Faizal Rachman Soroti Realisasi Pelaksanaan Proyek MYC

Kamis, 9 Mei 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gambar ini memiliki atribut alt yang kosong; nama berkasnya adalah Banner-DPRD.jpg

SANGATTAKU – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kutai Timur (Kutim), Faizal Rachman, menyoroti realisasi proyek pembangunan yang dibiayai melalui skema Multiyears Contract (MYC). Menurutnya, proyek-proyek tersebut belum berjalan sesuai harapan, dan hal ini menjadi perhatian serius DPRD.

“Kita mau adanya program tahun jamak ini, pembangunan bisa cepat di rasakan oleh masyarakat, namun kenyataanya berbeda,” ujar Faizal Rachman.

Faizal menambahkan, selain dari keterlambatan proses pelaksanaan, ia berharap pemerintah dapat lebih selektif dalam memilih kontraktor yang mengerjakan proyek-proyek MYC. Ia menekankan pentingnya memilih kontraktor yang tidak hanya bonafid tetapi juga profesional, serta memiliki peralatan kerja yang memadai.

“Kita nggak mau ada kontrkator yang nggak punya pengalaman, atau bahkan cuma pinjam perusahaan orang lain, yang kita harapkan yang tidak hanya bonafit tapi juga bisa bekerja secara professional, termasuk memiliki peralatan kerja yang memadai,” imbuhnya.

Ia juga mengingatkan bahwa proyek pembangunan melalui skema MYC, yang mulai dilaksanakan sejak tahun 2023 dengan total anggaran sekitar Rp1,3 triliun, seharusnya menjadi langkah untuk mengejar ketertinggalan dalam pembangunan infrastruktur di Kutim. Faizal Rachman menegaskan bahwa proyek ini bukan untuk dijadikan ajang coba-coba, karena anggaran yang dikeluarkan jumlahnya tidaklah sedikit.

“Proyek ini akan menjadi catatan kami dan akan segera kami evaluasi lagi. Saat ini, semua kegiatan masih di bawah target yang diharapkan,” tutupnya. (AD01/DPRD)

684Dibaca

Berita Terkait

Kejaksaan Negeri Kutai Timur Sukses Bangun Zona Integritas, KemenPANRB Anugerahkan WBK 2025
Instruksi Bupati Ardiansyah: Data BMKG Wajib Tampil di Seluruh Videotron Hingga Januari 2026
Jadi Ujung Tombak Peningkatan Layanan di Akar Rumput, Ardiansyah Sulaiman Jamin Motor Operasional Ketua RT Kutim Aman dari Efisiensi APBD
Inovasi ‘Cap Jempol Stop Stunting’ Jadi Kebanggaan Daerah, Ardiansyah Sulaiman Apresiasi Kepala DPPKB
Dukung Penurunan Stunting, Inovasi ‘Cap Jempol Stop Stunting’ Asal Kutim Diharapkan Jadi Pilot Project Nasional
Anggaran BKKD Kutim Naik Signifikan Jadi Rp250 Juta, Bupati Ardiansyah Bantah Tudingan Hambat Pembangunan
Tindak Lanjut Arahan Pusat, Kutai Timur Konsolidasikan Pengamanan dan Kesiapsiagaan Jelang Nataru
Ardiansyah Sulaiman Tegaskan, Pekerjaan Infrastruktur di Benua Baru Hanya Penambahan Kegiatan, Bukan Proyek Multiyears

Berita Terkait

Kamis, 18 Desember 2025 - 11:05 WITA

Kejaksaan Negeri Kutai Timur Sukses Bangun Zona Integritas, KemenPANRB Anugerahkan WBK 2025

Selasa, 2 Desember 2025 - 10:04 WITA

Instruksi Bupati Ardiansyah: Data BMKG Wajib Tampil di Seluruh Videotron Hingga Januari 2026

Selasa, 2 Desember 2025 - 09:26 WITA

Jadi Ujung Tombak Peningkatan Layanan di Akar Rumput, Ardiansyah Sulaiman Jamin Motor Operasional Ketua RT Kutim Aman dari Efisiensi APBD

Senin, 1 Desember 2025 - 19:59 WITA

Inovasi ‘Cap Jempol Stop Stunting’ Jadi Kebanggaan Daerah, Ardiansyah Sulaiman Apresiasi Kepala DPPKB

Senin, 1 Desember 2025 - 19:45 WITA

Dukung Penurunan Stunting, Inovasi ‘Cap Jempol Stop Stunting’ Asal Kutim Diharapkan Jadi Pilot Project Nasional

Berita Terbaru