Wakil Ketua DPRD Kutim Soroti Keterlambatan Dimulainya Pekerjaan Fisik oleh Dinas PUPR

Sabtu, 18 Mei 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gambar ini memiliki atribut alt yang kosong; nama berkasnya adalah Banner-DPRD.jpg

SANGATTAKU – Wakil Ketua DPRD Kutai Timur (Kutim), Arfan, menyatakan kekhawatirannya mengenai keterlambatan dimulainya pekerjaan fisik oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR). Meskipun anggaran untuk proyek telah tersedia, hingga memasuki bulan Mei, belum ada indikasi bahwa pekerjaan fisik telah dimulai.

Arfan menjelaskan bahwa dirinya telah berkoordinasi dengan pihak PUPR untuk mengetahui penyebab keterlambatan ini. PUPR menjelaskan bahwa mereka masih menunggu sesuatu yang disebut “pergeseran,” namun Arfan mengungkapkan ketidakjelasan mengenai istilah tersebut.

“Saya sudah tanya PUPR, mengapa belum ada pekerjaan dimulai. Ternyata, ada judul, ‘menunggu pergeseran’. Pergeseran apa? Kami juga tidak tau,” ujar Arfan.

Walaupun usulan pokok pikiran (pokir) DPRD telah disampaikan dan anggaran dipastikan tidak ada yang dialihkan, Arfan menekankan perlunya pekerjaan fisik dimulai segera pada bulan Mei.

Ia berharap bahwa dengan dimulainya pekerjaan pada bulan Mei, progres pembangunan bisa tercapai tepat waktu, dengan target penyelesaian perubahan pada bulan September atau Oktober.

Keterlambatan dalam memulai pekerjaan fisik ini dapat berpotensi meningkatkan sisa lebih pembiayaan anggaran (Silpa) tahun lalu yang masih tinggi, mencapai sekitar Rp2 triliun.

“Saya hanya berharap agar tahun ini tidak terjadi lagi proyek yang tahun jamak, tetapi kita fokus untuk melanjutkan pekerjaan yang telah direncanakan sehingga dapat berjalan dengan lancar,” tambahnya.

Arfan juga menegaskan bahwa penundaan lebih lanjut dapat memperburuk situasi dan mempengaruhi efektivitas pelaksanaan proyek. Dengan mengharapkan pekerjaan segera dimulai, Arfan berharap agar proyek-proyek pembangunan yang direncanakan dapat diselesaikan sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan. (AD01/DPRD)

579Dibaca

Berita Terkait

Kejaksaan Negeri Kutai Timur Sukses Bangun Zona Integritas, KemenPANRB Anugerahkan WBK 2025
Instruksi Bupati Ardiansyah: Data BMKG Wajib Tampil di Seluruh Videotron Hingga Januari 2026
Jadi Ujung Tombak Peningkatan Layanan di Akar Rumput, Ardiansyah Sulaiman Jamin Motor Operasional Ketua RT Kutim Aman dari Efisiensi APBD
Inovasi ‘Cap Jempol Stop Stunting’ Jadi Kebanggaan Daerah, Ardiansyah Sulaiman Apresiasi Kepala DPPKB
Dukung Penurunan Stunting, Inovasi ‘Cap Jempol Stop Stunting’ Asal Kutim Diharapkan Jadi Pilot Project Nasional
Anggaran BKKD Kutim Naik Signifikan Jadi Rp250 Juta, Bupati Ardiansyah Bantah Tudingan Hambat Pembangunan
Tindak Lanjut Arahan Pusat, Kutai Timur Konsolidasikan Pengamanan dan Kesiapsiagaan Jelang Nataru
Ardiansyah Sulaiman Tegaskan, Pekerjaan Infrastruktur di Benua Baru Hanya Penambahan Kegiatan, Bukan Proyek Multiyears

Berita Terkait

Kamis, 18 Desember 2025 - 11:05 WITA

Kejaksaan Negeri Kutai Timur Sukses Bangun Zona Integritas, KemenPANRB Anugerahkan WBK 2025

Selasa, 2 Desember 2025 - 10:04 WITA

Instruksi Bupati Ardiansyah: Data BMKG Wajib Tampil di Seluruh Videotron Hingga Januari 2026

Selasa, 2 Desember 2025 - 09:26 WITA

Jadi Ujung Tombak Peningkatan Layanan di Akar Rumput, Ardiansyah Sulaiman Jamin Motor Operasional Ketua RT Kutim Aman dari Efisiensi APBD

Senin, 1 Desember 2025 - 19:59 WITA

Inovasi ‘Cap Jempol Stop Stunting’ Jadi Kebanggaan Daerah, Ardiansyah Sulaiman Apresiasi Kepala DPPKB

Senin, 1 Desember 2025 - 19:45 WITA

Dukung Penurunan Stunting, Inovasi ‘Cap Jempol Stop Stunting’ Asal Kutim Diharapkan Jadi Pilot Project Nasional

Berita Terbaru