalui visitasi untuk memastikan kontribusi dan kelengkapan karya masing-masing calon penerima.

Ke depan, sistem pengusulan akan diperluas agar tokoh adat dan tokoh tua yang belum terakomodasi dapat diajukan. Para penerima juga dijadwalkan memperoleh sertifikasi sebagai penguatan rekam jejak budaya.

Selain itu, hadiah dan piagam juga diberikan kepada pemenang Lomba Kitab Budaya Tahun 2025. Sebanyak 16 kelompok berhasil berpartisipasi dari 49 peserta. (adv/Diskominfo Kutim)

754Dibaca

Berita Terkait

Instruksi Bupati Ardiansyah: Data BMKG Wajib Tampil di Seluruh Videotron Hingga Januari 2026
Jadi Ujung Tombak Peningkatan Layanan di Akar Rumput, Ardiansyah Sulaiman Jamin Motor Operasional Ketua RT Kutim Aman dari Efisiensi APBD
Antisipasi Lonjakan Permintaan Akhir Tahun, Pemkab Kutim Siapkan Langkah Kontrol Ekonomi
Meski APBD Turun, Bupati Kutim Jamin Program Jaminan Sosial Pekerja Informal Tetap Berjalan
Transparansi Dana RT Dijamin Perbub, Pengawasan Dilakukan Berjenjang
Anggaran BKKD Kutim Naik Signifikan Jadi Rp250 Juta, Bupati Ardiansyah Bantah Tudingan Hambat Pembangunan
Tindak Lanjut Arahan Pusat, Kutai Timur Konsolidasikan Pengamanan dan Kesiapsiagaan Jelang Nataru
Ardiansyah Sulaiman Tegaskan, Pekerjaan Infrastruktur di Benua Baru Hanya Penambahan Kegiatan, Bukan Proyek Multiyears

Berita Terkait

Selasa, 2 Desember 2025 - 10:04 WITA

Instruksi Bupati Ardiansyah: Data BMKG Wajib Tampil di Seluruh Videotron Hingga Januari 2026

Selasa, 2 Desember 2025 - 09:26 WITA

Jadi Ujung Tombak Peningkatan Layanan di Akar Rumput, Ardiansyah Sulaiman Jamin Motor Operasional Ketua RT Kutim Aman dari Efisiensi APBD

Selasa, 2 Desember 2025 - 09:17 WITA

Antisipasi Lonjakan Permintaan Akhir Tahun, Pemkab Kutim Siapkan Langkah Kontrol Ekonomi

Senin, 1 Desember 2025 - 17:11 WITA

Transparansi Dana RT Dijamin Perbub, Pengawasan Dilakukan Berjenjang

Senin, 1 Desember 2025 - 16:43 WITA

Anggaran BKKD Kutim Naik Signifikan Jadi Rp250 Juta, Bupati Ardiansyah Bantah Tudingan Hambat Pembangunan

Berita Terbaru