
SANGATTAKU – Bupati Kutai Timur, Ardiansyah Sulaiman, menegaskan bahwa Festival Pesona Budaya menjadi momentum penting dan strategis untuk memperkuat identitas daerah. Visi ini diwujudkan dengan merancang festival sebagai ruang pertemuan yang merepresentasikan seluruh spektrum budaya yang hidup di Kutai Timur, mulai dari budaya pesisir, budaya pedalaman, hingga budaya nusantara.

Ardiansyah Sulaiman menekankan peran ganda festival tersebut, yakni sebagai sarana pelestarian dan edukasi. “Saya mengapresiasi para pegiat budaya yang telah menunjukkan kekayaan budaya kita. Festival ini sekaligus menjadi sarana edukasi bagi masyarakat,” ungkap Ardiansyah.
Ia menambahkan bahwa komitmen pemerintah daerah untuk terus menggali sejarah dan budaya daerah sangat tinggi. Penggalian ini tidak hanya dilakukan melalui penyelenggaraan festival, tetapi juga melalui penelitian mendalam hingga pameran-pameran tematik. Bupati memandang bahwa edukasi mengenai akar sejarah adalah hal fundamental bagi pembentukan karakter daerah.
Sejalan dengan fokus kebudayaan, sektor pendidikan di Kutai Timur juga tetap menjadi prioritas utama. Sebelumnya, Kepala Disdikbud Kutai Timur, Mulyono, juga menyampaikan, Disdikbud Kutai Timur menjamin bahwa pelayanan pendidikan akan tetap berjalan optimal, meskipun terjadi penurunan signifikan pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
Mulyono mengungkapkan salah satu program krusial yang tetap dijalankan pemerintah di tengah tantangan anggaran. Pada awal Desember mendatang, pemerintah daerah akan menyalurkan bantuan seragam lengkap dengan sepatu bagi siswa. Bantuan ini ditujukan untuk seluruh jenjang pendidikan, mulai dari PAUD, SD, hingga SMP.
Kebijakan ini diambil sebagai bentuk dukungan nyata pemerintah daerah terhadap hak-hak dasar pendidikan dan memastikan tidak ada siswa yang terhambat pendidikannya karena masalah ekonomi. Penyaluran bantuan empat stel seragam lengkap beserta sepatu ini menunjukkan prioritas pemerintah terhadap keberlangsungan proses belajar mengajar.
Selain itu, Disdikbud juga terus berupaya menyediakan ruang rekreasi dan pelestarian budaya melalui kegiatan seperti Festival Pesona Budaya. Kepala Disdikbud Mulyono sebelumnya telah menyampaikan apresiasi kepada Bupati dan seluruh pihak terkait atas terselenggaranya acara ini sebagai wujud komitmen pelestarian budaya daerah.
Bupati Ardiansyah Sulaiman pun berharap agar dukungan masyarakat terhadap pelestarian budaya di Kutai Timur terus berlanjut di masa depan. Menurutnya, sinergi antara pemerintah, pegiat budaya, dan masyarakat adalah kunci utama untuk menjaga kekayaan identitas Kutai Timur. (adv/Diskominfo Kutim)




















