Ardiansyah Sulaiman Minta Camat Berperan Aktif Sosialisasikan Vaksinasi

Selasa, 9 November 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SANGATTAKU – Bupati Kutai Timur Ardiansyah Sulaiman dalam rapat evaluasi level II PPKM yang digelar di Ruang Utama Satgas Covid-19, Kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kutai Timur, Selasa sore (09/11/2021), meminta kepada seluruh camat yang ada di Kutai Timur untuk bisa berperan aktif dalam mensosialisasikan dan mensukseskan program vaksinasi. Hal tersebut, dimaksudkan agar pendistribusian vaksin bisa lebih cepat dan efisien.

Dalam instruksinya, Ardiansyah mengatakan, agar kiranya stok vaksin yang masih tersedia saat ini, dapat habis didistribusikan ke masyarakat November ini, mengingat vaksin pun memiliki masa kadaluwarsa.

“Ada masa kadaluwarsanya, jadi kami harapkan peran aktif para camat untuk mensosialisasikan,” tuturnya.

Rapat Evaluasi ke-19 PPKM Kutai Timur (09/11/2021). (Istimewa)

Dalam rapat yang dihadiri Satgas Covid-19, terdiri dari perwakilan BPBD, Unsur Forkopimda, Satpol-PP, Kejari Kutim dan juga RSUD Kudungga, Bupati juga menyampaikan, untuk pelaksanaan vaksinasi di masing-masing daerah, hendaknya para camat bisa berkoordinasi dengan seluruh jajaran mulai dari tingkat kabupaten hingga tingkat RT.

Dirinya juga menegaskan untuk tidak segan meminta tenaga vaksinator dari kabupaten sehingga tidak mengandalkan vaksinator yang ada di Puskesmas saja. Dengan begitu, Ardiansyah meyakini, pelaksanaan vaksinasi dapat dikejar dan terseesaikan sesuai dengan target yang diharapkan.

Status level II PPKM, oleh Ardiansyah diharapkan pula untuk terus bisa dipertahankan, bahkan bisa diturunkan menjadi level I. Untuk itu, kembali Bupati menghimbau dan mengajak semua pihak untuk tetap mematuhi protokol kesehatan dalam melakukan segala aktifitas di keseharian.

“Jangan pernah merasa bosan untuk terus menerapkan prokes, terapkan 5M baik di lingkungan keluarga maupun masyarakat,” pungkas orang nomor satu di Kutai Timur tersebut. (adv/bl)

825Dibaca

Berita Terkait

Kejaksaan Negeri Kutai Timur Sukses Bangun Zona Integritas, KemenPANRB Anugerahkan WBK 2025
Instruksi Bupati Ardiansyah: Data BMKG Wajib Tampil di Seluruh Videotron Hingga Januari 2026
Jadi Ujung Tombak Peningkatan Layanan di Akar Rumput, Ardiansyah Sulaiman Jamin Motor Operasional Ketua RT Kutim Aman dari Efisiensi APBD
Inovasi ‘Cap Jempol Stop Stunting’ Jadi Kebanggaan Daerah, Ardiansyah Sulaiman Apresiasi Kepala DPPKB
Dukung Penurunan Stunting, Inovasi ‘Cap Jempol Stop Stunting’ Asal Kutim Diharapkan Jadi Pilot Project Nasional
Anggaran BKKD Kutim Naik Signifikan Jadi Rp250 Juta, Bupati Ardiansyah Bantah Tudingan Hambat Pembangunan
Tindak Lanjut Arahan Pusat, Kutai Timur Konsolidasikan Pengamanan dan Kesiapsiagaan Jelang Nataru
Ardiansyah Sulaiman Tegaskan, Pekerjaan Infrastruktur di Benua Baru Hanya Penambahan Kegiatan, Bukan Proyek Multiyears

Berita Terkait

Kamis, 18 Desember 2025 - 11:05 WITA

Kejaksaan Negeri Kutai Timur Sukses Bangun Zona Integritas, KemenPANRB Anugerahkan WBK 2025

Selasa, 2 Desember 2025 - 10:04 WITA

Instruksi Bupati Ardiansyah: Data BMKG Wajib Tampil di Seluruh Videotron Hingga Januari 2026

Selasa, 2 Desember 2025 - 09:26 WITA

Jadi Ujung Tombak Peningkatan Layanan di Akar Rumput, Ardiansyah Sulaiman Jamin Motor Operasional Ketua RT Kutim Aman dari Efisiensi APBD

Senin, 1 Desember 2025 - 19:59 WITA

Inovasi ‘Cap Jempol Stop Stunting’ Jadi Kebanggaan Daerah, Ardiansyah Sulaiman Apresiasi Kepala DPPKB

Senin, 1 Desember 2025 - 19:45 WITA

Dukung Penurunan Stunting, Inovasi ‘Cap Jempol Stop Stunting’ Asal Kutim Diharapkan Jadi Pilot Project Nasional

Berita Terbaru