dr Bahrani: Jangan Sepelekan Penyakit, Jangan Tunggu Komplikasi

Rabu, 9 November 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sangattaku.com – dr Bahrani: Jangan sepelekan penyakit, jangan tunggu komplikasi. Covid 19 belum bisa dikatakan berlalu, maraknya kasus gagal ginjal pun mewarnai dunia kesehatan di Indonesia saat ini.

Menyikapi hal tersebut, kepala Dinas Kesehatan Kutai Timur, dr Bahrani menghimbau warga untuk selalu menjaga prokes, serta menjaga daya tubuh, salah satunya dengan berpola hidup sehat.

Kendati demikian, Bahrani juga menghimbau masyarakat untuk tidak menyepelekan penyakit-penyakit lain. Sebagai seorang dokter, dirinya mengatakan, sejatinya segala jenis penyakit tidak dapat disepelekan, meski penyakti-penyakit yang selama dipandang enteng, seperti flu dan batuk.

“Yang namanya penyakit ya tetap saja tidak boleh disepelekan. Padahal kalau flu misal tidak sembuh-sembuh, bingung juga pasti kan,” terangnya.

"Kita sudah fasilitasi tenaga kesehatan (Nakes) untuk memberikan pelayanan yang terbaik, jadi langsung periksakan, jangan sepelekan dan nunggu komplikasi," tegasnya
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kutai Timur, dr Bahrani Hassanal.(foto:/istimewa)

Untuk itu, kembali Bahrani mengingatkan, agar masyarakat waspada terhadap segala jenis penyakit yang ada, baik itu menular maupun tidak.

“Ada demam berdarah (DBD), HIV, kolesterol, tekanan darah tinggi, diabetes, asam urat, asam lambung, darah rendah, bronkitis, cacar, kanker dan lain sebagainya,” paparnya.

Melanjutkan, Bharani juga mengingatkan, agar sekiranya jika terdapat keluhan penyakit, masyarakat tidak meminum obat berdasarkan diagnosa sendiri, atau bahkan dari internet.

“Kita sudah fasilitasi tenaga kesehatan (Nakes) untuk memberikan pelayanan yang terbaik, jadi langsung periksakan, jangan sepelekan dan nunggu komplikasi,” tegasnya.(*/bl)

542Dibaca

Berita Terkait

Kejaksaan Negeri Kutai Timur Sukses Bangun Zona Integritas, KemenPANRB Anugerahkan WBK 2025
Instruksi Bupati Ardiansyah: Data BMKG Wajib Tampil di Seluruh Videotron Hingga Januari 2026
Jadi Ujung Tombak Peningkatan Layanan di Akar Rumput, Ardiansyah Sulaiman Jamin Motor Operasional Ketua RT Kutim Aman dari Efisiensi APBD
Inovasi ‘Cap Jempol Stop Stunting’ Jadi Kebanggaan Daerah, Ardiansyah Sulaiman Apresiasi Kepala DPPKB
Dukung Penurunan Stunting, Inovasi ‘Cap Jempol Stop Stunting’ Asal Kutim Diharapkan Jadi Pilot Project Nasional
Anggaran BKKD Kutim Naik Signifikan Jadi Rp250 Juta, Bupati Ardiansyah Bantah Tudingan Hambat Pembangunan
Tindak Lanjut Arahan Pusat, Kutai Timur Konsolidasikan Pengamanan dan Kesiapsiagaan Jelang Nataru
Ardiansyah Sulaiman Tegaskan, Pekerjaan Infrastruktur di Benua Baru Hanya Penambahan Kegiatan, Bukan Proyek Multiyears

Berita Terkait

Kamis, 18 Desember 2025 - 11:05 WITA

Kejaksaan Negeri Kutai Timur Sukses Bangun Zona Integritas, KemenPANRB Anugerahkan WBK 2025

Selasa, 2 Desember 2025 - 10:04 WITA

Instruksi Bupati Ardiansyah: Data BMKG Wajib Tampil di Seluruh Videotron Hingga Januari 2026

Selasa, 2 Desember 2025 - 09:26 WITA

Jadi Ujung Tombak Peningkatan Layanan di Akar Rumput, Ardiansyah Sulaiman Jamin Motor Operasional Ketua RT Kutim Aman dari Efisiensi APBD

Senin, 1 Desember 2025 - 19:59 WITA

Inovasi ‘Cap Jempol Stop Stunting’ Jadi Kebanggaan Daerah, Ardiansyah Sulaiman Apresiasi Kepala DPPKB

Senin, 1 Desember 2025 - 19:45 WITA

Dukung Penurunan Stunting, Inovasi ‘Cap Jempol Stop Stunting’ Asal Kutim Diharapkan Jadi Pilot Project Nasional

Berita Terbaru