Angka Stunting Masih Tinggi, Arfan Minta Tim Terkait Gerak Cepat

Jumat, 18 November 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sangattaku.com – Angka Stunting Masih Tinggi, Arfan Minta Tim Terkait Gerak Cepat. Berdasarkan informasi dari Ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting Kutai Timur (Kutim) Kasmidi Bulang, hingga kini angka stunting (kerdil) di Kutai Timur masih cukup tinggi. Terkait hal ini, Wakil Ketua II DPRD Kutim Arfan, meminta agar tim percepatan stunting yang ada di Kutim bergerak lebih cepat dan terukur.

Angka Stunting Masih Tinggi, Arfan Minta Tim Terkait Gerak Cepat
Wakil Ketua II DPRD Kutai Timur, Arfan saat ditemui di kediamannya.(/ist)

Tentunya, kita semua berharap, bangsa ini, khususnya Kutai Timur ke depan bisa melahirkan generasi emas. Untuk itu, pencegahan dan penekanan angka stunting juga selayaknya menjadi fokus pemerintah saat ini.

Menurut Arfan, perlu dilakukan pemetaan serta monitoring secara holistik terhadap kasus stunting yang mencapai 27% di Kutai Timur, hal ini ditujukan agar dapat dilakukan penangangan dengan cepat dan tepat.

“Pemkab harus segera melakukan pemetaan terhadap kasus anak stunting (kerdil) di Kutim, kalau tidak salah sudah mencapai 27%, ini harus menjadi fokus kita bersama, karena prevelensi kita mencapai 27% sedangkan target yang mau dicapai adalah 14%” ungkapnya.

“Bapak Presiden kemarin menyampaikan kepada semua kepala daerah bahwa di 2024 angka stunting secara nasional harus di angka 14 persen. Artinya pemerintah ini harus menurunkan sekitar 7 persen dan itu tugas bersama,” sambungnya.

Dirinya menambahkan bahwa Rapat Koordinasi (Rakor) untuk membahas hal tersebut juga sudah dilaksanakan, adapun hasil dari Rakor tersebut adalah Sosialisasi SK Kepengurusan Tim Percepatan Penurunan Stunting, serta menginput data stunting Kutim yang angkanya masih cukup tinggi yaitu 27%, sementara angka provinsi berkisar 22,9%-23%.(*/bl)

778Dibaca

Berita Terkait

Kejaksaan Negeri Kutai Timur Sukses Bangun Zona Integritas, KemenPANRB Anugerahkan WBK 2025
Instruksi Bupati Ardiansyah: Data BMKG Wajib Tampil di Seluruh Videotron Hingga Januari 2026
Jadi Ujung Tombak Peningkatan Layanan di Akar Rumput, Ardiansyah Sulaiman Jamin Motor Operasional Ketua RT Kutim Aman dari Efisiensi APBD
Inovasi ‘Cap Jempol Stop Stunting’ Jadi Kebanggaan Daerah, Ardiansyah Sulaiman Apresiasi Kepala DPPKB
Dukung Penurunan Stunting, Inovasi ‘Cap Jempol Stop Stunting’ Asal Kutim Diharapkan Jadi Pilot Project Nasional
Anggaran BKKD Kutim Naik Signifikan Jadi Rp250 Juta, Bupati Ardiansyah Bantah Tudingan Hambat Pembangunan
Tindak Lanjut Arahan Pusat, Kutai Timur Konsolidasikan Pengamanan dan Kesiapsiagaan Jelang Nataru
Ardiansyah Sulaiman Tegaskan, Pekerjaan Infrastruktur di Benua Baru Hanya Penambahan Kegiatan, Bukan Proyek Multiyears

Berita Terkait

Kamis, 18 Desember 2025 - 11:05 WITA

Kejaksaan Negeri Kutai Timur Sukses Bangun Zona Integritas, KemenPANRB Anugerahkan WBK 2025

Selasa, 2 Desember 2025 - 10:04 WITA

Instruksi Bupati Ardiansyah: Data BMKG Wajib Tampil di Seluruh Videotron Hingga Januari 2026

Selasa, 2 Desember 2025 - 09:26 WITA

Jadi Ujung Tombak Peningkatan Layanan di Akar Rumput, Ardiansyah Sulaiman Jamin Motor Operasional Ketua RT Kutim Aman dari Efisiensi APBD

Senin, 1 Desember 2025 - 19:59 WITA

Inovasi ‘Cap Jempol Stop Stunting’ Jadi Kebanggaan Daerah, Ardiansyah Sulaiman Apresiasi Kepala DPPKB

Senin, 1 Desember 2025 - 19:45 WITA

Dukung Penurunan Stunting, Inovasi ‘Cap Jempol Stop Stunting’ Asal Kutim Diharapkan Jadi Pilot Project Nasional

Berita Terbaru